Label: , , , , , ,


dari 200 anak yang kami tanyai
hanya sekitar 6 anak yang menulis..


idola saya: Nabi Muhammad SAW



Rasanya ceramah kali itu amat menohok buat Na. Ceramah yang hanya setengah jam itu mampu membuatku tertunduk malu dan tertusuk-tusuk... sakit... malu...

Dua hari yang lalu, Pak Ustadz yang diberi kesempatan untuk menyampaikan beberapa 'pesan' saat shalat tarawih di masjid depan rumah Na, menyampaikan tentang betapa dirinya amat merasa malu sebagai seseorang yang sering membanggakan diri sebagai ummatnya Nabi Muhammad SAW tapi kelakuannya tak sesuai dengan apa yang dibanggakannya

Kata beliau,
Saat ini betapa banyak orang yang sudah melupakan Nabinya sendiri..

Dulu orang tua kita sering bercerita tentang kehidupan Nabi Muhammad SAW sebelum kita berangkat tidur..

Menceritakan bagaimana perangainya.. bagaimana akhlaqnya.. bagaimana kepribadiannya..

Dengan harapan agar anak-anak mereka bisa mencontoh dan mengidolakan Nabinya sebagai seseorang yang memang selayaknya ditiru

Kini, cerita itu tinggal-lah kenangan..

Anak-anak kita tak lagi mendengar sirah Nabi SAW.. tak kenal lagi dengan kisah-kisah para sahabat Nabi SAW..

Mereka hidup dalam bayang-bayang yang tidak nyata. Mereka percaya dengan dongeng-dongeng putri raja.. kisah-kisah tak berbau Islami.. Mereka jadi jauh dari agama karena kelalaian kita...


Astaghfirullahal'azhiim.....

Sakit... bener2 sakit rasanya saat Pak Ustadz ucap kata itu.. Na hanya bisa menunduk malu karena amat merasa tersindir....

Pak Ustadz melanjutkan kembali tentang kesedihannya,

Beliau berkisah bahwa dulu pada tahun 2002, beliau dan teman2 kuliahnya pernah mengadakan suatu penelitian yang diadakan khusus untuk anak SMA (baik itu SMA negeri ataupun yang berbasis Islam). Beliau menyebarkan kuesioner yang berisi 3 pertanyaan dimana pertanyaan terakhir adalah..

" Siapakah idolamu ? "


Terkejut bukan main ketika Pak Ustadz dan teman2nya mendapatkan hasil bahwa dari 200 anak SMU yang mereka tanyai, hanya 6 anak yang menjawab " Nabi Muhammad SAW "

Pak Ustadz kembali melanjutkan,

Kejadian ini terjadi karena para orang tua tak menghidupkan amalan sunnah dalam rumahnya. Bagaimana anak mau mengidolakan Nabi mereka jika dalam 24 jam orang tuanya tak melakukan satu pun sunnah Nabi SAW ?

Beliau mengandaikan, jika seandainya Nabi Muhammad SAW masih hidup di zaman ini.. mungkin beliau akan menangis sejadi-jadinya dan bertanya-tanya,

" Mengapa kalian jadi begini ???? "


Nada sedih dan marah yang keluar dari Pak Ustadz makin membuat bulu kuduk Na merinding dan ga mampu lagi menahan dahsyatnya sindiran ini..


Na jadi ingat,
bahwa apapun yang dilakukan oleh Rasulullah SAW itu semata-mata untuk kebaikan ummatnya.. beliau SAW sangat tak menginginkan ummatnya menderita karena kesalahannya sendiri..

" Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin " (Q.S At-Taubah: 128)



Pak Ustadz melanjutkan,

Kini tergantung pada diri kita sendiri apakah kita mau membuat anak-anak kita kenal dengan artis terkenal namun tak kenal dengan Nabinya? apakah kita mau membuat anak-anak kita kenal dengan Nabinya tetapi kita sendiri jauh dari sunnah-sunnah beliau SAW ?

Kita hidup sudah jauh dari agama.. jauh dari sunnah Nabi.. maka janganlah makin menjauhkan diri darinya....


Again...and again....,
Mumpung lagi Ramadhan teman-teman.. kita hidupkan kembali sunnah-sunnah Nabi SAW.. no problemo kalau masih rada 'buta' dengan sunnah-sunnahnya Nabi SAW, kita bisa tanya sama ortu.. atau guru ngaji.. atau temen kita yang pengetahuan agamanya lebih baik dari kita.. insya Allah, mereka dengan senang hati akan membantu...

Lagipula ini pun jadi bekal untuk kita di akhirat nanti, agar kelak kita termasuk dalam golongan orang-orang yang mendapatkan syafaat dari beliau SAW...

Amiin.. amiin ya Allah..






Apa yang akan kau lakukan jika Rasulullah SAW berkunjung ke rumahmu ?



Akankah kau sibuk mencari-cari buku hadits atau fiqih Islam
dan langsung dipajang dalam lemari bukumu?

Akankah kau sibuk mencari-cari Al-Qur'an
dan segera diletakkan dengan sempurna agar terlihat olehnya?

Akankah kau sibuk mematikan televisi, mematikan komputer, menyingkirkan DVD
dan semua barang yang membuatmu lalai?

Akankah kau sibuk menyiapkan baju-baju gamis.. kopiah.. jilbab-jilbab panjang
agar terkesan bahwa kau seseorang yang mencintai sunnahnya ?


Akankah kau sibuk mencoba menjadi seseorang yang dengan secara mendadak
mencintai dirinya ???


Baca Selengkapnya "idola saya: Nabi Muhammad SAW"

Label: , , , , ,

" dipersilakan anda berdoa sebanyak-banyaknya.. karena doa orang yang berpuasa akan dikabulkan.. "

" pssst.. eh... doa apalagi nih??? saya dah keabisan doa... "




Beberapa hari yang lalu, sebelum Ramadhan tiba.. Na diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk datang ke pengajian Mamah (nemenin maksudnya). Selain bersilaturahmi, pengajian ini juga diadakan untuk menyambut bulan Ramadhan. Kata Pak Ustadz,

" Bulan yang mulia mau datang.. sebaiknya kita menyambutnya dengan penuh ilmu jika tak ingin ditinggalkan dengan kekosongan yang belaka "

Yap, dalam pengajian kali itu Pak Ustadz menyampaikan tentang beberapa ilmu yang sebaiknya kita miliki sebagai bekal persiapan di bulan Ramadhan. Salah satu diantaranya adalah tentang doa..

(oh iya, berhubung sekarang sudah masuk bulan Ramadhan.. mungkin agak2 sedikit 'basi', tapi ga papa lah ya.. saling mengingatkan itu boleh kan? hehe )


Pak Ustadz bilang,

" Saat Ramadhan adalah saat dimana doa-doa itu dikabulkan oleh Allah SWT... dan waktu-waktu mustajab saat Ramadhan adalah ketika akan berbuka.. "


Sedikit mengutip hadits yang ada di buku fadhilah amal bab fadhilah Ramadhan..

Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah SAW. bersabda, "Tiga orang yang doa mereka tidak akan ditolak: orang yang berpuasa ketika akan berbuka, pemimpin yang adil dan doa orang yang dizhalimi. Allah mengangkat doa itu di atas awan dan dibukakan baginya pintu-pintu langit, dan Allah berfirman, " Demi kemuliaan-Ku, Aku akan menolongmu walaupun pada suatu saat nanti. " " (H.R Ahmad)


Mungkin sebagian besar teman2 sudah kenal dengan hadits ini, tapi jujur.. saya baru tau loh (duh..malu..)

Maksudnya, Na baru tau kalau salah satu waktu yang mustajab dikabulkannya doa adalah ketika akan berbuka. Secara gitu, waktu mau berbuka kan perhatian penuh sama makanan2 yang dah disajikan.. mana kepikiran sama doa? paling2 doanya pas berbuka.. pas mau nyruput minuman..

" Allahumma laka sumtu... Allahumma bariklana... "


Abis tu langsung HAP HAP HAP deh.. ah... malunya...



Selain itu, Na juga baru tau kalau yang namanya doa orang yang berpuasa itu akan dikabulkan..

Kalo gitu.. banyak2in doa dong sekarang ????

Pak Ustadz sedikit menyeletuk dan menyindir jemaah yang hadir (termasuk dia sendiri), yang kalau di-translate ke bahasa mudahnya...

" Kadang suka lucu dengan manusia.. sudah diberi kemudahan oleh Allah dengan dikabulkannya doa-doa..tapi saat disuruh berdoa.. pada kebingungan mau doa apalagi.. bahkan ada yang 'kehabisan' doa... "


Pikir-dipikir.. iya juga..
Kadang kalau lagi tarawih, trus waktu saat lagi berdoa.. trus selesai duluan.. trus liat kanan-kiri masih pada doa.. jadi mikir...

" waw... mereka masih berdoa? saya kurang doa apalagi ya????? "


Jadi ingat, dulu ada yang pernah berkata pada Na..

" Dari dulu saya doa untuk ini.. tapi sampai sekarang doa itu ga kunjung terwujud.. jadinya rada males kalo mau doa itu lagi... "


Memang ada sebagian orang yang berdoa memohon sesuatu, tetapi tidak terwujud. Namun jangan sampai dipahami bahwa doanya ditolak, bahkan pahamilah masalah diterimanya doa ini..

Rasulullah SAW bersabda, jika seorang muslim berdoa kepada Allah SWT dengan syarat tidak untuk memutuskan silaturahmi atau untuk suatu dosa, pasti ia akan menerima salah satu dari ketiga hal berikut ini:

(a) ia akan langsung memperoleh sesuai permintaannya, apabila ini tidak didapatkan..
(b) ia akan diselamatkan dari musibah sebagai ganti dari permintaannya, atau..
(c) pahala doanya disimpan untuk diberikan di akhirat nanti

Hadits lain menyebutkan,

" Pada hari Kiamat, Allah akan memanggil hamba-Nya dan berfirman,

" Wahai hamba-Ku, Aku telah menyuruhmu agar berdoa kepada-Ku dan Aku berjanji akan mengabulkannya, lalu apakah kamu telah memohon kepada-Ku? "

Jawab hamba itu, " Ya, aku telah berdoa. "

Sahut Allah SWT., " Tiada satu pun doa yang kamu mohonkan melainkan Aku terima. Kamu berdoa agar dihindarkan dari bencana, maka Aku menunaikannya di dunia. Dan kamu berdoa agar dijauhkan dari kesedihan, tetapi kamu tidak merasakan hasil doamu. Sebagai gantinya, Aku tetapkan bagimu balasan dan pahalanya di akhirat. "

Rasulullah SAW. bersabda bahwa orang itu akan diingatkan lagi tentang doa-doanya dan akan diperlihatkan doa-doa yang telah dikabulkan di dunia atau pahala yang telah disimpan di akhirat. Dan ketika ia mengetahui demikian banyak pahalanya, maka ia berangan-angan agar tidak ada satu pun doanya yang dikabulkan di dunia, sehingga ia dapat menerima pahala seluruhnya di akhirat..


(anda merasa berat dengan bahasa di atas? mudahnya mungkin begini... )


Sebenarnya yang namanya doa itu sesuatu yang amat penting dan mengabaikan doa itu sama aja membuat kita jadi orang yang merugi. Meskipun 'keliatannya' ga ada tanda-tanda doa kita diterima, tapi tetep kita ga boleh putus asa..

Dont worry be happy, teman..

Allah SWT sangat mempertimbangkan kebaikan bagi hamba-Nya. Kalau dalam doa yang kita minta itu ada kebaikannya, maka Allah SWT akan mengabulkannya. Jika tidak, Allah SWT tidak akan mengabulkannya. Nah, doa yang ga dikabulkan ini sebenarnya adalah karunia dari Allah SWT buat kita, karena kita ternyata sering minta sesuatu yang ga sesuai dengan keadaan kita disebabkan ketidakpahaman kita

Oh iya, satu hal penting lagi (menurut Na)

Ternyata oh ternyata.. ada syarat2nya loh agar doa kita diterima oleh Allah SWT dan salah satu diantaranya adalah makanan yang haram..

Ramadhan kaya gini, biasanya jadi ngga memikirkan halal-haramnya makanan saat berbuka puasa (terlebih lagi kalau buka puasa diluar..di restoran..di mall). Ada baiknya kita cukup risau dengan perkara halal-haramnya makanan.. kan supaya doanya ngga tertolak.. hehe..

Mungkin,

Mumpung saat ini kita masih diberi izin untuk berdoa (apalagi lagi di bulan Ramadhan), puas-puasinlah berdoa.. banyak2in berdoa.. berdoa untuk siapa? ya untuk siapa aja.. untuk saya, untuk kamu, untuk dia, untuk kita, dan untuk seluruh ummatnya Nabi SAW


Rasulullah SAW aja saat Ramadhan berdoa dengan lebih giat lagi serta tawadhu' kepada Allah SWT.. masa kita ngga ?? :D






Jadi,

sudahkah anda berdoa sebanyak-banyaknya pada hari ini ?

Baca Selengkapnya "sudahkah anda berdoa ?"

Label: , , , , ,


kamu sih pake hitam-hitam..
ga sadar daritadi diliatin sama pak satpam ??




Teman2 pada umumnya sudah tahu tentang kabar yang sedang mendunia kini di bumi Jakarta. Beberapa minggu yang lalu, sebelum Ramadhan tiba.. Allah SWT telah menguji keimanan para ummat Islam, lebih tepatnya.. Allah SWT sedang melihat bagaimana tali persaudaraan antar sesama ummat Islam..

Yap, maksudku tak lain adalah pasal bom bunuh diri yang dilakukan oleh seseorang yang dianggap teroris di hotel sini dan situ (kalau ga salah tulisannya JW mariot dan Ritz calton? ah..ntahlah, ngga apal nama hotelnya)

Bom ini ternyata memberi dampak yang cukup luar biasa di masyarakat Jakarta, terlebih lagi yang kena 'getah' nya adalah orang2 yang hidupnya full sunnah. Berjanggut, bersorban, bergamis, dan bercadar (yg wanita nya)

Melihat sosok para teroris terdahulu yang berjanggut dan berjidat hitam.. ntah kenapa wajah ini langsung membuat tren dimata masyarakat (bahkan sesama muslim), bahwa jika ada orang yang berjanggut dan jidatnya hitam.. dia adalah teroris, dan jika ada wanita yang berjilbab hitam besar dan bercadar.. dia adalah istri teroris..

Ini membuahkan hasil banyak gunjingan antar masyarakat dan sesama muslim itu sendiri.. jadi banyak yang takut jika melihat orang2 yang berciri-kan seperti di atas.. orang2 yang berpakaian full sunnah jadi dicurigai dan dilaporkan ke pak polisi dan dijadikan tersangka..


Padahal mereka kan hanya orang2 yang mau menghidupkan kembali sunnahnya Rasulullah Saw...


hiks.. TT_____TT


Kalau sudah begini, jadi ingat jaman2nya Rasulullah Saw..

Kalau Na ga salah ingat, Rasulullah Saw pernah bersabda, bahwa untuk menghidupkan sunnah itu kaya menggenggam batu bara, sulit...

Tapi ini tetap harus dilaksanakan karena merupakan sesuatu yang haq (benar) yaitu agama..



Sempat membuat jantung jedug2 karena melihat tulisan newsticker, " masjid harap berhati-hati dengan kedatangan teroris "

Lebih jedug2 lagi waktu melihat dan tau bahwa ngga sedikit orang yang bukan teroris tapi ditangkap pak polisi karena berpakaian yang mencurigakan..

Kebetulan, selang satu hari terjadinya peristiwa bom itu.. secara tak sengaja Na mengenakan pakaian 'lady in black' untuk pergi bersama keluarga ke sebuah mol

Ternyata oh ternyata, Mamah Na menangkap mata2 curiga dari para pak satpam melihat anaknya diliatin karena memakai pakaian yang mengundang curiga orang..

" Bukannya Mama melarang kamu pake pakean serba item dan jilbab gede begitu... tapi lihat situasi juga.. jangan mancing2 orang... ", sahut Mamah

" Iya Na.. dikira istri teroris kali tadi.. ", canda si Ade

Berhubung saya kalo jalan ngebut dan ga lihat kanan kiri.. jadi Na ngga begitu sadar bahwa pakaian 'lady in black' ini sudah membuat orang2 lain berpikiran negatif...

Astaghfirullahal'azhiim... kok sampe begitu ya...


Kerisauan masyarakat dengan hadirnya teroris disekitar kita, mau tak mau membuat Na main seletuk sana-sini..

" Ga terima.. masa masjid disuruh hati2 sih??? masjid itu kan tempat paling aman di dunia! Rumah Allah gitu.. bayangin aja, kalau seandainya ada anak laki2 yg lagi ingin tobat sekarang trus lagi rajin2nya sholat di masjid, trus emaknya liat tipi denger kabar teroris suka main ke masjid.. lantas dia jadi ngelarang anak lakinya sholat di masjid... mau gitu.. ??? bla .. bla .. bla.. !! "


Bersyukur orang2 di rumah satu risau dan pikir, jadi kami sama2 merasa... rasanya ini terlalu berlebihan.. sampai2 masjid pun harus di 'bawa-bawa'


Na jadi ingat.. kemarin ada yang bercerita pada Na..

Ada sekelompok pekerja dakwah (yang pakaiannya full sunnah) ditangkap pak polisi (saat peristiwa bom di hotel yang sama pula tapi yang tahun dulu... aku lupa tahun berapa..). Ketika mereka diinterogasi, salah seorang diantaranya ada yang memasukkan tangan ke dalam saku..

Pak polisi sudah bersiap2 dengan pistol dan khawatir si tersangka yang dituduh teroris itu akan mengeluarkan bom

Tapi ternyata yang dikeluarkannya adalah...

Siwak~

Pak polisi akhirnya ga jadi menangkap orang2 tersebut karena pikir pak polisi.. " Ga mungkin teroris sikat gigi pake kayu.. primitif sekali.."



Na sendiri tak ada pengetahuan tentang siapa mereka sang para teroris yang banyak disebut di layar tipi. Mengapa mereka berlaku seperti itu pun Na ga tau..

Na hanya tau,

Disaat ada orang yang ingin menyatukan ummat.. disaat yang sama.. ada yang ingin memecah belahkan ummat..

Karena itu.. mungkin kita harus bersatu lagi..

Bukankah sesama ummat muslim itu bersaudara ?



Mungkin,
Na hanya bisa bilang.. tetaplah istiqamah bagi teman2 yang sudah punya keinginan untuk hidup full sunnah karena ini adalah ujian dari Allah SWT dan yakinlah.. siapapun yang menolong agama Allah, pasti Allah akan membantunya dan meneguhkan kedudukannya..

Dan bagi yang belum terbiasa lihat orang berjanggut, bersorban, bergamis atau wanita 'lady in black' with cadar... hilangkanlah suudzon itu.. :D


Ya Allah,

Istiqamahkanlah kami agar tetap melaksanakan apa yang Kau perintahkan dan menjauhi apa yang Kau larang..

Istiqamahkan pula kami agar tetap melaksanakan sunnah-sunnah Rasul-Mu apapun itu yang terjadi...

Amiin Ya Allah..





Jadi,

yang sudah rajin datang ke masjid untuk sholat berjamaah..

tetap datang yaaa

:D
Baca Selengkapnya "bukan teroris loh"

Label: ,




Ramadhan adalah kenikmatan dari Allah SWT yang sangat agung bagi kaum muslimin, selama nikmat tersebut dihargai. Jika tidak, bulan Ramadhan akan datang dan pergi begitu saja tanpa ada manfaat apa pun ....

Sebuah hadits menyebutkan,

" Seandainya manusia mengetahui tentang bulan Ramadhan, niscaya umatku akan berharap agar setahun penuh menjadi bulan Ramadhan. "

Setiap orang tentu memahami betapa sulitnya jika setahun penuh berpuasa. Namun, jika kesulitan itu dibandingkan dengan pahala bulan Ramadhan, Rasulullah SAW bersabda,

" Niscaya umatku akan mengharapkan setahun penuh menjadi bulan Ramadhan "

.........

Teman...

Jadikan Ramadhan ini sebagai Ramadhan terakhir, hingga kita mau bersusah payah mendapatkan keutamaan-keutamaan di bulan yang mulia ini..

Tak ada yang tau, akankah Ramadhan tahun depan.. Allah masih beri izin pada kita untuk hadir menyambut tamu-Nya yang mulia...

Selamat menjalankan ibadah puasa, teman-teman

(eh, tak hanya puasa.. tapi ibadah yang lainnya juga ya.. ingat2..masih ada sholat, tilawah al-Qur'an, dzikir, tarawih, tahajjud, dzikir, dst.. hehe)

Semoga Allah Swt dengan kemuliaan-Nya menerima seluruh amalan ibadah kita...

Amiin.. amiin ya Allah..


hadits taken from: fadhilah amal bab fadhilah Ramadhan





Jadi,

siapkan diri untuk bertarung selama 30 hari !!!

Insya Allah !!!!!


Baca Selengkapnya "Marhaban Yaa Ramadhan"

Label: , , , ,

Setelah sekian lama tak pernah mengutip artikel orang (biasanya di re-write), kini Na mengutip tulisan seseorang yang semoga.. baik yang menulis dan membaca.. bisa sama-sama mengamalkan serta menyampaikannya pada orang lain.. insya Allah

Semoga bermanfaat..



****************************************************************************



MAKSUD HIDUP UMMAT AKHIR ZAMAN


Sebuah benda jika tidak digunakan sesuai dengan maksud yang menciptakannya, maka benda ini tidak berguna dan lama-lama akan rusak. Begitu juga manusia, tidak ada gunanya dan akan rusak jika tidak sesuai dengan maksud penciptaannya. Yang mengetahui maksud hidup manusia, bukanlah isterinya, anaknya, ayahnya, pemerintahnya dsb. Mengapa ? karena mereka tidak mempunyai andil dalam penciptaan manusia.


Maksud hidup manusia adalah

1. Manusia diciptakan untuk ibadah

“Tidaklah aku ciptakan jin dan manusia, melainkan (hanya untuk) beribadah.” (QS. Adz Dzariyat : 56 )


2. Manusia untuk menjadi khalifah

“Sesungguhnya Aku akan menjadikan di muka bumi ini khalifah (manusia)” (QS. Al Baqarah : 30 )


3. Manusia untuk ber’amar ma’ruf nahi mungkar dan sebagai naibnya Rasulullah SAW

“Kalian adalah sebaik-baik ummat yang dikeluarkan untuk manusia, yaitu untuk ber’amar ma’ruf dan nahi mungkar dan beriman kepada Allah” (QS. Ali Imran : 110)


Jika manusia berhasil mewujudkan maksud hidupnya, maka akan dijadikan raja-raja di Jannah/Surga. “Jika kamu melihat Jannah seolah-olah adalah kenikmatan dan kerajaan yang besar” (QS. Al Insan: 20).


Keperluan hidup manusia adalah :

1. Makan Minum

2. Rumah

3. Kendaraan

4. Pakaian

5. Pernikahan


Para sahabat Nabi keperluannya rendah tetapi maksud hidup tinggi. Sementara kita memiliki keperluan tinggi tetapi maksud hidupnya rendah. Keseharian kita hanya memikirkan bagaimana mendapatkan keperluan, tetapi para sahabat berpikir untuk selalu mengorbankan keperluan untuk mendapatkan maksud hidup.


Perbedaan orang beriman dengan orang kafir dalam menggunakan keperluan dan maksud hidup adalah :


1. MAKAN MINUM


Orang kafir : Makan dan minum untuk kesehatan dan kekuatan sebagaimana kaum A’ad sehingga mereka berkata : “Siapakah yang lebih kuat daripada Kami ……?”(QS. Fushsihlat: 15)


Orang beriman :


Makan Minum untuk beribadah agar bisa berdiri shalat dan mengerjakan ibadah lainnya. Jika makan dengan cara adab sunnah Rasulullah SAW maka akan diberi pahala oleh Allah SWT.


Makan Minum untuk Khalifah adalah agar bisa berkhidmat kepada sesama. Nabi SAW bersabda, “jika kalian mengangkat beban saudaramu ke punggung kudanya, maka akan dihitung sedekah, jika kalian mengisi ember saudaramu dengan air maka dihitung sedekah”


Makan Minum untuk dakwah, suatu jamaah diantar ke suatu rumah di Pakistan maka dihidangkan kepadanya air yang rasanya asin. Karena jamaah berniat dakwah maka Amir(sebutan untuk pemimpin jamaah) mengatakan, “Habiskan air asin tadi”.


Setelah jamaah pulang isteri pemilik rumah terlihat pucat, suaminya bertanya, “ada apa?”


Isterinya berkata,”Aku salah memasukkan gula ternyata aku memasukkan garam ke air minum mereka, bagaimana keadaan mereka?”


Suaminya berkata.”Tidak masalah, mereka biasa saja bahkan tampak senang.”


Isterinya berkata,”kalau begitu bapak harus ikut mereka karena mereka bukan orang biasa tetapi seperti malaikat yang berjalan-jalan di bumi.”


2. PAKAIAN


Orang kafir : tujuan menggunakan pakaiannya seperti burung merak yaitu untuk menarik lawan jenis dan untuk dipuji-puji.


Orang beriman :


Untuk Ibadah yaitu menutup aurat karena malu kepada Allah.


Untuk Khalifah yaitu untuk melayani umat sebagaimana kisah Hasan r.a cucu Nabi SAW. Beliau memakai pakaian mahal sehingga seorang Yahudi datang kepadanya dan berkata, “Ya Hasan, benarkah engkau cucu Rasulullah ?”


Hasan r.a. menjawab,”Ya, Kenapa ?”


Kata si Yahudi, “mengapa engkau menyelisihi kakekmu dengan berpakaian mewah padahal dunia adalah penjara bagimu dan surga bagi orang kafir?”. Si Yahudi melanjutkan, “kini kau lihat, aku berpakaian compang camping sementara kamu seperti di Surga?”


Hasan r.a. berkata,”Wahai Yahudi, seandainya kamu tahu pakaian apa yang akan kamu dapatkan di neraka, niscaya kamu akan memakai pakaian paling mewah di dunia ini karena tak merasakan lagi di akhirat. Aku memakai pakaian bagus ini agar orang miskin tahu kalau aku orang kaya agar mereka tak sungkan-sungkan meminta sedekah kepadaku.”


Untuk Dakwah, dengan pakaian yang digunakan orang akan mendapat hidayah dan ingat kepada Allah. Itulah sebabnya orang beriman mencontoh pakaian Rasulullah SAW dan para sahabat.


3. RUMAH


Orang kafir :

Rumah untuk kesombongan dan fungsinya hanya untuk restoran (untuk tempat makan keluarga), hotel (tempat tidur/istirahat) , WC (tempat buang air), gallery (tempat menyimpan barang-barang mewah), bioskop mini (tempat nonton TV keluarga), gedung pertemuan keluarga.


Orang beriman:


Untuk ibadah, Nabi SAW bersabda,”Shalatlah kamu (shalat sunnah) di sudut-sudut rumah kamu niscaya rumah kamu akan dipandang oleh penduduk langit bercahaya sebagimana kamu memandang bintang-bintang di langit.”


Untuk Khalifah, yaitu melayani ummat sebagaimana hadits yang menunjukkan bahwa hak tamu untuk dilayani adalah tiga hari, setelah hari ketiga maka dihitung sedekah.


Untuk Dakwah, yaitu bagaimana orang masuk ke rumah kita mendapat hidayah sebagaimana rumahnya Fatimah binti Khaththab. Umar bin Khaththab masuk ke rumahnya langsung mendapat hidayah, mengapa ? karena di dalam rumah hidup amalan masjid yaitu dakwah, ta’lim, ibadah dan khidmat.


4. KENDARAAN


Orang kafir :

Menggunakan kendaraan hanya untuk menyelesaikan urusan dunia saja, juga sebagai kesombongan dan status sosial.


Orang beriman :

Untuk Ibadah, seperti dipakai untuk pergi ke Masjid, silahturahmi dll.


Untuk Khalifah, yaitu untuk melayani saudara muslimnya, dipinjamkan untuk hajat muslimin


Untuk Dakwah, yaitu untuk berjuang di Jalan Allah. Nabi SAW bersabda, “seseorang yang memelihara kuda untuk digunakan jihad maka semua makanan, kotoran dan kencingnya dihitung sebagai kebaikan oleh Allah SWT”


Nabi SAW juga bersabda,”ada tiga hasil orang memiliki kendaraan, yaitu (1) orang yang mendapatkan Surga dari kendaraannya karena digunakan di jalan Allah SWT. (2) mendapat neraka karena dipakai untuk bermaksiat kepada Allah. (3) tidak memperoleh apa-apa di Akhirat karena hanya digunakan untuk keperluan dunia semata.”


5. PERNIKAHAN


Orang kafir :

Pernikahan mereka hanya untuk menyempurnakan nafsu saja dan mendapatkan keturunan.


Orang beriman :


Untuk Ibadah, sesuai sabda Nabi SAW, “orang yang sudah menikah shalat 2 rakaatnya lebih baik dari pada 70 rakaat orang yang belum menikah.”


Untuk Khalifah, yaitu dengan memiliki isteri kita bisa berkhidmat kepada tetangga sebagaimana hadis,”jika kamu masak, perbanyaklah kuahnya dan kirimkan kepada tetangga kamu.”


Untuk Dakwah, yaitu wanita/isteri dapat berdakwah sampai ke dapur-dapur tetangga kita, sedangkan laki-laki hanya sampai depan pintu saja. Kewajiban dakwah termasuk untuk wanita. Do’a-do’a wanita dalam dakwah sangatlah hebat melebihi do’a 70 wali Allah.


taken from: rkn2003.wordpress.com



*****************************************************************************



Jadi,


apa maksud hidupmu ??


Baca Selengkapnya "apa maksud hidupmu?"

Label: , , , ,


rasanya aku ingin menangis...
menangis sejadi-jadinya...



Semenjak kejadian 'syahadat' kemarin, Na jadi terus memikirkan keadaan saudara-saudara kita yang jauh dari agama..

Bukan berarti Na adalah orang yang kental dengan agama melainkan Na sendiri masih lemah dan bodoh. Hanya saja, melihat kenyataan yang pahit itu sangat mengganggu pikiran Na.. dan yang buat lebih kesalnya lagi...

i only do nothing....

Kita yang saat ini lagi sibuk-sibuknya memperbaiki diri baik itu memperbaiki iman, akhlaq, amalan-amalan ibadah.. ternyata semakin kita ingin mengenal agama Allah SWT.. maka makin ada rasa bersalah jika melihat keadaan sekitar kita jauh dari agama.. ya.. ??

Apakah ini hanya pikiranku saja atau ini adalah pikiran yang wajar ??

Na hanya berpikir.. ketidaktahuan mereka tentang agama adalah menjadi tanggung jawab Na sebagai sesama saudara yang seiman. Walau mereka bukanlah saudara kandung, tetapi tetap dianggap bersaudara karena memiliki keimanan yang sama.. karena sama-sama memeluk agama Allah.. yaitu Islam..

Seperti yang dulu pernah diucapkan oleh teman kuliah Na, kalau pintar itu jangan sendirian..

Kalau Na tak salah ingat, di akhirat nanti.. kita akan ditanya tentang ilmu kita. Maksudnya, kita diberi ilmu oleh Allah dan saat didunia ilmu itu digunakan untuk apa saja. Apakah ilmu itu disia-siakan atau digunakan di jalan Allah ?

Dulu sahabat Na pernah menyampaikan, maksud ilmu disitu adalah ilmu tentang agama. Apakah ilmu itu sudah dipakai untuk diri sendiri saja atau sudah dipakai untuk diri sendiri dan orang lain?

Na ngga habis berpikir..

Kini Na duduk di lingkungan yang dekat dengan masjid. Banyak Bapak-Bapak yang senantiasa melangkahkan kakinya ke masjid saat adzan berkumandang, banyak Ibu-Ibu yang sudah memakai jilbab dan menyekolahkan anak-anaknya untuk belajar Al-Qur'an. Ketika sesama kami bertemu sapa, tak lupa senyum dan salam disampaikan.. tapi.. dibelakang rumah kami.. yang jaraknya tak jauh.. Kutemukan...

Ah.. ntahlah teman... rasanya Na benar2 menderita melihat kenyataan yang sangat pahit ini..

Astaghfirullahal'azhiim....



Sebentar lagi Ramadhan akan tiba.. bulan dimana Allah SWT akan melipat gandakan semua amalan ibadah kita yang dilakukan secara ikhlas, semata-mata hanya ingin mencari ridho-Nya..

Semua orang berhak mendapatkan kemuliaan bulan Ramadhan.. Baik aku, kamu, mereka, kita...

Mungkin,
Inilah saatnya Na belajar berbagi kepada semuanya..

berbagi perasaan senang ketika ingin kembali ke jalan Allah.. berbagi perasaan suka cita dengan janji-janji Allah pada hamba-hamba-Nya yang ingin kembali bertaubat.. berbagi perasaan..


" aku tak mau masuk surga sendirian.. aku mau masuk surga bersama-sama denganmu.. "





Sekarang saatnya bertindak, tak hanya berpikir namun harus bergerak..

Yuk' ah..
Kita sama-sama mulai sadar diri bahwa kita hidup itu ngga sendirian tapi Allah sudah beri kita saudara seiman yang jumlahnya segambreng.. Kita butuh mereka untuk menjadi ladang perbaikan diri kita dan mereka butuh kita untuk menjadi ladang taubat mereka.. we need each other

Kalau Na ngga salah ingat, Rasulullah Saw pernah berkata, tidak beriman seseorang diantara kalian sampai ia mencintai saudaranya (sesama muslim) layaknya ia mencintai dirinya sendiri..



Jadi,

maukah kita berbagi cinta dengan mereka ?
Baca Selengkapnya "they need you"

Label: , , , ,

Asyhadu Allaa ilaaha illallaahu
Wa Asyhadu Anna Muhammadar Rasuulullah..




Sudah menjadi kebiasaan anak-anak di musholla untuk memulai belajar, mereka mengawalinya dengan mengucap kalimat syahadat ini. Karena suara mereka amat lantang dan kencang, kalimat syahadat ini jadi seakan-akan memantul dari dinding-dinding musholla (maklum..mushollanya berukuran amat mini pula..)

Na pikir, kalimat syahadat adalah kalimat yang cukup mudah untuk diucapkan oleh seluruh manusia yang tak cacat lisannya. Walau mungkin ada yang lidahnya belum lemas dalam mengatakan huruf-huruf arab.. tapi setidaknya kita masih bisa memahami ucapannya

Namun ternyata, Allah SWT menunjukkan pada Na bahwa Allah itu Maha Kuasa..

Ya.. Na menemukan fakta yang cukup mengerikan sekaligus menyedihkan...

Na bertemu dengan anak yang lidahnya tak mampu berucap kedua kalimat syahadat, padahal lidahnya tak cacat, bibirnya pun utuh, bahkan ia bisa berteriak-teriak dan merengek-rengek minta jajan. Tetapi ketika Na minta ia untuk berucap syahadat, yang terdengar hanyalah ...

" A...u.....A...a.... "

Saking tak percaya dengan apa yang Na lihat dan apa yang Na dengar.. Na meminta anak itu mengulang kembali..

" Ayo De.. kita sama-sama bilang... Asyhadu Alla ilaaha illallaah... "

" A...aa... u... aa...................................... "

Anak itu pun terdiam sediam Na meratap sedih melihat wajahnya yang polos dan bibirnya yang mungil, namun amat menyesakkan dada karena ia tak bisa berucap kalimat syahadat..



Tak sedikit orangtua yang mendambakan anak-anaknya tumbuh menjadi anak yang sholeh dan sholehah. Punya cap sholeh dan sholehah pertanda anaknya kenal dengan agama. Anak akan kenal dengan agama jika Ayah dan Ibunya adalah orangtua yang paham dengan pentingnya agama..

Seperti yang teman-teman pernah dengar, bahwa Rasulullah SAW pernah berkata bahwa yang menjadikan seorang anak beragama Islam atau yang lainnya adalah kedua orang tuanya.. karena tarbiyah (pendidikan) pertama didapat dari Ibu mereka..

Melihat anak-anak kecil yang masih berusia 5 tahun namun sudah hafal beberapa juz adalah suatu kenikmatan sekaligus terpesona, karena mereka dididik langsung oleh orangtuanya yang sudah paham agama, yang menginginkan anak-anaknya menjadi penghapal Al-Qur'an (hafizh/hafizhah)

Tapi ketika melihat anak-anak kecil yang berusia 5 tahun namun tak mampu berucap kedua kalimat syahadat... rasanya hati ini remuk...


Na langsung berpikir.. apakah karena mereka hidup dalam lingkungan yang serba kekurangan, lantas agama pun juga ikut 'berkurang' ??


My Dad said,

" Ayah mereka me-marginal-kan masalah agama, jangankan untuk anak mereka.. untuk diri mereka sendiri pun mungkin tak terpikirkan.. hanyalah uang..uang dan uang... yang ada di otak mereka.. "

Jika kemiskinan membuat seseorang jauh dari agama.. lantas mengapa tidak sedikit para sahabat r.a. yang amat miskin tapi amat kaya agama ? apakah karena mereka adalah orang-orang yang terpilih? mereka adalah orang-orang yang mendapatkan gelar sebagai orang yang sudah diridhoi oleh Allah SWT?


Memang.. kalau Na ngga salah ingat, Rasulullah Saw pernah mengatakan bahwa kefakiran itu dekat dengan kekufuran... tapi Na juga ingat bahwa Rasulullah Saw pernah mengatakan bahwa yang paling banyak jadi penghuni surga adalah dari kaum fakir miskin...



Mungkin..
Kini kita sebaiknya banyak bersyukur karena orangtua kita telah mendidik kita dengan sangat baik hingga kini kita bisa berucap kedua kalimat syahadat dengan mudahnya.. dan sebaiknya pula kita mengingatkan kembali pada orangtua kita untuk senantiasa bersyahadat (jika kedua orangtua kita sudah sangat tua hingga sulit untuk mengucapkan kalimat syahadat) karena kalimat thayyibah ini akan membantu kita menuju surga-Nya Allah... insya Allah.. amiin ya Allah..


Kaya... miskin.. takkan ada artinya jika kita tak mampu mengenal Allah SWT...


Karena itulah teman,
Lagi dan lagi.. Na mengajak agar kita semua untuk senantiasa bersyukur dengan apa yang saat ini kita miliki.. tak lupa kita mengajak diri sendiri dan orang lain untuk belajar mengenal Allah.. belajar mengenal kebesaran Allah.. hingga tak ada lagi yang bisa diajak...




Jadi,

apakah anda mampu mengucapkan kedua kalimat syahadat ??
Baca Selengkapnya "anak dan agama"

Label: , , , ,

mengapa namamu Bahlul ?

karena tak ada yang lebih bodoh daripada saya, Tuan..




Ini adalah sebuah kisah yang pernah Na baca di sebuah majalah Islam. Kisah yang sangat biasa namun memiliki makna luar biasa. Sebelum membacanya, Na sarankan kepada para pembaca untuk menanamkan dalam hati pikiran bahwa, hidup di dunia itu adalah fana dan akhirat itu nyata..

Semoga bermanfaat.. Insya Allah...


******************************************************************************

Pada suatu hari, ada seorang Raja yang diberitakan kepadanya bahwa ada salah satu rakyatnya yang bernama Bahlul. Raja diberitahu bahwa si Bahlul teramat bahlul (baca = bodoh) hingga tak sedikit orang yang mencaci-maki dan menghinanya karena dia sangatlah bodoh

Raja pun amat penasaran dengan si Bahlul. Akhirnya Raja meminta pesuruhnya untuk memanggil si Bahlul ke istananya. Tanpa pikir panjang, Bahlul pun segera memenuhi panggilan sang Raja


" Apakah tuan Raja ingin saya datang menghadap? " tanya Bahlul dengan lugu

" Ya.. aku dengar kisah tentang dirimu dari para pesuruhku. Mereka katakan kau sekarang sering dihina dan mulai membuat orang-orang disekitarmu senantiasa mengejekmu.. " sahut Raja

" Benar tuan Raja. Saya memang sering dihina karena nama saya "

" Siapa namamu sebenarnya ? "

" Bahlul, Tuan Raja "

" mengapa namamu Bahlul ? "

" karena tak ada yang lebih bodoh daripada saya, Tuan.. "



Karena Raja merasa kasihan pada si Bahlul, akhirnya Bahlul diizinkan untuk tinggal di istana dan dipekerjakan sebagai pesuruh Raja

Tak disangka, beberapa lama kemudian Raja pun mulai akrab dengan Bahlul karena sikap Bahlul yang senantiasa hormat dan patuh dengan perintah-perintah Raja

Sampai suatu ketika, Sang Raja menderita sakit parah dimana para dokter sudah mengatakan bahwa ajalnya sudah semakin mendekat. Tak banyak orang yang mengetahui tentang keadaan sang Raja, termasuk diantaranya si Bahlul..

Hari demi hari Raja melalui kehidupannya dengan mulai merapihkan barang-barang. Ia mulai mempersiapkan segalanya untuk sepeninggal dirinya nanti. Kemudian sang Raja pun berkata pada Bahlul..


" Wahai Bahlul, datanglah menghadapku.. "

" Ada apa Tuan Raja ? "

" Bahlul.. aku akan pergi... "

" Pergi kemana Tuan Raja ? "

" Aku akan pergi sangat jauh.. jauh sekali.. ke tempat yang tiada diketahui orang.. karena aku akan pergi sangat lama dan mungkin tidak akan kembali, aku titipkan padamu tongkat kebesaranku ini padamu karena aku percaya kepadamu, Bahlul... "

" Tuan mau pergi untuk waktu yang sangat lama hanya dengan persiapan sedikit ini.. ? " Tanya Bahlul keheranan melihat barang-barang yang sudah dipersiapkan oleh Sang Raja

" Ya Bahlul.. kenapa kamu bertanya keheranan ? "

" Tuan... semua orang tahu bahwa jika kita ingin pergi jauh dan mungkin tak akan kembali maka akan banyak persiapan yang diperlukan. Terlebih lagi Tuan adalah seorang Raja, tak mungkin Tuan hanya punya persediaan yang sedikit.. Tuan, saya kira saya adalah orang paling bodoh di dunia yang pernah ada.. tapi ternyata Tuan lebih bodoh dari saya.. " Ucap Bahlul sambil mengembalikan tongkat kebesaran milik Sang Raja kepada pemiliknya lalu pergi meninggalkan istana


Sang Raja yang mendengar hanya terduduk lemas. Ia merasa tertampar dengan perkataan-perkataan yang barusan terucap oleh pesuruhnya yang bahlul. Sang Raja tahu bahwa sesungguhnya Bahlul tak memahami maksud kepergian yang jauh itu adalah sebuah kematian, tapi Sang Raja tak tahu bahwa ternyata... si Bahlul lebih pandai daripada dirinya...


*****************************************************************************


Dunia itu fana dan akhirat itu nyata,

Ini adalah kata-kata yang teramat sering Na jumpai dimana-mana. Baik itu di buku.. di artikel.. di majalah..terlebih lagi di dalam Al-Qur'an... dan ternyata kata-kata ini memang sebuah peringatan dari Allah Swt pada kita yang menegaskan bahwa kita hidup di dunia yang fana untuk menuju akhirat yang nyata

Bahlul yang teramat bodoh saja paham bahwa jika ingin menuju suatu tempat yang amat jauh dan mungkin tak kan kembali maka dibutuhkan banyak persiapan..

Sama seperti kita yang saat ini lagi hidup yang sesungguhnya sedang banyak melakukan persiapan menuju tempat terakhir.. yaitu akhirat..

Rada merinding dan serem ??

Iyalah.. siapa pula yang ngga takut sama akhirat ??


Dunia itu fana dan akhirat itu nyata,

Allah Swt sudah mengizinkan kita untuk hidup di dunia untuk mempersiapkan segala-galanya untuk akhirat yang selama-lamanya..

Yuk'ah.. kita bareng2 mempersiapkan diri.. mumpung beberapa hari kedepan.. ada bulan Ramadhan yang sudah menanti kita.. maka jangan sia-siakan kesempatan ini, teman~~



kisah diatas tak sesuai dengan apa yang kubaca di majalah..maaf.. banyak lupanya...






Jadi,

apakah kita sudah lebih pandai dari si Bahlul ?
Baca Selengkapnya "si bahlul yang pandai"

Label: , , , , , ,

wajahmu.. mengalihkan duniaku..


Tentunya temen2 yang sering intip tipi sudah kenal dengan "motto" di atas. Sebuah "motto" yang membuatku meringis dan merinding saat mendengar, melihat dan membacanya..

Tanya kenapa??

Na sendiri juga ngga paham kenapa ada perasaan resah dan gelisah saat melihat tayangan iklan itu. Melihat sekumpulan gadis-gadis cantik yang berwajah bidadari yang sedang berjalan, lalu kecantikan mereka membuat para lelaki yang tak sengaja bertemu mata dengan si bidadari itu.. dari mata jatuh ke hati.. hingga akhirnya "dunia" mereka teralihkan..

Astaghfirullahal'azhiim...

Wahai gadis.. wahai wanita.. wahai hawa... Selamatkanlah wajahmu...

Selamatkanlah wajahmu dari api neraka....



Bukannya Na tak setuju bahwa wanita itu tak boleh tampil cantik karena Allah SWT menyukai hal yang indah.. tapi.. it will be much much much muuuuuuuuuuuch better if we keep our beauty only for our mahram (wih, keren ya bahasanya.. )

Maksud'e,
Akan jauh lebih baik jika kita simpan kecantikan wajah ini (yang sudah dianugerahi oleh Allah), hanya untuk diperlihatkan oleh mahramnya

Ingatlah wahai saudariku,
Kata Rasulullah Saw, kita ini adalah fitnah terbesar. Bukan pertanda kita itu dijelek-jelekkan.. melainkan maksud Rasulullah Saw adalah agar kita bisa lebih menjaga diri kita sebagai seorang perempuan yang taat..


Maukah engkau membayangkan saudariku,
ketika kita sedang berjalan di sebuah mall, dimana di dalam mall itu ada seorang laki2 yang tak sengaja menatap wajah kita hingga syetan datang menggoda dan timbulah hawa nafsu pada dirinya. Saat itu juga, malaikat telah mencatat perbuatan itu sebagai dosa..


Siapa yang berdosa?

Si laki2 itu??

oh.. ngga cuma dia loh..

tapi kita si pemilik wajah yang ditatap olehnya juga..

....

loh kok gitu??????????!!!!


Mengapa harus perempuan yang disalahkan? kan kita ga ada niat untuk menggoda? kita berdandan hanya ingin tampil bersih dan rapih aja.. biar ngga dibilang perempuan yang 'jorok' atau 'dekil' atau yang lainnya.. kalau mereka tergoda, ya itu salah mereka dong.. kenapa mereka ngga bisa jaga diri?? ngga bisa menahan hawa nafsu mereka???

Inilah salah satu alasan mengapa kita diminta untuk amat menjaga diri, wahai saudariku..

Mungkin..wanita itu bagaikan perhiasan yang dijual di toko perhiasan. Tak ada maksud dari si penjual untuk menggoda para penikmat perhiasan, tetapi banyak orang yang tak sengaja melihat kecantikan yang terpancar dari perhiasan hingga akhirnya mereka tak kuasa menahan keinginan mereka untuk membeli perhiasan itu..


Itu tadi baru satu laki2 yang memandang.. sedangkan di dalam mall.. ada berapa laki2 yang berlalu lalang di dalamnya?? seberapa besar keyakinan kita bahwa mereka semua itu bisa menjaga pandangan mereka? seberapa yakin kita bahwa mereka bisa tak terjerumus dengan rayuan syetan??

Andaikata di dalam mall itu ada 100 laki2 dan kita berlalu lalang di dalam mall selama 2-3 jam.. mungkin hanya 1-2 laki2 saja yang mampu menahan pandangannya, dan sisanya.. ada 98-an laki2 yang tergelincir masuk neraka karena tak kuasa menahan pandangannya karena melihat wajah kita...

Bayangkanlah wahai saudariku,
hanya dalam beberapa jam saja kita sudah buat mereka masuk neraka...

dan.. bukan hanya mereka..

tapi kita pun menyertai mereka....


Na'udzubillahimindzaliik.... Astaghfirullahal'azhiim....


Ya Allah.. Na jadi merinding sendiri membayangkannya.. T________T



Mungkin... ini adalah salah satu sebab mengapa wanita dianjurkan untuk berada di dalam rumah saja.. dan mungkin.. ini juga menjadi alasan para wanita yang sudah mengistiqamahkan dirinya untuk menutup wajahnya...

Untuk kesekian kalinya, Na mengajak temen2 (dan Na sendiri) untuk mulai menjaga diri. Menyadari bahwa kecantikan kita terlalu berharga untuk diperlihatkan pada yang bukan mahramnya. Mengingat akan azab Allah bagi orang2 yang tak mau taat kepada perintah-Nya.. yah, intinya.. mulai memperbaiki diri lagi.. mumpung masih diberi waktu sama Allah.. insya Allah..




Jadi,

apa anda masih mau mengalihkan dunianya

untuk membawanya bersama-sama ke dalam neraka ??
Baca Selengkapnya "save our face"

Label: , , , , ,


" kalau seandainya saat anda bekerja, lalu anda dapat telepon dari rumah bahwa salah satu keluarga anda ada yang mendapatkan kecelakaan dan terluka sangat parah..
apa yang anda lakukan ? "




Sabtu kemarin (1 Agustus'09), Na diberi kesempatan untuk ikut menjadi tim pengawas beberapa puluh anak SMU dan sederajat. Mereka di tes kemampuan psikologi dan interview demi menjadi seorang karyawan/karyawati di salah satu Rumah Sakit Jakarta yang cukup terkenal dengan ke-Islam-annya

Tes ini berlangsung cukup lama, yaitu dari pukul 08.00 am - 15.00 pm. Dari pukul 08.00 - 12.00 adalah waktu untuk psiko-test, lalu pukul 13.00 - 15.00 adalah waktu untuk interview

Selama mereka di interview, Na hanya ditugaskan untuk menjadi " mba2 pemanggil nomor ". Tak sedikit wajah yang saat kupanggil nomornya berubah menjadi pucat dan tegang. Ketika mau masuk ke dalam pintu ruang interview, tak sedikit pula yang bertanya padaku..

" Sekarang saya masuk ya Mba ?? ga salah panggil kan ?? "

Karna kebanyakan dari mereka adalah masih wajah-wajah lugu, Na hanya senyum-senyum aja dan mengiyakannya..

Hampir keseluruhan peserta yang mengikuti ujian tes ini, sesaat sebelum masuk pintu mereka mengucap basmalah dahulu. Bahkan ada yang berdoa dulu di depan pintu..

Selang beberapa menit kemudian, anak yang baru selesai di interview keluar dari ruangan. Rata-rata masih menunjukkan sisa ketegangan.. ntah apa yang ditanya-tanya pada mereka oleh para interviewer.. hanya saja, ada salah seorang anak yang sehabis di interview, ia langsung menceritakan apa yang terjadi di dalam sana...

" Tadi gw ditanyain, kalau seandainya kamu lagi bekerja dan lagi sibuk2nya. Tiba2 kamu dapat telpon dari keluarga kamu yang memberitahu bahwa ada salah seorang keluarga kamu mengalami kecelakaan yang sangat parah.. maka apa yang kamu lakukan.. ?? "

Anak yang berkisah itu pun juga menyampaikan pada temannya apa yang ia jawab pada si interviewernya...

" Tadi gw jawab bla...bla.. bla.. bla....... "



Saat mendengar pertanyaan tadi, tiba-tiba Na jadi membayangkan tentang keadaan kita ketika lagi diinterview di dalam kubur..

Yang menginterview bukanlah Bapak-bapak yang berpakaian rapih dengan kemeja mahal, celana hitam mengkilat dan penampilan klimis atau Ibu-Ibu yang berpakaian serapih mungkin...

Tapi yang menginterview kita saat di dalam kubur adalah malaikat Munkar dan Nakir. Seingat Na, malaikat Munkar dan Nakir adalah malaikat yang menakutkan.. seperti apa menakutkannya.. Na kurang tau... Wallahu a'lam.. yang lebih tau adalah orang2 yang sudah berjumpa dengan kedua malaikat itu..

Yang Na yakini hanya, saat di interview oleh kedua malaikat Allah.. kita ga bisa bermanis-manis mulut saat menjawabnya. Karena saat itu, mulut dikunci..


Loh, trus siapa yang menjawab kalau bukan mulut ? ? ?

Allah Swt berfirman dalam surah Yaasin ayat ke 65,

Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan


Bandingkan dengan interview saat di dunia. Saat ditanya, kita bisa bersilat lidah. Walau sebelumnya diminta untuk memberi jawaban yang sejujur-jujurnya.. tapi tetap saja.. lain di hati.. lain pula di mulut. Tapi jangan berharap saat di akhirat nanti, kita bisa main lain-lainan..

Ketika kita duduk interview untuk masuk kerja, biasanya yang ditanya adalah hal-hal yang terlihat sepele namun jawabannya jauh dari sepele. Ditanya A, kita bisa jawab dari A sampai Z bahkan muter-muter dulu..

Sedangkan ketika kita diinterview oleh malaikat Munkar dan Nakir, pertanyaannya adalah pertanyaan yang jauh dari luar biasa. Karena yang ditanya adalah siapa Tuhanmu ? siapa Nabimu? apa agamamu ? apa kitabmu ? (kalau Na ga salah ingat, ini adalah hadits.. tapi Na belum yakin siapa perawinya..hukumnya apa.. jadi kalau ada teman2 yang tau dan paham.. bolehlah berbagi dan benarkan Na kalau Na salah.. )



Kalau kita ga kenal Allah Swt, maka kita ga akan bisa menjawabnya..

Kalau kita ga kenal Nabi Saw, maka kita ga akan bisa menjawabnya..

Kalau kita ga kenal agama Islam, maka kita ga akan bisa menjawabnya..

Dan, kalau kita ga kenal Al-Qur'an.. maka kita ga akan bisa menjawabnya..




Ya Allah.. apa yang nanti akan Na jawab ya.. ?? apa Na sudah siap ???



Bagi Na yang masih bodoh dan lemah iman ini,

Menganggap orang-orang yang ahli ibadah.. hidupnya penuh akan agama.. benar-benar taat dan patuh akan perintah dan larangan Allah SWT.. dari ujung rambut sampai ujung kakinya hidup akan sunnah Nabi Saw.. pokoknya.. ma'nyus lah..

Adalah orang-orang yang sudah mempersiapkan bekal.. i mean.. mempersiapkan jawaban untuk nanti..

Mereka adalah orang-orang yang sudah siap untuk mati. Mereka adalah orang-orang yang paham bahwa hidup di dunia adalah untuk mempersiapkan diri menuju kematian. Dan mereka adalah orang-orang yang cinta pada akhirat karena yakin dengan janji-janji Allah untuk orang-orang yang beriman..


Intinya.. secara lagi dan lagi, Na ajak diri Na sendiri dan temen-temen.. Tak ada salahnya sekarang kita mulai bebenah mempersiapkan diri. Taubat sebelum terlambat, itu mungkin kata-kata yang tepat buat kita. Orang-orang yang sudah pandai agama aja, mereka tak mau berhenti untuk tetap melakukan amalan ibadah.. apalagi kita yang amalan ibadahnya masih acakadut.. ??

Jika kita mau berjibaku untuk diterima sebagai pegawai dalam suatu perusahaan.. Apakah kita tak mau juga berjibaku untuk diterima sebagai penghuni surga.. (Ya Allah.. semoga kami termasuk para penghuni surga-Mu... amiin ya Allah.. )




Jadi,

sudahkah anda siap untuk diinterview

oleh..

Malaikat Munkar dan Nakir ?
Baca Selengkapnya "death interview"

Label: , , , ,

" Ibu guru..... hari ini..
...... aku mandi ... "


foto ini kuambil dari sini


Sebut saja nama anak perempuan ini, Siti. Pagi itu Siti datang ke rumah kecil yang luasnya hanya beberapa petak, yang dinding-dindingnya belum disemen, yang kamar mandinya belum jadi, yang penuh debu, tapi sudah berlantaikan ubin dan memiliki satu lampu neon. Rumah kecil itu disebut sekolah bagi Siti, anak perempuan berusia 4 tahun

Tak biasanya Siti datang terlambat. Namun pagi ini Siti terlihat lain dari yang biasanya. Hari ini, Siti berpakaian amat cerah, wajahnya pun ikut cerah bagaikan warna baju muslim yang Siti pakai

Dengan hidung yang sedang tersumbat dan terlihat cairan berwarna hijau keluar dari lubang hidungnya, Siti pelan-pelan datang mendekati Ibu gurunya. Sambil malu-malu, Siti berkata..


" Ibu... aku.. hari ini mandi........mandinya pake sabun wangi.. trus... aku dipakein bedak.... "


Di tempat tinggal Siti, air bersih (tak bisa diminum) sangat sulit didapatkan. Kalaupun ada, harus membelinya dengan harga Rp.1500,- untuk 1 galon. Wajar, karena Siti tinggal di daerah yang sejauh mata memandang maka akan ditemui timbunan sampah yang menggunung. Air yang biasa tersedia hanyalah air dari sisa pembuangan limbah pabrik, karena tempat tinggal Siti berdekatan juga dengan pabrik..

Penduduk setempat berkata bahwa orang tua Siti adalah buruh. Ibunya buruh cuci yang pergi pagi dan pulang sore, sedangkan Ayahnya tak diketahui bekerja sebagai buruh apa. Hidup yang senantiasa sendiri dan ditemani oleh kedua kakaknya yang masih kelas 1 SMP dan satu lagi tak diketahui apakah ia bersekolah atau tidak.. membuat Siti mau tak mau harus hidup mandiri di usianya yang masih 4 tahun

Ada salah seorang tetangga Siti yang bercerita bahwa semenjak Siti berusia 3 tahun, Siti sudah bisa makan sendiri. Ambil piring sendiri, ambil nasi sendiri, ambil sayur sendiri. Kalau untuk makan saja sendiri.. bagaimana dengan kebutuhan Siti untuk mandi?


Ada satu hal yang membuat Siti berbeda dengan anak-anak yang lain..

Ketika teman-teman perempuan Siti yang lain memperlihatkan betapa cantiknya mereka dikuncir atau diberi pita pada rambutnya oleh Ibu mereka. Siti yang senantiasa berpakaian yang terlihat kumal dan kotor itu,

selalu mengenakan jilbab kesayangannya yang berwarna biru.. yang jarang dicuci...




Siti..

Anak perempuan mungil yang jarang mandi itu sudah belajar pakai jilbab..

Di saat usianya masih 4 tahun ..

Di saat usianya masih membutuhkan permainan ..

Tapi sudah paham bahwa jilbab itu ..

Salah satu pakaian wanita ..






Bagaimana dengan kita?

Yang jauh lebih tua dari Siti..

Yang senantiasa mandi setiap hari dengan air bersih..

Yang senantiasa memakai pakaian bersih setiap hari..

Yang menyadari bahwa usianya bukanlah untuk bermain-main lagi..



Sudahkah kita memiliki tingkat pemahaman seperti Siti ?

Bahwa jilbab adalah salah satu pakaian untuk kita ?


Baca Selengkapnya "jilbabnya siti"