Label: ,

gara-gara kemarin ada salah seorang sahabat bercerita tentang betapa nikmatnya makan berjamaah.. Na jadi teringat masa2 lalu (duh..kesannya saya sudah tua..~)

tau makan berjamaah? ituloh, cara makan yang disunnahkan oleh Rasulullah SAW. All for one and one for all~

maksud Na, makan berjamaah itu makan bersama2 yang dilakukan biasanya oleh beberapa orang (4-5 orang/berapapun terserah). Nah piring yg digunakan untuk makan cuma atu biji. He? emang muat gitu?

muat dong! wong makannya pake piring segede ga..eh..pake nampan! biasanya nampan bunder gitu. Isi makanannya apa? ya apapun jadi! Mau nasi goreng, mie goreng, nasi putih pake telor balado trus kasih capcay.. (glek..jadi laper..). Dan tentunya pake porsi buat orang banyak dong~
Saat makan, biasanya kita bikin lingkaran kecil (kl orangnya rame, makin sedep deh, dempet sana sini..ahahahaha). Bagi jatah makanannya gimana? Nah ini dia letak nikmatnya makan berjamaah. Namanya juga berjamaah.. jadi All for one and one for all. Disini keliatan loh mana yg suka makan banyak atau ngga ^^
Yang paling lucu kl dapat nampan yang mungil tapi yg makan orangnya besar2. Kepala kami saling beradu saat makan karna ga ada ruang sisa!! ahhahahaha..

haaa... natsukashii naaa~ (baca: rindunyaa~)

Na mengenal makan berjamaah lewat acara tafakur alam yang pertama kali Na ikuti saat masih SD (kl ga salah kelas 6 deh). Biasa, yg mengadakan remaja masjid depan rumah Na. Awalnya terbengong2 ria. Ini kok makannya begini sih..apa ga ada yg bawa piring? masa makan pake nampan.. (maklum,masih anak2..belum ngerti..). Alhamdulillah, ternyata salah satu sunnah Rasulullah SAW ini tetap dijalankan ditiap2 acara rohis mulai dari SMP-SMA sampai kuliah. Saat SMA dikenalkan lagi dengan sunnahnya Rasulullah SAW dalam cara makan yaitu dengan duduk menekuk kaki kanan dan ditempelkan ke dada, dan kaki kiri seperti lagi duduk tasyahud. Susah? banget! ini karna emang belum terbiasa sih ^^;

Lanjut lagi, saat kuliah Na semakin dihebohkan dengan sunnahnya Rasulullah SAW yang kl lagi makan hanya menggunakan 3 jari!! (dan ada salah satu seniorku yg sudah bisa mempraktekkannya!!) Huoooooo...saya belepetan saat melakukannyaaa~ tapi Alhamdulillah..masih kekeh utk mencobanya walaupun belepotan sampai saat ini..adikku sampe bilang kl aku lagi makan dah kaya bebek (apa itik?) malah kaya anak2..coz nasinya jatoh sana sini..

Haaaaaa... aku semakin rindu dengan makan berjamaah~~

Kl lagi dirumah belum berani mempraktekkannya, habis sudah terbiasa makan sendiri2. Paling ada si bubul ma ndut yg mau ikutan makan berjamaah (baca: 2kucing yg selalu ikutan nimbrung kl majikannya lagi makan).

Makan berjamaah yuk teman...

*postingan aneh nih -_____________________-;;;;
mohon dimaklumi ya.....
Baca Selengkapnya "makan berjamaah~ mauuu!!"

Label: , , ,

ujian..cobaan.. huff.. tak henti-hentinya datang menghampiri kehidupanku
satu ujian selesai, datang kembali ujian yang lainnya..
apa iya hidup ini penuh dengan ujian dan cobaan?
kenapa harus aku yang mengalaminya? kenapa ngga dia? kenapa ngga kamu? kenapa ngga mereka?

Sahabat,
Allah SWT telah menciptakan kita dan menghidupkan kita di dunia ini memang untuk menjalani berbagai macam cobaan. Jangan lupa, yang namanya cobaan bukan berarti yg susah2 doang. Kemewahan, kepintaran, ketampanan, kecantikan, dan hal2 yg 'lebih' lainnya juga termasuk cobaan.

Sahabat,
saat kita masih berada dalam perut Ibu, kita sudah mengikrarkan sebuah janji yang maha dahsyat. Dimana kita berjanji bahwa 'Tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad SAW adalah Rasul Allah'.
Begitu nongol di dunia, Allah SWT memberikan ribuan cobaan pada kita untuk melihat, apakah kita tetap setia dengan janji kita atau tidak?

Sahabat,
jika mau ditelusuri, semua makhluk hidup khususnya manusia di muka bumi ini tentunya pernah diuji oleh Allah SWT. Dan tentunya setiap ujian yang dirasakan tidak akan pernah sama oleh satu orang dengan orang yang lainnya.
bisa jadi ujianmu berat bagiku dan ujianku berat bagimu. Apakah itu adil? tentu! karna Allah Maha Adil.
Allah SWT berfirman bahwa Allah tidak akan menimpakan ujian yang berat dimana hambaNya tak mampu melaluinya. Yang artinya, ujian yang sedang kita alami, tentunya memang sudah 'pas' buat kita!
Allah SWT juga berfirman bahwa Allah tidak akan menzhalimi hambaNya melainkan hambaNya-lah yang zhalim terhadap dirinya sendiri.

Sahabat,
pernah ada suatu kisah dimana seorang anak perempuan hampir mencoba bunuh diri karna mengetahui Ayahnya memiliki dua istri, tapi setelah menghadapi ujian yang lainnya sekarang si anak malah ingin membaktikan hidupnya untuk sang ayah tercinta,
begitu juga dengan seorang anak laki-laki yang mengurung diri selama berhari-hari saat mengetahui dirinya memiliki penyakit epilepsi, tapi setelah belajar menghadapi hidup saat ini anak laki-laki tersebut sudah menjadi seorang dokter yang bercita-cita ingin menyembuhkan penyakit epilepsi,
lebih dahsyat lagi ada seorang wanita yang hidupnya penuh dengan duka karna setiap dia melahirkan bayi selalu berakhir dengan tragis, yaitu si bayi meninggal dunia selama mengalami empat kali kelahiran, tapi setelah si Ibu memasrahkan dirinya hanya kepada Allah akhirnya pada kehamilan kelima Allah telah memberikannya seorang anak yang hidup dengan sehat,

Sahabat,
aku juga pernah mendengar kisah seorang bocah kelas 5 SD yang bunuh diri hanya karna diejek ayahnya seorang tukang bubur,
seorang anak perempuan remaja menjadi stres dan dirawat di rumah sakit jiwa karna pacarnya memutuskan hubungan dengannya begitu saja,
yang lebih memilukan lagi ada seorang laki-laki dewasa yang semenjak kecil sudah ditinggal Ibunya hanya karna dia memiliki keterbelakangan mental dan akhirnya si laki-laki tersebut menjadi gila

Sahabat,
Allah SWT telah memberikan ujian ini kepada kita untuk membuktikan betapa Ia mencintai kita.
Allah menginginkan kita untuk mengabdi hanya kepadaNya, berserah diri hanya kepadaNya, berdoa hanya kepadaNya dan tentunya, yakin hanya kepadaNya

Sahabat,
jika kita tak ingat pada Allah saat ujian datang, bisa jadi hidup kita berakhir tragis dan bisa jadi sangat sia-sia.
begitu pula kalau tidak ada ujian, toh sebenarnya hidup ini adalah ujian dari Allah SWT.

Sahabat,
Ingatlah akan janji Allah,
Allah telah menjanjikan, setelah kesulitan ada kemudahan, setelah kesempitan ada kelapangan, setelah kehidupan ada kematian. semua dibuat dengan seimbang.
Tak mengapa merasa sengsara di dunia, karna Allah telah menjanjikan kenikmatan yang tiada akhirnya di akhirat nanti (surga).

Sahabat,
jika memang ujian terus mendatangi kita dan kita sudah merasa tak berdaya mengatasinya, cobalah berpikir sejenak..
Allah SWT tidak akan menzhalimi hambaNya kecuali hambaNya sendiri-lah yang zhalim terhadap dirinya,
apakah saat ini kita zhalim dengan diri kita sendiri?

Sahabat,
Allah SWT menginginkan kita merenungi akan sikap dan perbuatan kita selama ini,
ingatkah kita akan janji kita?
setia kah kita akan janji kita?

Tidak ada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan (Rasul) Allah,

Tiada daya dan upaya kecuali pertolongan dari Allah,

Cukuplah Allah menjadi pelindungku, karna hanya Allah-lah sebaik-baik pelindung,

Allah Maha Penyayang, Allah Maha Pengampun, Allah Maha Adil, Allah Maha Bijaksana,

Sahabat,
sungguh dunia ini hanyalah sebuah ujian yang diberikan oleh Allah SWT, dimana kelak hasil ujian akan terlihat saat akhirat nanti.
Tersenyumkah kita saat melihat hasil ujian kita? atau memalingkan muka karna malu melihat hasil ujian kita?

Sahabat,
percayalah bahwa Allah SWT selalu menginginkan yang terbaik untuk kita,
apa yang menurut kita baik belum berarti baik menurut Allah, dan tentunya apa yang baik menurut Allah sudah tentu baik untuk kita.

Sahabat,
semoga Allah meringankan beban ujian kita,
semoga Allah mempermudah jalan kita,
semoga Allah mengistiqamahkan kita dalam menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya,

Amin ya Allah..
Baca Selengkapnya "ujian"

Label: , ,

masuk ke 10 hari kedua di bulan Ramadhan ini, ntah kenapa tiba2 Na jadi makin sering banjir dimana-mana. Sudah memang kodratnya kalau wanita itu punya perasaan yang rapuh, tapi kok ya ini 'kebanjiran' mulu?

Ada sebuah hadits yang mengatakan bahwa sepuluh hari kedua bulan Ramadhan adalah hari yang penuh maghfirah (baca: ampunan). Bukankah ini pertanda sekaranglah saat2 penting buat minta maaf sama Yang Maha Pengampun?
Lalu, apa hubungannya si banjir dengan si sepuluh hari penuh dengan ampunan?

Begini kisahnya,
Awal mulanya berasal dari datangnya tradisi 'BUBAR' (baca: buka puasa bareng). Sebenarnya bukan tradisi, melainkan malah Rasulullah SAW mengatakan bahwa barang siapa yang menyajikan makanan untuk orang yg berpuasa maka pahalanya sama seperti dengan orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala si orang yg berpuasa! (kalau aku salah mohon dibenarkan ya teman). Subhanallah, siapa yg tidak mau dengan tawaran seperti itu??
Tapi tunggu dulu. BUBARnya di zaman Rasulullah SAW tentunya sangat berbeda dengan BUBARnya zaman kini. Dan tentunya..teman2 tau perbedaannya..
Sekarang mall2 dipenuhi sama orang2 yang mau BUBAR-an. Baik itu bersama teman, sahabat atau keluarga. Malah terkadang, ada yang menyambi reuni akbar! Lalu, tak luput pula dengan penggunaan kata2 silaturahmi.
Ribet bacanya? hmmm.. maksud Na gini..

Semisal, kita ikutan BUBAR-an di mall atau tempat makan mana sajalah (kecuali rumah dan rumah makan yang dekat dengan masjid). Biasanya pada kumpul dari sore hari (biasanya setelah ashar sudah kumpul), lantas sambil menunggu berbuka puasa.. aktivitas yg biasa dilakukan yaitu.. ngobrol..bercanda..tanya kabar..ngalor ngidul ini itu.. kl yang di mall malah cuci mata (baik itu cuci mata liat2 baju atau liat pemandangan2 yang tidak layak untuk dipandang). Dan yang lebih menyedihkan lagi, ada yang menunggu waktu untuk berbuka puasa dengan pergi ke Bioskop...

Begitu adzan tiba, wussssss.. semua minuman dan makanan yang sudah dipesan langsung disantap ria. Atau ada juga yang beli makanan kecil (ta'jil) dulu seperti minuman kotak dan roti. Lalu setelah cukup terisi barulah shalat maghrib di mushalla.
Sudah selesai shalat maghrib, kelar? hooow..tentu tidaaak.. tadi kan baru makan kecil..belum makan gedenyaa~
Kembalilah kita ke meja makan bersama teman2 sambil bersantap ria. Selesai makan.. pulang? hooooooooow... itu jarang sekaliiiiiiii~
Biasanya acara dilanjutkan dengan 'bergosip' ria. Apalagi yg kaum hawa yang sudah tak bertemu selama berbulan2. Hmmm...mulut kami pun tak berhenti berucap. Paling berhenti hanya jika ingin mengambil napas, batuk atau bersin.
Sudah kami ngomong ngalur ngidul ngga jelas jluntrungan.. melihat jam.. wah! sudah larut! tandanya harus pulang nih!
Ga shalat isya' ? ah..gampang.. dirumah bisa..
Taraweh?? aah..itu lagi... kan ngga wajib.. gampanglah dirumaah..

Mau menyangkal? silahkan.. Karna yang tadi diatas kujabarkan tak lain adalah perilaku diriku sendiri. Mungkin ada teman2 yang tak seperti itu..

Lantas, kenapa banjir?
karna Na baru menyadari.. betapa sayangnya Na menyia-nyiakan 'hidangan' dari Allah SWT selama Na berbuka puasa di mall atau ditempat lainnya. Na benar2 rugi dunia dan akhirat..
Sudah uang habis untuk beli makanan dan minuman, ditambah pula untuk ongkos.. sudah gitu pahala pun jadi berkurang karna Na melewati shalat isya' berjamaah di masjid, shalat tarawih dan witir berjamaah.. dan banyak amalan2 ibadah yang bisa Na lakukan jika Na berbuka puasa di rumah.

Ada seorang sahabat yang memberikan perumpamaan yang sangat baik mengenai hal ini (kebetulan sedang membahas pergi ke bioskop saat ngabuburit)..

sang sahabat berkata,
Yang saya rasakan jika ada orang yang menghabiskan waktu dalam bulan Ramadhan ini dengan pergi ke bioskop adalah tentu akan sedih dan merasa sayang sekali. Ini seperti dihidangkan makanan mewah,bergizi dan nikmat lengkap dengan buah-buahan serta minuman jus dan susu, tapi malah memilih beli gorengan soft drink dulu,berpikir nanti saja makan makanan mewah dan lezat itu. Maksudnya kita tahu Allah sudah berikan janji dan keutamaan yang luar biasa di bulan Ramadhan, tapi lebih memilih bersenang-senang dengan kehidupan dunia dulu dan menunda2 untuk menyambut hal baik yang dihidangkan Allah, berpikir nanti saja kalau sudah saatnya. Padahal tidak ada jaminan makanan lezat itu bertahan lama dari basi atau tidak, masih tersedia atau tidak. Tidak ada jaminan keutamaan dan kesempatan dari Allah itu masih tersedia lagi untuk tahun depan atau tidak. Gorengan dan soft drink cuma enak diawal waktu makan dan minumnya saja, tapi manfaatnya dalam tubuh kemudian hanya seberapa saja atau malah lebih banyak mudharatnya utk tubuh.Begitulah dunia menipu manusia. Surga dan keridhaan Allah dibeli dengan dunia yang tidak seberapa.

Ya.. itulah dunia yang penuh dengan kenikmatan dan kesenangan.. sementara.
Setan telah menjadikan semua perbuatan-perbuatan yang dibenci Allah SWT, terasa nikmat dan terus menggoda kita untuk tetap melakukannya sehingga kita tidak tahu menahu bahwa kita sudah melakukan kelalaian yang luar biasa. Kita dibuat rela membayar karcis untuk nonton di bioskop dibandingkan karcis untuk pergi ke surga. Memang klise.. tapi itulah faktanya..

Sedihkah dirimu?
Sedangkan dalam bulan Ramadhan ini, Allah SWT telah membelenggu semua setan-setan, mengunci pintu-pintu neraka dan membuka semua pintu surga.
Lalu.. siapa yang menggoda kita? bukankah itu setan? bukannya Allah telah mengikat mereka semua? lalu.. itu.. siapa? atau.. kitakah.. setannya??

Mungkin akan lebih baik jika kita berbuka puasa di salah satu rumah sahabat kita. Selain si pemilik rumah mendapatkan pahala, kita tetap bisa menjalankan ibadah shalat maghrib, isya dan tarawih berjamaah, Insya Allah jika sudah diniatkan seperti itu. Saat menunggu berbuka, kita bisa mengisinya dengan saling bertausiyah.. atau mungkin ikut membantu si pemilik rumah dalam menyiapkan makanan..

Sekarang sudah hari ke 15 Ramadhan, masih ada sisa 5 hari untuk meminta maaf dan memohon ampunan yang sebenar-benarnya pada Allah SWT. Memohonlah dengan menangis.. memohonlah dengan hati yang sedih.. akuilah bahwa diri kita adalah makhluk yang lemah.. berdoalah dengan penuh rasa takut dan berharap..

Semoga Allah SWT mengampuni segala kesalahan hamba-hambaNya yang penuh harap dan ridho dariNya..

Amin ya Allah..
Baca Selengkapnya "terketukkah pintu hatimu?"

Label: ,

tarawih? apa sih? itu bukannya kebiasaan kl lagi bulan Ramadhan ya? ga wajib kan? boleh dong kl ga shalat tarawih!

Wooow... chomaaaaaaaat!!! (*chotto mattee!! -baca: tunggu duluuuu!!)

Sapa bilang tarawih itu kebiasaan??? ga wajib?? boleh ga tarawih?? ck ck ck ck... baca dulu nih keutamaan tarawiiih~

Dalam bulan Ramadhan , ada 2 perkara yang utama yaitu shiam dan Qiyam
Shiam/shaum adalah menahan (menahan hawa nafsu dengan cara berpuasa)
Qiyam adalah menegakkan (menegakkan/menghidupkan malam dengan tahajud/tarawih)

Dari Salman r.a., ia berkata,'Pada akhir bulan Sya'ban, Rasulullah saw berkhutbah kepada kami. Beliau bersabda,
"Wahai manusia, telah dekat kepadamu bulan yang agung lagi penuh berkah. Bulan yang di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Bulan yang didalamnya Allah menjadikan puasa sebagai fardhu dan bangun malam sebagai sunnah.Barangsiapa mendekatkan diri di dalamnya dengan beramal sunnah, maka pahalanya (seperti) orang yang beramal fardhu pada bulan lainnya.Dan barangsiapa beramal fardhu di dalamnya, maka pahalanya seperti orang yang beramal tujuh puluh amalan fardhu pada bulan lainnya."

Sholat lail (sholat malam) merupakan salah satu diantara shalat sunnah yang hukumnya
sunnah muakkadah (yang sangat ditekankan untuk dilaksanakan), dan dia merupakan shalat sunnah yang paling afdhal.

Rasulullah saw bersabda:
"Shalat yang paling afdhal sesudah shalat wajib adalah shalat lail(sholat malam)."
(HR. Muslim)


sholat malam pada hari biasa disebut sholat tahajud, sedang dalam bulan Ramadhan sholat malam biasa disebut sholat tarawih.Meskipun demikian, setelah tarawih, sholat tahajud tetap bisa dilakukan.

Beberapa Fadhilah Sholat tarawih:
(1)
Dari Abu Hurairah ra., Rasulullah saw bersabda :
"Barang siapa melakukan qiyam (lail) pada bulan Ramadhan, karena iman
dan mencari pahala, maka diampuni untuknya apa yang telah lalu dari
dosanya."
(HR Ahmad, Ibnu Majah. Al Bazzar, Abu Ya’la dan Abdur Razzaq meriwayatkannya dari Abu Hurairah.)

keterangan:
Maksud qiyam Ramadhan, secara khusus, menurut Imam Nawawi adalah shalat tarawih. Hadits ini memberitahukan, bahwa shalat tarawih itu bisa mendatangkan maghfirah dan bisa menggugurkan semua dosa; tetapi dengan syarat karena bermotifkan iman; membenarkan pahala-pahala yang dijanjikan oleh Allah dan mencari pahala tersebut dari Allah. Bukan karena riya’ (pamer) atau sekedar adat kebiasaan/rutinitas dibulan ramadhan.


(2)
`Amr bin Murah Al-Juhani, beliau berkata: “Seseorang dari Qadlafah datang kepada Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam, kemudian berkata: `“Ya Rasulullah, apa pendapatmu jika aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang hak kecuali Allah, engkau adalah Rasulullah, aku shalat lima waktu, aku tunaikan zakat, aku lakukan puasa Ramadhan dan shalat tarawih di malam harinya, termasuk orang yang manakah aku ?”’ Maka jawab Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam: `Barangsiapa mati atas yang demikian, maka dia termasuk orang-orang yang shidiq dan syahid.”
(HR. Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban dalam Shahih keduanya dengan sanad yang shahih. Lihat tahqiq Syaikh Albani terhadap Shahih Ibnu Khuzaimah 3/340/2262 dan Shahih At-Targhib 1/419/993)

(3)
Dari Abu Dzar ra, RAsulullah saw bersabda :
"Sesungguhnya barang siapa yang shalat bersama Imam hingga selesai maka dicatat baginya (pahala seperti) dia shalat semalam penuh"
(HR Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi, Ibn Majah, Nasa’i, dan lain-lain,Hadits shahih. Lihat Al ljabat Al Bahiyyah,7.)


(4)
Dari Abdurrahman bin Auf ra., Rasulullah saw bersabda:
"Sesungguhnya Ramadhan adalah bulan dimana Allah mewajibkan puasanya, dan sesungguhnya aku menyunnahkan qiyamnya untuk orang-orang Islam. Maka barangsiapa berpuasa Ramadhan dan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka ia (pasti) keluar dari dosa-dosanya sebagaimana pada hari ia dilahirkan oleh ibunya."
(Lihat Sunan lbn Majah, 146,147; Al Ijabat Al Bahiyyah,8-10.)

See.. itulah tarawih..

Masih pengen ninggalin begitu aja shalat tarawih nya? sayang loh..


Kalau untuk wanita, sebenarnya akan lebih baik jika shalat tarawihnya dilakukan di rumah masing2 dan berjama'ah. Tapi kl mau di masjid pun tak mengapa, karna (kalau Na ga salah ingat), Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa janganlah melarang kaum wanita untuk datang ke masjid (wallahu a'lam, betulkan aku kalau aku salah ya).


Postingan ini kutujukan khusus untuk teman2 yang merasa tarawih itu ga begitu penting...

Jika sudah tau keutamaan tarawih...

Tarawih Yuk!!!!

(NB: Jazakallah khairan katsira untuk kaka_natsu yang sudah memberikan fadha'il shalat tarawih ^^)

Baca Selengkapnya "tarawih yuk!"

Label:

Kau cinta padaku?

Tentu! Bagaimana bisa kau tidak cinta padaku?

Doaku lebih mudah dikabulkan oleh Allah SWT dibandingkan engkau karna sifat penyayangku yang lebih kuat darimu

" Ibu lebih penyayang daripada Bapak dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia." [sabda Rasulullah SAW]

Jika aku memiliki anak dan tinggal bersamanya maka di akhirat nanti aku akan hidup bersama Rasulullah SAW di dalam surga

" Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama aku (Rasulullah SAW) di dalam syurga " [sabda Rasulullah SAW]

Orang yang paling berhak mendapatkan pelayanan yang baik (bakti) adalah aku

" Seorang sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, siapa yang paling berhak memperoleh pelayanan dan persahabatanku?" Nabi Saw menjawab, "ibumu...ibumu...ibumu, kemudian ayahmu dan kemudian yang lebih dekat kepadamu dan yang lebih dekat kepadamu." [Mutafaq'alaih]

" Ketika seorang pemuda bertanya kepada
Rasulullah: kepada siapa aku harus berbakti? kemudian Rasul menjawab: ibumu,
kemudian ia bertanya lagi, kemudian kepada siapa lagi ya Rasulullah?
Rasulullah menjawab: ibumu, kemudian ia bertanya lagi, Rasulullah juga
menjawab: ibumu. Dan hingga kali keempat ia bertanya, baru Rasulullah
menjawab: bapakmu.” [hadits]

Jika kau menikahiku karna agamaku maka kelak kau akan mendapatkan berkah

" Wanita dinikahi karena empat faktor, yakni karena harta kekayaannya, karena kedudukannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Hendaknya pilihlah yang beragama agar berkah kedua tanganmu " [HR. Muslim]

" Barangsiapa mengawini seorang wanita karena memandang kedudukannya maka Allah akan menambah baginya kerendahan, dan barangsiapa mengawini wanita karena memandang harta-bendanya maka Allah akan menambah baginya kemelaratan, dan barangsiapa mengawininya karena memandang keturunannya maka Allah akan menambah baginya kehinaan, tetapi barangsiapa mengawini seorang wanita karena bermaksud ingin meredam gejolak mata dan menjaga kesucian seksualnya atau ingin mendekatkan ikatan kekeluargaan maka Allah akan memberkahinya bagi isterinya dan memberkahi isterinya baginya " [HR. Bukhari]

Orang yang memuliakanku termasuk orang yang mulia dan orang yang menghinaku termasuk orang yang tidak tahu budi

" Sebaik-baik kamu adalah yang terbaik terhadap keluarganya, dan aku adalah yang terbaik dari kamu terhadap keluargaku. Orang yang memuliakan kaum wanita adalah orang yang mulia, dan orang yang menghina kaum wanita adalah orang yang tidak tahu budi " [HR. Abu 'Asaakir]

Sebaik-baiknya perhiasan di dunia adalah aku!

" Sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita solehah.. " [HR.Ibnu Hibban dari Abu Hurairah]

" Sesungguhnya dunia seluruhnya adalah benda (perhiasan) dan sebaik-baik benda (perhiasan) adalah wanita (isteri) yang sholehah " [HR. Muslim]

Aku adalah belahanmu yang tak dapat dipisahkan

“ Sesungguhnya wanita adalah belahan yang tak terpisah dari laki-laki ” [HR. Ahmad dan Baihaqi]

Di bawah telapak kaki ku terdapat syurga!

“ Syurga di bawah telapak kaki ibu ” [hadits]

Aku lebih baik daripada seribu laki-laki!

" Wanita yang solehah (baik) itu lebih baik daripada 1000 lelaki yang soleh " [hadits]

Aku bisa bebas memilih pintu surga darimana saja!

"Apabila seorang isteri menunaikan solat lima waktu, berpuasa pada Ramadan, menjaga kehormatannya dan menghormati suaminya, maka akan dikatakan kepadanya, masuklah kamu ke dalam syurga melalui mana-mana pintu yang kamu sukai." [HR Ahmad]


Kau cinta padaku?

Tentu! Bagaimana bisa kau tidak mencintaiku? Bahkan Yang Maha Menciptakan telah mengabadikan namaku menjadi salah satu nama dalam firman-Nya.. yaitu..

An-Nisaa' ( wanita )


Baca Selengkapnya "kau cinta padaku? [part II]"

Label: , ,

Yakinkah kau cinta padaku?
Tunjukkanlah bukti kalau kau cinta padaku, jangan hanya berucap saja!

Jika kau memang cinta padaku, lantas mengapa kau mengajakku ke neraka?
Itukah cinta?

Apakah kau tahu? bahwa aku ini adalah makhluk terbanyak yang mengisi neraka?

" Aku melihat neraka dan aku dapati sebagian besar penduduknya adalah kaum wanita " [HR. Bukhari & Muslim]

" Aku berdiri di depan pintu neraka, dan aku melihat sebagian besar yang memasukinya adalah kaum wanita" [HR. Bukhari & Muslim]

" Wahai kaum wanita, aku tidak melihat dari suatu kaum (orang-orang) yang lemah akal (pemikiran) dan lemah agama lebih menghilangkan hati orang-orang yang sehat akal dan benaknya dari pada kamu (kaum wanita). Aku telah menyaksikan neraka yang penghuninya paling banyak kaum wanita. Maka dekatkanlah dirimu kepada Allah sedapat mungkin " [HR. Bukhari]

Apakah kau tahu? bahwa akulah yang membuatmu terjerumus dalam neraka karena setan selalu berada disekitarku kemana pun aku melangkah?

" Wanita adalah alat perangkap (penjaring) setan " [HR. Asysyihaab]

" Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan perempuan (bukan mahram) karena yang ketiganya adalah syetan " [HR. Abu Dawud]


Apakah kau tahu? bahwa aku sangatlah mudah terkuasai oleh rayuanmu dan hawa nafsuku?

"Bahwasanya kaum wanita menjadi penduduk surga yang paling sedikit jumlahnya karena mereka terkuasai oleh hawa nafsu dan kecondongan kepada perhiasan dunia yang bersifat sementara... " [kitab tadzkirah, Al-Qurthubi]

Janganlah kau semakin menjerumuskan aku ke dalam neraka! Terkecuali engkau sendiri yang mau masuk neraka..

Masihkah engkau cinta padaku?
Tunjukkanlah bukti jika kau cinta padaku, jangan hanya berucap saja!

Sadarlah wahai engkau yang sedang di mabuk cinta,
Berhati-hatilah jika ingin mencintaiku,

" Tiada aku meninggalkan suatu fitnah sesudahku lebih berbahaya terhadap kaum pria daripada godaan wanita " [HR. Bukhari dan Muslim]

Akan kubeli cintamu jika kau mengajakku ke dalam surga,
Akan kuterima cintamu jika kau mencintaiku hanya karena Allah semata,

Jika kau tak mampu melakukannya saat ini,
Maka jauhilah aku..!! jangan dekati aku..!! aku haram bagimu!!

" Rasulullah Saw melarang kami memasuki rumah wanita yang suaminya sedang tidak ada di rumah (sedang ke luar atau bepergian) " [HR. Ahmad]

" Janganlah seorang lelaki bermalam di rumah seorang janda kecuali sudah dinikahinya atau dia mahramnya " [HR. Muslim]

Jika kau merasa tak kuasa akan rayuanku, berpuasalah! bertaubatlah! Ingatlah akan azab Allah!

" Barangsiapa berjabatan tangan dengan perempuan yang bukan mahramnya maka dia dimurkai Allah Azza wajalla " [HR.Ibnu Baabawih]

Pintalah doa pada Allah,
Pasrahkanlah dirimu pada Allah,

Jika kau sudah mampu melakukannya,
Maka dekatilah aku dengan menjadikan aku halal bagimu..

Bantu aku keluar dari neraka,
Aku tak mau menjadi penghuni neraka,
Tak pula mau menjadi penyebab engkau masuk neraka,

Yakinkah kau cinta padaku?
Tunjukkanlah bukti kalau kau cinta padaku, jangan hanya berucap saja..
Baca Selengkapnya "kau cinta padaku?"

Label: , ,

Lagi-lagi sebuah peringatan datang. Kali ini bukan 2x..atau 3x.. melainkan sampai EMPAT HARI berturut-turut!!

Apa yang Allah peringatkan padaku, kali ini? Hanyalah persoalan yang mudah. Bahkan banyak orang yang menganggapnya hanya perkara yang kecil dan tak berarti. Yaitu.. BERDUSTA a.k.a bohong.

Diawali dari tulisan di buku " Kangen sama Rasul ", dimana sang penulis menyebutkan bahwasanya, Rasulullah SAW adalah orang yang paling jujur. Baik dari perkataannya ataupun tindakannya (bahkan sampai isyarat mata [hebat ya, ternyata dengan isyarat mata saja kita bisa berbohong]).

Banyak hadits yang meriwayatkan mengenai kejujuran beliau, salah satunya:

" sesungguhnya kejujuran akan menuntun pada kebaikan dan kebaikan akan menuntun jalan menuju surga. Seseorang yang terus menerus berbuat jujur akan dicatat di sisi Allah SWT sebagai orang yang sangat jujur... " [HR.Bukhari dan Muslim]

Ini adalah peringatan pertama yang datang dari sebuah buku. Awalnya Na masih bersikap biasa. Dan hanya berucap, "Subhanallah.. sampe isyarat matapun harus jujur.. gimana caranya??" Lalu, sudah. Hanya lewat begitu saja..

Datanglah peringatan kedua yang datang di hari berikutnya. Sungguh Allah Maha Berkehendak. Pada bulan Ramadhan ini, aku ada kerjaan. Yaitu menghapal surat Ash-Shaf. Begitu mengetahui, spontan langsung mengernyitkan dahi sambil bergumam, "Waduh, juz30 aja belum komplit.. ini langsung loncat!!".
Tak sabar ingin menengok suratnya, setelah menengok surat yang dimaksud, makin dibuat tertegunlah diri ini.. bagaimana tidak? karna pada ayat kedua dan ketiga dari surat Ash-Shaf berbunyi..

" Hai orang-orang yg beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan " [QS. ASH-SHAF: 2-3]

Astaghfirullah....
Syok.. gemeteran.. seperti ditampar rasanya saat mengintip surat ini. Na benar2 merasa seperti ditusuk2. Dalam sekali arti ayat tersebut. Aku membayangkan, betapa seringnya mulut ini berkata dusta. Seharian penuh otak ini mutar kesana kemari. Takutnya bukan main. Karna lidahku ini pandai sekali untuk berdusta dan sering sekali tidak menyadarinya..

Setelah membaca surat ini dan menghayati artinya, ingin sekali berbagi dengan teman2. Agar supaya tidak terjerumus dengan masalah yang sering dianggap sepele ini. Tapi, ntah kenapa sepertinya Na belum sanggup untuk menuliskannya di blog, ataupun bersms tausiyah pada teman2, karna Na malu.. Na masih sering melakukan kedustaan itu.. Akhirnya kuurungkan niatku.

Di hari ketiga, Allah SWT kembali memperingatiku akan hal yang sama!! Kali ini datang dari seorang ustadz yang sedang berceramah di masjid depan rumahku. Sang ustadz sedang memberikan penjelasan mengenai hal-hal yang membatalkan keimanan. Diantaranya, adalah.. berdusta!!

Subhanallah, kaget banget waktu mendengar ucapan pak ustadz. Serasa mau copot jantung ini. Ya Allah... lagi-lagi mengenai dusta????!!

Sang ustadz menceritakan mengenai perilaku Rasulullah SAW yang selalu bersikap jujur. Sebagian besar apa yang diungkapkan oleh pak ustadz, ada di dalam buku " kangen sama Rasul". Yang membuatku panik, saat sang ustadz berucap,

" Sering kali kita mendengar atau malah ikut2an berucap hal yang buruk walau hanya sekedar bercanda gurau, mengenai orang2 yang mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Contohnya seperti, melihat laki2 yang memanjangkan janggutnya dibilang kaya' kambing, melihat laki2 yang memendekkan celana sampai diatas tumitnya, dibilang kebanjiran, lalu melihat wanita berjilbab lebar dan panjang, dibilang ninja.. dan ejekan lainnya, walau jika ditanya akan kebenarannya, mereka hanya berkata, "kita cuma bercanda doang kok.. ngga beneran.." "

Lalu pak ustadz mengatakan, Allah telah berfirman dalam surah At-Taubah ayat 63-66..

Tidakkah mereka (orang-orang munafik itu) mengetahui bahwasanya Barang siapa menentang Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya neraka Jahanamlah baginya, dia kekal di dalamnya. Itu adalah kehinaan yang besar. Orang-orang yang munafik itu takut akan diturunkan terhadap mereka sesuatu surat yang menerangkan apa yang tersembunyi dalam hati mereka. Katakanlah kepada mereka: "Teruskanlah ejekan-ejekanmu (terhadap Allah dan Rasul-Nya)". Sesungguhnya Allah akan menyatakan apa yang kamu takuti itu. Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan menjawab: "Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja". Katakanlah: "Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?" Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman. Jika Kami memaafkan segolongan daripada kamu (lantaran mereka tobat), niscaya Kami akan mengazab golongan (yang lain) disebabkan mereka adalah orang-orang yang selalu berbuat dosa.

Masya Allah..
Hati Na makin ngga karuan saat mendengar penjelasan pak ustadz. Betapa banyaknya manusia yang tidak menyadari, bahwa kesendagurauan kita atau kedustaan2 kita, sebenarnya dibenci oleh Allah???

Semalaman Na jadi berpikir, bagaimana caranya agar mulut ini terhindar dari kata2 dusta? Bahkan dusta yang dilakukan untuk membuat orang2 tertawa pun dilarang?

Masih diliputi akan ketakutan akan berdusta, sekali lagi, Allah SWT memperingatkan diriku lewat kejadian yang lainnya.
Hari ini, ceramah di sela-sela tarawih, membahas mengenai shaumnya Rasulullah SAW. Pak ustadz (yg lain dari hari kemarin), berucap, ada lima hal yang membuat shaum kita jadi nol (ga bermakna melainkan hanya menahan haus dan lapar), diantaranya... BERDUSTA!

Ya Allah.. Ampunilah kami yang sering berdusta ini,

Sungguh, tadi rasanya ingin menangis meraung-raung. Empat hari berturut-turut aku dijejali akan 'kedustaan'. Aku makin merasa sebagai hamba yang hina..

Jadi teringat dengan salah satu hadits yang mengatakan, bahwa dua perkara yang menyebabkan kita masuk neraka adalah.. mulut dan kemaluan (baca: mulut karna sering berdusta/ghibah(gosip)/mengadu domba, dan kemaluan karna tak mampu menahan syahwat).

Tak bisa berkutik, karna mengingat kejadian-kejadian ini.. Menangis pun rasanya kurang..
Hanya bisa bertobat pada Allah SWT atas segala kedustaan yang pernah terucap..

Teman, maafkan aku yang pernah mengatakan hal dusta padamu. Baik itu yang disengaja ataupun yang tidak disengaja. Baik itu dusta yang keluar dari mulutku atau dari perilaku ku.
Semoga dengan postingan ini, kita bisa belajar untuk tidak menambah catatan kedustaan kita. Insya Allah..

Semoga Allah SWT meridhoi kita.. Amin Ya Allah..
Baca Selengkapnya "LAGI????!!"

Label: , ,

Satu lagi kenangan yang menurutku akan sulit untuk dilupakan..

Alhamdulillah..
Jum'at lalu (5/09), beberapa sahabat dan teman datang berkunjung ke rumahku untuk berbuka puasa bersama2. Senang sekali bisa melihat mereka berkumpul di rumah.. Apalagi melihat senyuman mereka.. hiyaaa.. langsung speechless sayaa ^^~

Beginikah rasanya jika menghidangkan makanan untuk orang2 yang sedang berpuasa? Kemarin Na benar2 tak ingin mengecewakan teman2. Ingin rasanya ikutan masak.. tapi apa daya tak kuasa.. aku hanya mampu buat es buah (yang super duper asal-asalan..). Pake acara ngga manis pula.. motong melonnya ketebelan.. duh.. ~>______________<~

Teh manis hangat, Spaghetti (buatan uni), Es buah (buatanku?), Gulai ayam..
Begitulah, menu berbuka dihidangkan ala kadarnya ^^;;

Trimakasih ya teman, sudah mau datang kerumahku!! Kapan2 datang lagi untuk berbuka bersama.. nanti kubuatkan lagi es buah yang manis.. (ahahaha.. -______________-;;; )


PS: postingan ini kutujukan khusus untuk: Mari, Kaka, Ghur, RiQ, Rizky, Ema, Mba mimin
Baca Selengkapnya "Alhamdulillah~"

Label: , ,

Sudah lama Na ngga beli buku. Alhamdulillah, kemarin Allah mengizinkan Na untuk datang ke gramed untuk membeli buku bersama keluarga (kebetulan lagi bubar-an sama keluarga [minus papah dan abang]). Jadi sekalian aja kabur ke gramed.. hehehe

Lama (sekali) Na melihat kiri-kanan (kulihat saja, banyak buku yg ingin kubeli~). Maklum, semenjak di'kenali' dengan buku2 Islam, ntah kenapa rasanya Na jadi suka terhanyut saat membacanya. Apalagi buku2 yang membahas mengenai kebesaran Allah SWT.
Satu per satu kupandangi, kucermati, kulihat sampul buku2 itu.. dan.. CLING..!!!! ADA BUKU YANG JUDULNYA MEMAKAI DOA KU!!!! (eh, atau doaku yang dijadikan judul buku ya?).
Mata Na langsung berbinar-binar, mulut Na langsung tersenyum sumringah.. Bagaimana tidak??? Rasanya seperti Allah SWT mendengar doaku!!!

Penasaran dengan judul bukunya? yaitu..

" Izinkanlah aku mencintaimu, Ya Allah.. "

Subhanallah, rasanya Na agak berlebihan saat melihat buku itu (ampe gemeteran). Habis, kebetulan yang luar biasa sekali!!
Sudah gitu, ternyata buku itu satu paket!! (buku yang dijual ada dua tetapi dipaketkan menjadi satu).
Waaah.. buku apa ini yang menjadi temannya??

Ketika kubalikkan buku itu, tertera judul buku..

" Izinkanlah aku mencintaimu, Ya Rasul.. "

Subhanallah, Allahu Akbar!!!
Makin berdegub jantung ini. Dua doa yg selalu kupinta, ada ditanganku!!!

Tanpa ada rasa ragu, kusambut buku itu dengan penuh suka cita.
Tapi sayang, mata dan senyumku langsung layu saat melihat harga buku tersebut...

" waow.. harganya.. hebat.......... "

Hiks T_____________________________T

Alhasil aku hanya puas memandangi buku dengan sampul hijau-hitam itu dan memiliki judul sama dengan doaku..dengan hati yg sedih..
Yasudahlah, mungkin Allah SWT belum mengizinkan Na untuk memiliki buku itu..

Sayang, sudah berlama2 di gramed tetapi tidak beli buku apa2. Na coba memutar lagi. Kuperhatikan judul2 buku itu dengan seksama.
Hmm... Hmmm.... Hmmm... ????? apa ini??

" Kangen dengan Rasul " ???

Siapa pengarangnya?? Wah! Si Pak Laa Tahzan dan etoo... yg satu lagi ngga Na kenal ^^;
Lumayan bagus sepertinya buku ini. Lagipula memang kebetulan belakangan ini, aku 'agak2' jatuh cinta sama Rasulullah SAW. Tanpa berpikir lama, akhirnya buku itulah yang akhirnya kubeli.

Ternyata, memang bagus (banget!) buku itu!!! Alhamdulillah, tak sia2 ^___^

Setiap tulisan di dalam buku itu kubaca, aku selalu tersenyum sumringah, malu-malu, menangis dan sampai berandai-andai jika Baginda Rasulullah SAW ada disampingku.. (HUAAAAA~ MAUUUUUUUUUUUU!!!!)

Ntahlah, aku yang 'baru mengenal' beliau di usia 23 tahun ini, rasanya tak tertahankan saat membaca profil beliau.
Pantas saja, dulu pernah salah seorang temanku yang berkata,
" Rasanya aku malu, jika aku sampai mencintai laki-laki selain Rasul.."

Dulu Na mana paham. Malah saat teman Na berkata seperti itu, Na malah berpikir.. 'Hee.. emang segitunya kah?? ada apa ma Rasul?'
Eeeh..sekarang, pantas saja temanku berkata seperti itu..
Ya iyalaah.. (masa ya iya dong..), Apakah iya, ada orang yang pantas dicintai melebihi orang yang sangat mulia dan dicintai oleh Allah SWT?

Memang, agak sulit rasanya bisa jatuh cinta dengan seseorang yang tak pernah kita ketahui dan belum pernah melihatnya.
Tapi, apa pendapatmu, jika saat ini, ada seseorang yang dari dulu sudah amat merindukan pertemuannya dengan dirimu. Engkau selalu ada dalam doa-doanya. Selalu menjadi apa yang dipikirkan dan dikhawatirkannya. Bahkan ia rela berjuang sampai titik darah penghabisan demi menyelamatkan dirimu dari murka Allah.
Masihkah tak bisa timbul rasa kecintaan pada orang tersebut?

Tapi, ingatlah teman, ketika kita ditanya pada orang lain..
" Apakah engkau mencintai Rasulullah SAW? "

Lalu, kita menjawab, " Ya!"

Yakinkah kita akan jawaban tersebut??

Biasanya, orang yang sedang jatuh cinta itu, semuaaaaa hal dari hal yang besar sampai hal kecil dari orang yg dicintai tak luput dari ingatan kita. Nama2 keluarganya, warna kesukaannya, makanan favoritnya, hal yang biasa dilakukan, hal yg ia benci, dsb...

Sudahkah kita melewati fase itu?

Baru saja Na intip puisi dari kebunhikmah.com, mengenai Rasulullah SAW, kupastekan disini ya..

Apakah engkau benar-benar kenal Nabi-mu?
Yaitu kenal secara lahir dan batinnya, jasmani, maknawi dan rohaninya
Atau engkau hanya kenal secara lahir sahaja, tidak lebih daripada
itu?!
Atau engkau kenal secara rambang saja?

Sebenarnya kalau engkau kenal secara lahir dan batin, jasmani,
rohaniahnya pribadi Nabimu
Pasti engkau jatuh hati kepadanya
Engkau akan cinta, engkau akan menyebut selalu namanya
Melalui selawat dan ingatan terhadapnya
Engkau akan terasa terhutang budi kepadanya
Karena kedatangannya dan jasanya kepada dunia

Muhammad SAW Nabimu...
Nabimu, Dia seorang manusia istimewa,
Luar biasa yang tiada taranya
Dia adalah manusia yang paling mulia di sisi Allah Taala

Mari kita bercerita tentangnya secara ringkas agar engkau kenal
Nabimu sendiri...
Siapa dia yang sebenarnya?
Dia adalah Muhammad anak Abdullah, ibunya Aminah
Bangsa Quraisy dari Bani Hasyim
Nasabnya hingga ke Nabi Ibrahim

Dia adalah anak yatim piatu..
Seorang anak yang tidak pernah dapat bermanja dengan ibu bapanya seperti orang lain
Dia lahir dari keluarga yang miskin dan dipelihara pula oleh
keluarga yang miskin

Dia adalah makhluk yang pertama dan utama yang paling dicintai oleh Tuhan
Yaitu yang diberi nama Nur Muhammad
Dari Nur Muhammadlah seluruh yang ada dicipta dan diwujudkan
Syurga, Neraka, dunia, Akhirat, para malaikat, Arasy, Kursi, Sirat,
manusia, jin, hewan, jamadat dan lain-lainnya

Artinya kalau bukan karena Nabi Muhammad SAW,
Yang lain tidak akan diwujudkan
Kalau begitu, rupanya Nabi kita membawa rahmat zahir dan batin
Kepada semua makhluk Tuhan

Dia adalah makhluk yang awal wujud nisbah ruh, yang akhir nisbah
jasad di kalangan para nabi
Dia adalah satu-satunya Nabi yang diisrakkan dan dimikrajkan
Mukanya laksana bulan purnama karena cahayanya yang terang
Dia hamba Allah yang paling bertaqwa dan paling takut dengan Tuhan
Karena itulah dia dipanggil Habibullah oleh Allah
Ketua seluruh para rasul dan para anbiya
Penghulu seluruh orang yang bertaqwa
Imam seluruh manusia
Syariatnya untuk seluruh jin dan manusia dan penutup seluruh syariat
Orang yang memberi syafaatul kubra di Akhirat dan orang yang pertama
masuk Syurga

Al Quran kitab yang diturunkan kepadanya paling lengkap
Merupakan mukjizatnya yang kekal dan paling agung
Tiada siapa yang dapat menirunya

Dia memiliki ilmu dunia dan Akhirat
Sekalipun dia tidak menulis dan membaca
Nabi kita mempunyai akhlak yang paling mulia dan tiada taranya
Bahkan lebih mulia dari para malaikat
Terutamanya kasih sayangnya kepada manusia begitu terserlah
Tawadhuknya atau merendah diri, pakaian pribadinya
Karena itulah dia sanggup duduk, makan, minum, tidur, baring dengan
fakir miskin
Menziarahi orang sakit, mengiringi jenazah
Tiada seorang pun yang melihat mukanya melainkan jatuh cinta
kepadanya
Bahkan seperti orang mabuk tidak dapat melupakannya
Sangat kasih dan simpati dengan fakir miskin, anak-anak yatim dan
janda-janda
Pemurahnya laksana angin kencang yang sangat lajunya

Orang yang bergaul dengannya macam-macam dapat dirasa
Adakalanya laksana ibu dan ayah
Adakalanya seperti kawan yang membela dan setia
Adakalanya dirasakan guru
Adakalanya bagaikan pemimpin
Adakalanya bagaikan ketua tentara
Setiap orang yang semajelis dengannya merasakan dapat layanan yang
memuaskan darinya
Karena akhlaknya yang tinggi dia dapat pujian dari Tuhannya

Keberaniannya luar biasa
Dia boleh lalu seorang diri di hadapan musuh-musuhnya
Tidak sedikit pun takut dengan raja-raja

Setiap orang yang meminta tidak pernah dikecewakan, sekalipun
terpaksa berhutang dengan manusia
Ibadahnya banyak
Terutama sembahyangnya hingga bengkak-bengkak kakinya karena terlalu
lama berdiri di hadapan Tuhannya
Tidak pernah mendoakan musuh-musuhnya dengan kejahatan
Sangat suka meminta maaf dan memberi maaf kepada siapa saja
Dia membalas kejahatan orang dengan kebaikan
Satu perbuatan yang luar biasa
Tidak pernah menghina, mencaci dan merendah-rendahkan orang lain
Sangat pemalu dan merendah diri
Sangat menerima keuzuran orang
Sangat tahan menerima ujian yang berbagai-bagai keadaan dan bermacam-
macam bentuknya
Karena itulah dia dapat menjadi ketua ulul azmi daripada keseluruhan
para rasul alaihimussolatuwassalam

Dia suka kepada seseorang karena Allah dan murka juga karena Allah
Hatinya begitu jaga, matanya saja yang tidur tapi hatinya tidak tidur
Karena itulah dia tidur tidak membatalkan wudhunya
Di dalam hidupnya 74 kali berlaku peperangan, 27 kali dia ikut sama
atau ikut serta
Tapi pelik, tidak pernah dia membunuh musuh-musuhnya walaupun seorang

Anak-anak didikannya itulah dia para Sahabat hingga dia
berkata: "Sahabat-Sahabatku laksana bintang-bintang di langit,yang
mana satu yang kamu ikut, kamu akan mendapat petunjuk. Para ulama
umatku laksana para-para nabi Bani Israil"- julukan ini tidak
didapati oleh umat-umat nabi sebelumnya

Karena menegakkan kebenaran, pernah dilemparkan dengan
najis,dilempar dengan batu hingga berdarah, dibuang daerah selama
tiga tahun, dikepung, hendak dibunuh, berhijrah meninggalkan tanah
air dan mendapat berbagai-bagai kesusahan dan penderitaan

Kemuliannya di sisi Allah Taala begitu ketara dan terserlah
Yaitu namanya ditampilkan dengan nama Tuhannya
Yaitu di dalam dua kalimah syahadah
Bahkan tidak sah Islam seseorang kalau tidak diucapkan namanya
bersama dengan nama Tuhannya

Doa yang hendak dikabulkan, awal akhir kenalah menyebut namanya
Doanya sangat kabul, bahkan siapa yang berdoa bertawasul dengannya
lebih diterima doanya
Siapa yang banyak berselawat dengannya diberi syafaat di Akhirat
Siapa yang selalu menyebut namanya diturunkan rahmat dan berkat

Mukjizat-mukjizatnya yang terlalu banyak menunjukkan kebenarannya
Tertulis di belikatnya khatamun nubuwwah
Peluhnya bak mutiara, wanginya lebih wangi daripada kasturi
Orang tidak dapat menentang matanya karena kehebatannya yang amat
terserlah di wajahnya
Terutama musuh-musuhnya, pasti menundukkan pandangannya bila
bertembung dengan pandangannya

Banyak perkara-perkara ghaib yang dibuka Allah Taala kepadanya
Sehinggakan sebagian perkara-perkara yang belum terjadi
Seperti peristiwa akhir zaman dapat diceritakannya

Terlalu kuat tawakalnya kepada Allah Taala
Hinggakan makanan yang berlebih tidak disimpan malamnya
Bahkan diberi kepada yang berhak

Apabila dia buang air, tidak ada kesannya selepas membuangnya
Lalat tidak pernah hinggap pada badannya
Kalau dia berpaling, dia berpaling dengan seluruh badannya
Tidak pernah makan seorang diri melainkan berkawan
Tidak pernah mencerca makanan
Kalau dia tidak suka, dia tidak makan-makanan itu

Sangat menghormati dan memuliakan tetamunya
Terlalu menjaga hak-hak jirannya sekalipun orang kafir
Terlalu mengutamakan orang lain daripada dirinya sendiri
Tidak pernah melaknat sekalipun binatang
Apa yang diperkatakannya ibarat mutiara
Karena itulah sangat mempengaruhi orang yang mendengarnya

Didikan dan pimpinannya sangat berjaya
Di antara kesan didikan dan pimpinannya yang telah berlaku yang
telah dicatat dalam sejarah
Dapat melahirkan manusia yang sangat mencintai dan menakuti Allah
Taala
Bahkan Tuhan dijadikan idola mereka

Dapat menyatupadukan manusia yang berbagai-bagai etnik, puak, kaum,
bangsa dan yang berlainan warna kulit, bahasa dan budaya
Bahkan dapat menanamkan kasih sayang satu sama lain di kalangan
manusia
Melahirkan manusia yang begitu taat dan patuh kepada syariat Tuhannya

Berjaya melahirkan manusia yang tinggi akhlak dan moralnya
Mampu menjadikan dunia bersih daripada noda dan dosa
Berjaya menjadikan setiap orang rasa berpuas hati di bawah naungan
pimpinannya sekalipun yang bukan Islam
Mereka merasakan dia adalah pelindung dan penyelamat kepada seluruh
makhluk sekalipun binatang

Itulah dia Muhammad Rasulullah SAW
Itulah dia nabi kita, manusia luar biasa,
Yang istimewa kejadian dan akhlaknya paling sempurna, tiada
tandingannya
Baru sedikit saja kita ceritakan tentangnya, sudah mengkagumkan kita

Apakah pribadi yang seperti ini kita tidak jatuh hati kepadanya?
Apakah manusia ini kita bisa melupakan begitu saja?
Apakah kita tidak terasa terhutang budi kepadanya?
Bahkan patut bersyukur kepadanya sepanjang masa
Dapatkah kita samakan dia dengan pemimpin-pemimpin yang lain di
dunia?
Jauh panggang dari api, macam langit dengan bumi


Lantaran itulah, orang yang benar-benar kenal Nabinya bersama
Tuhannya, sanggup mati karenanya.
Patut sangatlah dia menjadi idola dan ikutan kita
Agar kita menjadi satu bangsa yang bertuhan, merdeka, bersatu,
berakhlak mulia, bertamadun, berkasih sayang, bertolong bantu,
berharmoni, bermaruah, bersih dari noda dan dosa
Allah dan Akhirat menjadi matlamat hidup kita....



[Sumber : oleh Sheikh Abuya Ashaari Muhammad ]


Semoga dengan ini, tumbuhlah benih cinta pada baginda Rasulullah SAW pada hati kita. Rawatlah benih itu. Siramilah ia dengan air cinta. Semoga diakhirat nanti, kita termasuk orang-orang mendapatkan syafaat dari beliau dan dapat bertemu muka dengannya. Insya Allah. Amiin ya Allah

Ya Allah,
Izinkanlah kami mencintai-Mu dan Rasul-Mu dengan sebaik-baiknya cinta..
Baca Selengkapnya "izinkanlah aku mencintaimu"

Label: , , ,

Semalam aku dibuat tidak bisa tidur tenang karna sesaat sebelum memejamkan mata, radio yang ada di kamarku menyala dan terdengar suara seseorang yang dengan lantangnya membahas mengenai neraka beserta para penghuninya.

Baru sekejap aku mendengar apa yang diucapkan oleh penceramah itu (maaf, aku ngga tau siapa namanya..), rasanya bulu kudukku langsung berdiri dan badan ini terasa menggigil. Lantaran sang ustadz terus menerus mengatakan, ' Bagaimana kita masih bisa tertawa saat ini, padahal kematian terus mengintai kita dan neraka siap menerima kita? '

Saking syoknya mendengar berita ancaman itu, aku sampai tak menyadari kapan aku terlelap. Ketika bangun pagi pun radio itu masih hidup..

Siang tadi, aku dikejutkan lagi dengan si radio ini. Padahal aku berniat untuk melepas lelah, beristirahat diatas tempat tidurku. Namun Allah berkehendak lain. Lagi-lagi aku mendengar berita ancaman yang diucapkan oleh seorang penceramah (lain dari yg semalam). Kali ini berita ancaman yang disampaikan yaitu mengenai Dialog penduduk Mahsyar ( Kebangkitan ).

Aku menyadari, bahwa Allah SWT sedang memberi peringatan padaku. Tadinya ada godaan syetan yg mengajakku untuk menolak mendengarkan isi ceramah tersebut. Tanganku sudah bergegas ingin mematikannya. Tetapi, Alhamdulillah.. Sungguh benar apa yang Rasulullah SAW katakan, bahwa pada bulan Ramadhan, seluruh syetan dibelenggu oleh Allah SWT sehingga mereka tidak bisa menggoda manusia layaknya mereka menggoda manusia pada bulan2 lain selain bulan Ramadhan. Yang tadinya ingin berniat mematikan radio, akhirnya kualihkan tanganku untuk mengambil buku catatan dan pulpen, dan kusiapkan diri untuk mendengarnya secara seksama..

Inilah hasil isi ceramah yang kudapat tadi siang, (maaf ya kl loncat kesana kemari dan kurang tambahan dalil-dalilnya..)
  • Orang2 kafir tidak mempercayai adanya Hari Kebangkitan (hari sesudah kematian). Mereka menganggap bahwa hidup hanyalah sekali dan hanya terjadi di dunia. Manusia lahir menjadi bayi - balita - anak - remaja - dewasa - orangtua - lansia - mati (siklus hanya berhenti disini, tak ada lagi kelanjutannya)
  • Pada saat Hari Kebangkitan, mereka (orang2 kafir) mengatakan bahwa hari itu adalah hari yang terberat bagi mereka (karna dulu saat masih hidup mereka tidak mempercayai akan adanya Hari Kebangkitan). [maaf, aku lupa ayat berapa yg menceritakan tentang hal ini..]
  • Allah SWT akan bertanya kepada kita, berapa lama kita hidup di dunia. Maka kita akan menjawab, ' Hanya 1 hari, bahkan setengah hari, Ya Allah..' ( 1 hari bertemu Rabb = 1000 thn di dunia. Wallahu a'lam)
  • Akan ditanyakan SELURUH AKTIVITAS yang pernah kita lakukan di dunia saat di akhirat nanti. Kita TIDAK AKAN BISA BERBOHONG karena Allah SWT memiliki malaikat-malaikat pencatat yang setia mencatat APA YANG PERNAH KITA UCAPKAN DARI LAHIR SAMPAI MATI. Tak ada satu kata yang tertinggal. Semua tercatat dalam 'buku catatan' kita. (bahkan untuk kata-kata, 'Duh.. Ooh.. Wah..' dan kata2 lainnya yg kita anggap kata tersebut bukanlah kata2 yg bermakna)
  • Kebaikan atau keburukan sekecil apa pun yang pernah kita lakukan akan terlihat pada Hari Kebangkitan.
  • Di Hari Kebangkitan, kita akan ditanya bagaimana sikap kita menyambut seruan dakwah para Nabi dan Rasul.
  • Apa-apa yang disembah manusia selain Allah SWT saat di bumi akan dipertanyakan.
  • Dialog yang paling hebat saat Hari Kebangkitan yaitu terjadi pada orang2 yang menyesatkan dan orang2 yang disesatkan. Yang disesatkan meminta tanggung jawab dari yang menyesatkan sedangkan yg menyesatkan lepas tangan. ( syetan disini berkata, ' aku dulu hanya mengajakmu, tidak memerintahmu dan menuntutmu agar mengikuti aku. Lantas kenapa engkau malah mengikutiku? padahal sudah jelas yang wajib engkau patuhi perintahnya adalah Allah SWT dan bukan aku! Maka, jangan sekali-kali engkau menyalahkan aku.. )
  • Semua tali persaudaraan yg dulunya di dunia sudah terjalin, seperti Ayah/Ibu - anak, antar saudara/sepupu, antar sahabat, teman seperjuangan, teman berdagang, dsb, akan putus. Mereka akan saling bermusuhan. Kecuali mereka yang terjalin persaudaraannya karena Allah SWT. (QS. Az-Zukhruf: 67). [ Izinkan aku mengatakan, bahwa aku mencintai teman2ku hanya karna Allah semata, Insya Allah.. ]
  • Banyak orang kafir yang meminta2 pada Allah agar dihidupkan kembali ke dunia untuk bertobat. Sedangkan Allah SWT tidak akan membuka pintu taubat untuk yang kedua kalinya. Dan Allah SWT mengatakan, ' Janganlah kalian berbicara padaKu, Aku sudah tidak mau berbicara pada kalian'. Wallahu a'lam
...

Sebenarnya masih banyak lagi dialog yang terjadi saat Hari Kebangkitan itu. Dan itu semua sudah tertulis dalam Al-Qur'an dan Hadits.
Ingin rasanya berbagi.. tapi apa dayaku. Aku hanya memiliki kemampuan sebatas ini. Silakan teman-teman mempelajari lebih lanjut mengenai Hari Kebangkitan lewat Al-Qur'an dan Hadits.

Persiapkanlah bekal kita menuju hari itu. Hari dimana seluruh makhluk ciptaan Allah SWT akan dibangkitkan dan dipertemukan.

Semoga di bulan Ramadhan ini, kita dapat mempersiapkan bekal kita dengan berlipat ganda. Dan tentunya dengan hanya berharap Allah meridhoi persiapan kita untuk bertemu dengan-Nya. Amin ya Allah..

sedikit tambahan untuk menambahkan rasa takut kita terhadap perbuatan yang dibenci Allah,

" Dan penghuni neraka menyeru penghuni surga: "Limpahkanlah kepada kami sedikit air atau makanan yang telah dirizekikan Allah kepadamu". Mereka (penghuni surga) menjawab: "Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya itu atas orang-orang kafir, (yaitu) orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda gurau, dan kehidupan dunia telah menipu mereka". Maka pada hari (kiamat) ini, Kami melupakan mereka sebagaimana mereka melupakan pertemuan mereka dengan hari ini, dan (sebagaimana) mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami."
(QS. Al-A'Raaf: 50-51)

Semoga apa yang kutuliskan ini bermanfaat (Insya Allah). Mohon maaf ya, karna pastinya terdapat kesalahan dan kekurangan dimana-mana dalam postingan ini (kesalahan datangnya dari diriku sendiri) dan kebenaran hanya milik Allah semata.

PS: aku akan sangat senang jika ada teman2 yang ingin menambahkan/berkomentar
Baca Selengkapnya "peringatan yang terjadi 2x dan berturut-turut"

Label: , ,

" Pokoknya Hana ngga mau sama tante Ina..!!!!! "

Biasanya kalimat ini adalah kalimat terakhir yg diucapkan Hana saat kami berdua sedang bermain dan berakhir dengan 'tragis'. Ntah apa yang ada dipikiran anak seusia Hana, jika sedang bermain dengan orang dewasa (yg masih kekanak-kanakan), lalu merasa bosan dan akhirnya permainan berakhir dengan begitu saja. Bahkan bukan begitu saja, melainkan sampai si anak menangis meraung-raung tanpa alasan yang jelas, mengambek, membanting ini-itu, lari sana-sini.. lalu.. diam seribu bahasa (Uff... paling ngga enak kl dah diginiin.. beneran.. rasanya jadi pengen ikutan nangis karna ngga tau kesalahan apa yg sudah diperbuat T___T)

Kukira, setiap Na bermain dengan Hana, akan selalu berakhir dengan kondisi tragis seperti diatas. Tapi.. Alhamdulillah, tadi tidak terjadi!!!!!!!!!!!! (huaaaaaaaaa... senang banget rasanyaaaa ^^~)

Sudah dua hari ini, Na bertugas menjaga Hana di pagi sampai siang hari. Dulu, setiap Hana mengajak main selalu kujawab dan setiap Hana nakal selalu Na omelin. Tadi, Na mencoba mengubah sikap Na saat berhadapan dengannya. Hana memaksaku untuk bermain bersamanya saat Na masih banjir main air (baca: cuci piring), dengan pelan kujawab 'nanti ya Na, tante masih cuci piring..'. Namanya juga anak kecil, jawaban begitu tak membuatnya puas. Berkali-kali ia datang mengunjungiku dan bertanya, 'Tantee..kapan selesainya?? udah doong..'. Jawabanku tetap pada jawaban pertama bahwa aku masih sibuk mencuci piring, dan akhirnya, terjadi percakapan ini..

Hana: " tante, ko nyuci piring sih.. kenapa?"
Ina: " kan piringnya kotor Na, kl dibiarin terus nanti piring kotornya numpuk, nti Hana ngga bisa makan pake piring bersih.., sudah ya Na, Hana jangan deket2 tante, nti basah, Hana kan masih pilek.. "
Hana: " emang kenapa kl Hana pilek?"
Ina: " Ya nanti Hana ngga sembuh2 dong, jadi ngga bisa ikut mamah-papah pergi.."
Hana: " terus..???"
Ina: " Ga bisa diajak sama Atuk (Ayahku) pergi jalan2.."
Hana: " terus...???"
Ina: " Hmm.. ngga bisa ikut pergi kerumah Uyut (Nenekku) "
Hana: " ooh.. jadi kl Hana sakit terus, Hana ngga bisa kemana2 ya ? "
Ina: " Iya Na, makanya, Hana harus banyak makan, minum obatnya, trus banyak istirahat yaa"
Hana: " iya deh.. Hana nunggu didepan tipi, tp nti kl udah nyuci piringnya, kita main ikan ya tante.."
Ina: " Iyaa, Insya Allah.. "

Setelah itu, Hana pun pergi ke ruang keluarga untuk menonton TV dan Alhamdulillah, aku pun menepati janjiku. Selagi bermain dengan Hana, aku baru 'ngeh', Eh.. tumben.. ko tadi Na ngga ngamuk ya ditanya2 ma Hana, biasanya kl si Hana dah tanya ini-itu, Na jawabnya dengan mulut bermanyun2 ria..
Lalu aku berpikir lagi, apa cara bicaraku selama ini kurang tepat sama Hana? sehingga tiap kami bermain selalu berakhir dengan 'tragis' ?? Apakah selama ini Na ngga pandai menahan amarah Na??

Jadi teringat akan salah satu hadits yang berbunyi, " Laa targhab.. Laa targhab.. Laa targhab " (baca: jangan marah.. jangan marah.. jangan marah). Rasulullah SAW juga bersabda, "Bukanlah seorang mukmin yang suka mencela, pengutuk, kata-katanya keji dan kotor." (HR. Turmudzi).
Dan banyak hadits lainnya yang membahas mengenai hal yg sama..

Jadi malu.. dengan anak kecil saja sudah tak mampu menahan amarah.. apalagi dengan orang dewasa? (atau perumpamaanku yg terbalik?)

Subhanallah, tak ada habisnya otak ini berpikir bahwa betapa mudahnya kita terpancing dengan godaan syetan agar berperilaku mudah marah. Padahal jika kita mengetahui betapa indahnya menahan amarah itu, mungkin takkan ada lagi orang yg dicap sebagai 'pemarah' (dan tentunya tak ada lagi kejadian tragis diantara Na dan Hana..).

Masya Allah.. tentunya hal ini sudah diperhitungkan oleh Allah SWT Yang Maha Berkehendak. Dengan adanya kejadian seperti ini, maka aku (dan berharap teman2 yang membaca) bisa belajar untuk memperbaiki sikap. Insya Allah

Sedikit ingin menambahkan, ada sebuah hadits yg mengatakan,
"Siapa yang menahan marah, padahal ia dapat memuaskannya (melampiaskannya), maka kelak pada hari kiamat, Allah akan memanggilnya di depan sekalian makhluk. Kemudian, disuruhnya memilih bidadari sekehendaknya." (HR. Abu Dawud - At-Tirmidzi)

Bulan Ramadhan adalah bulan yang mulia, dimana diantara kemuliaan bulan ini Allah telah membelenggu semua syetan sehingga mereka tidak bebas menggoda sebagaimana mereka bebas menggoda seperti pada bulan lainnya.

Marilah teman2, yuk kita sama2 belajar menahan hawa nafsu (amarah) kita. Lagipula kl marah itu makan banyak tenaga loh. Muka jadi belipet2.. mulut jadi manyun.. kening mengernyit.. menggerutu.. sudah gitu ngga ada gunanya juga ^^;;

Jadi mulai sekarang.. perbanyak senyuman dan hati yg lapang yaaa (^_________^) v

Mohon maaf jika terdapat tulisan yang salah, karna kesalahan berasal dari Na dan kebenaran semata-mata hanya milik Allah SWT. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat bagi siapapun yang membacanya. Insya Allah

PS: HANAAAAAAAAAAAAAA... I LOVE YOU COZ ALLAH!!!!
Baca Selengkapnya "pelajaran apa yang kudapat hari ini?"

Label: ,

Assalamu'alaykum wr wb,

Fuaaa~
Hari pertama Ramadhan sudah terlewati (eh, blum deh..masih ada 2jam lagi ^^)

Bagaimana hari pertamamu dalam Ramadhan ini? Banyak kejadian yg luar biasa kah?
Bagaimana dengan hariku? heunggg.... wah.. apa yah.. menarik deh ^^

Begini ceritanya,

Alhamdulillaah..Ternyata, Allah SWT telah memberikan nikmat-Nya padaku sehingga Na ngga ikutan berpuasa di awal Ramadhan ini. Biasa.. ada tamu..
Kebetulan lagi, setelah melewati perjuangan dan perjalanan yang lumayan menguras tenaga pada hari Sabtu lalu, dampaknya baru terlihat semalam dan hari ini. Suddenly, ini amandel terasa bengkak dan sedikit kesulitan untuk menelan. Lalu, ternyata kaki ini baru terasa cekot2nya sekarang. Subhanallah.. Trimakasih ya Allah, Na tak bisa membayangkan kalau hari ini Na berpuasa. Mungkin Na akan banyak mengeluh dengan kondisi Na yg ini-itu..

Lanjut,
Biasanya, kl lagi berhalangan seperti ini godaannya benar2 tak tertahankan. Rasanya mualaaas banget mau ngapa2in!! Dan benar, pagi tadi Na ngga ikutan bantuin mamah utk mempersiapkan sahur (terlelap tidur T__T). Ketika membuka mata, waktu sudah menunjukkan pukul.. 08.30 ???!!!
Tanpa ba-bi-bu Na langsung bergegas keluar kamar. Rada masih sempoyongan dan menahan rasa ngilu, Na semakin malu melihat keadaan dapur yang sudah rapih..(Hiks, Maafkan aku Mah..harusnya itu kerjaanku..). Lalu, saat bergegas menuju kamar mandi. JREEEENG.. tumpukan kain menggunung.. (owh, ternyata daku berpindah tugas sekarang ^^; )

Dimulailah petualanganku dengan air, pakaian kotor dan si mesin cuci. Maklum, biasanya menghadapi piring sekarang pakaian, jadi masih jetlag (kudu nanya ini-itu sama Mamah dulu..).
Mengingat dulu Na sering mencuci pakaian sendiri waktu masih nge-kos, kukira semua praktek mencucinya sama. Ternyata.. BEDA!! (iyalaaaah.. wong pake mesin cuci gitu Na.. dulu kan cuma pake tangan ma ember..)
Rasanya pengen nangis waktu berdiri didepan mesin cuci (dont know wat tu du..). Akhirnya tetap saja Na buat Mamah jadi repot karna bolak balik nanya2.

Baru dimulai perjalananku dalam mencuci pakaian, ini pikiran dah melayang ntah kemana (here we go again..). Na berpikir, Subhanallah.. Ibu2 yang nyuci baju buat keluarganya trus ga pake mesin cuci hebat banget ya! pake mesin cuci aja dah repot apalagi pake tangan!!
Pelan-pelan kumasukkan baju2 yang ngga luntur, isi dengan air, pakein sabun cuci, trus diputer deh mesin cucinya.. udah selesai dikeringin pake mesin cuci..
Waow.. cepat ya! kl gini mah gampang!!

" Naa.. kl dah dikeringin dibilas lagi yaaa!! abis itu baru di keringin lagii.. soalnya biasanya busanya masih banyaak!!" teriak Mamah dari dalam kamar.

JREEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEENG... KUKIRA DAH SELESEEEY..!!! ( >_________< )

Dengan sekuat tenaga kukerjakan apa yg diperintahkan Mamah. Awalnya sih manyun ( -3- ), tp setelah bermain2 dengan air, lalu menggosok sana-sini akhirnya tertawa sendiri lagi. Apa yg membuatku tertawa? Karna aku bertanya dalam hati.. " Dulu, saat jamannya Rasulullah SAW, Ibu2nya kl lagi nyuci kaya gimana ya? maen basah2an kaya gini ga? pada manyun ga karna banyak baju yg harus dicuci? pada..dan pada lainnya.. "

Lalu tiba2 Na teringat dengan sebuah kajian yang membahas mengenai 'Ingat pada Allah'. Kl tidak salah, sang ustadz memberikan contoh utk para Ibu dirumah, jika sedang melakukan pekerjaan rumah tangga, jgn lupa utk selalu berdzikir, beristighfar, bertasbih.. dsb.
Saat mempraktekannya, Na malah jadi cekikikan sendiri lagi. Abis bingung, waktu lagi ngucek2 baju, pikiranku tertuju pada baju, tetapi mulutnya sambil beristighfar. Rada ngga sinkron.. (apa caraku yg salah ya?)

Selama mencuci, mengeringkan dan menjemur, Na terus bertanya-tanya dalam hati.. gimana caranya biar pikiran ini tetap tertuju pada Allah, tetapi tangan ini tetap jalan melakukan pekerjaan?

Setelah mencuci.. Aktifitas Na yg lainnya tak ubahnya dengan hari2 yang kemarin. Hanya saja, dikarenakan sedang berhalangan, tenaga ini sedikit terkuras. Alhasil tadi siang Na tertidur lelap.. lalu di sore hari sampai malam tadi, Na bantu2 Mamah lagi..

Na terus berpikir, ternyata tak mudah untuk menghadirkan Allah SWT dalam kegiatan sehari-hari. Apakah ini karna belum terbiasa? Lalu, bagaimana cara membiasakannya??

Dapatkah Na memperoleh pahala yang sama, seperti orang2 yg hari ini dapat melakukan puasa, baca Al-Qur'an, shalat berjamaah, dan amalan ibadah lainnya pada bulan Ramadhan ini??

Ya Allah, kami mohon bimbingan dari Mu..
Ridhoilah amalan ibadah yang telah kami lakukan hari ini..
Maafkan kami karna kami belum dapat beribadah dengan sebaik-baiknya ibadah kepada-Mu..

Semoga esok lebih baik dari hari ini..
Amin ya Allah..
Baca Selengkapnya "Ramadhan pertamaku"