Label: , , , ,


rasanya aku ingin menangis...
menangis sejadi-jadinya...



Semenjak kejadian 'syahadat' kemarin, Na jadi terus memikirkan keadaan saudara-saudara kita yang jauh dari agama..

Bukan berarti Na adalah orang yang kental dengan agama melainkan Na sendiri masih lemah dan bodoh. Hanya saja, melihat kenyataan yang pahit itu sangat mengganggu pikiran Na.. dan yang buat lebih kesalnya lagi...

i only do nothing....

Kita yang saat ini lagi sibuk-sibuknya memperbaiki diri baik itu memperbaiki iman, akhlaq, amalan-amalan ibadah.. ternyata semakin kita ingin mengenal agama Allah SWT.. maka makin ada rasa bersalah jika melihat keadaan sekitar kita jauh dari agama.. ya.. ??

Apakah ini hanya pikiranku saja atau ini adalah pikiran yang wajar ??

Na hanya berpikir.. ketidaktahuan mereka tentang agama adalah menjadi tanggung jawab Na sebagai sesama saudara yang seiman. Walau mereka bukanlah saudara kandung, tetapi tetap dianggap bersaudara karena memiliki keimanan yang sama.. karena sama-sama memeluk agama Allah.. yaitu Islam..

Seperti yang dulu pernah diucapkan oleh teman kuliah Na, kalau pintar itu jangan sendirian..

Kalau Na tak salah ingat, di akhirat nanti.. kita akan ditanya tentang ilmu kita. Maksudnya, kita diberi ilmu oleh Allah dan saat didunia ilmu itu digunakan untuk apa saja. Apakah ilmu itu disia-siakan atau digunakan di jalan Allah ?

Dulu sahabat Na pernah menyampaikan, maksud ilmu disitu adalah ilmu tentang agama. Apakah ilmu itu sudah dipakai untuk diri sendiri saja atau sudah dipakai untuk diri sendiri dan orang lain?

Na ngga habis berpikir..

Kini Na duduk di lingkungan yang dekat dengan masjid. Banyak Bapak-Bapak yang senantiasa melangkahkan kakinya ke masjid saat adzan berkumandang, banyak Ibu-Ibu yang sudah memakai jilbab dan menyekolahkan anak-anaknya untuk belajar Al-Qur'an. Ketika sesama kami bertemu sapa, tak lupa senyum dan salam disampaikan.. tapi.. dibelakang rumah kami.. yang jaraknya tak jauh.. Kutemukan...

Ah.. ntahlah teman... rasanya Na benar2 menderita melihat kenyataan yang sangat pahit ini..

Astaghfirullahal'azhiim....



Sebentar lagi Ramadhan akan tiba.. bulan dimana Allah SWT akan melipat gandakan semua amalan ibadah kita yang dilakukan secara ikhlas, semata-mata hanya ingin mencari ridho-Nya..

Semua orang berhak mendapatkan kemuliaan bulan Ramadhan.. Baik aku, kamu, mereka, kita...

Mungkin,
Inilah saatnya Na belajar berbagi kepada semuanya..

berbagi perasaan senang ketika ingin kembali ke jalan Allah.. berbagi perasaan suka cita dengan janji-janji Allah pada hamba-hamba-Nya yang ingin kembali bertaubat.. berbagi perasaan..


" aku tak mau masuk surga sendirian.. aku mau masuk surga bersama-sama denganmu.. "





Sekarang saatnya bertindak, tak hanya berpikir namun harus bergerak..

Yuk' ah..
Kita sama-sama mulai sadar diri bahwa kita hidup itu ngga sendirian tapi Allah sudah beri kita saudara seiman yang jumlahnya segambreng.. Kita butuh mereka untuk menjadi ladang perbaikan diri kita dan mereka butuh kita untuk menjadi ladang taubat mereka.. we need each other

Kalau Na ngga salah ingat, Rasulullah Saw pernah berkata, tidak beriman seseorang diantara kalian sampai ia mencintai saudaranya (sesama muslim) layaknya ia mencintai dirinya sendiri..



Jadi,

maukah kita berbagi cinta dengan mereka ?

Jika Sahabat Menyukai Artikel ini, Silahkan Bagikan ke Teman Anda!



Comments (0)