Label: , , ,

Semalam aku dibuat tidak bisa tidur tenang karna sesaat sebelum memejamkan mata, radio yang ada di kamarku menyala dan terdengar suara seseorang yang dengan lantangnya membahas mengenai neraka beserta para penghuninya.

Baru sekejap aku mendengar apa yang diucapkan oleh penceramah itu (maaf, aku ngga tau siapa namanya..), rasanya bulu kudukku langsung berdiri dan badan ini terasa menggigil. Lantaran sang ustadz terus menerus mengatakan, ' Bagaimana kita masih bisa tertawa saat ini, padahal kematian terus mengintai kita dan neraka siap menerima kita? '

Saking syoknya mendengar berita ancaman itu, aku sampai tak menyadari kapan aku terlelap. Ketika bangun pagi pun radio itu masih hidup..

Siang tadi, aku dikejutkan lagi dengan si radio ini. Padahal aku berniat untuk melepas lelah, beristirahat diatas tempat tidurku. Namun Allah berkehendak lain. Lagi-lagi aku mendengar berita ancaman yang diucapkan oleh seorang penceramah (lain dari yg semalam). Kali ini berita ancaman yang disampaikan yaitu mengenai Dialog penduduk Mahsyar ( Kebangkitan ).

Aku menyadari, bahwa Allah SWT sedang memberi peringatan padaku. Tadinya ada godaan syetan yg mengajakku untuk menolak mendengarkan isi ceramah tersebut. Tanganku sudah bergegas ingin mematikannya. Tetapi, Alhamdulillah.. Sungguh benar apa yang Rasulullah SAW katakan, bahwa pada bulan Ramadhan, seluruh syetan dibelenggu oleh Allah SWT sehingga mereka tidak bisa menggoda manusia layaknya mereka menggoda manusia pada bulan2 lain selain bulan Ramadhan. Yang tadinya ingin berniat mematikan radio, akhirnya kualihkan tanganku untuk mengambil buku catatan dan pulpen, dan kusiapkan diri untuk mendengarnya secara seksama..

Inilah hasil isi ceramah yang kudapat tadi siang, (maaf ya kl loncat kesana kemari dan kurang tambahan dalil-dalilnya..)
  • Orang2 kafir tidak mempercayai adanya Hari Kebangkitan (hari sesudah kematian). Mereka menganggap bahwa hidup hanyalah sekali dan hanya terjadi di dunia. Manusia lahir menjadi bayi - balita - anak - remaja - dewasa - orangtua - lansia - mati (siklus hanya berhenti disini, tak ada lagi kelanjutannya)
  • Pada saat Hari Kebangkitan, mereka (orang2 kafir) mengatakan bahwa hari itu adalah hari yang terberat bagi mereka (karna dulu saat masih hidup mereka tidak mempercayai akan adanya Hari Kebangkitan). [maaf, aku lupa ayat berapa yg menceritakan tentang hal ini..]
  • Allah SWT akan bertanya kepada kita, berapa lama kita hidup di dunia. Maka kita akan menjawab, ' Hanya 1 hari, bahkan setengah hari, Ya Allah..' ( 1 hari bertemu Rabb = 1000 thn di dunia. Wallahu a'lam)
  • Akan ditanyakan SELURUH AKTIVITAS yang pernah kita lakukan di dunia saat di akhirat nanti. Kita TIDAK AKAN BISA BERBOHONG karena Allah SWT memiliki malaikat-malaikat pencatat yang setia mencatat APA YANG PERNAH KITA UCAPKAN DARI LAHIR SAMPAI MATI. Tak ada satu kata yang tertinggal. Semua tercatat dalam 'buku catatan' kita. (bahkan untuk kata-kata, 'Duh.. Ooh.. Wah..' dan kata2 lainnya yg kita anggap kata tersebut bukanlah kata2 yg bermakna)
  • Kebaikan atau keburukan sekecil apa pun yang pernah kita lakukan akan terlihat pada Hari Kebangkitan.
  • Di Hari Kebangkitan, kita akan ditanya bagaimana sikap kita menyambut seruan dakwah para Nabi dan Rasul.
  • Apa-apa yang disembah manusia selain Allah SWT saat di bumi akan dipertanyakan.
  • Dialog yang paling hebat saat Hari Kebangkitan yaitu terjadi pada orang2 yang menyesatkan dan orang2 yang disesatkan. Yang disesatkan meminta tanggung jawab dari yang menyesatkan sedangkan yg menyesatkan lepas tangan. ( syetan disini berkata, ' aku dulu hanya mengajakmu, tidak memerintahmu dan menuntutmu agar mengikuti aku. Lantas kenapa engkau malah mengikutiku? padahal sudah jelas yang wajib engkau patuhi perintahnya adalah Allah SWT dan bukan aku! Maka, jangan sekali-kali engkau menyalahkan aku.. )
  • Semua tali persaudaraan yg dulunya di dunia sudah terjalin, seperti Ayah/Ibu - anak, antar saudara/sepupu, antar sahabat, teman seperjuangan, teman berdagang, dsb, akan putus. Mereka akan saling bermusuhan. Kecuali mereka yang terjalin persaudaraannya karena Allah SWT. (QS. Az-Zukhruf: 67). [ Izinkan aku mengatakan, bahwa aku mencintai teman2ku hanya karna Allah semata, Insya Allah.. ]
  • Banyak orang kafir yang meminta2 pada Allah agar dihidupkan kembali ke dunia untuk bertobat. Sedangkan Allah SWT tidak akan membuka pintu taubat untuk yang kedua kalinya. Dan Allah SWT mengatakan, ' Janganlah kalian berbicara padaKu, Aku sudah tidak mau berbicara pada kalian'. Wallahu a'lam
...

Sebenarnya masih banyak lagi dialog yang terjadi saat Hari Kebangkitan itu. Dan itu semua sudah tertulis dalam Al-Qur'an dan Hadits.
Ingin rasanya berbagi.. tapi apa dayaku. Aku hanya memiliki kemampuan sebatas ini. Silakan teman-teman mempelajari lebih lanjut mengenai Hari Kebangkitan lewat Al-Qur'an dan Hadits.

Persiapkanlah bekal kita menuju hari itu. Hari dimana seluruh makhluk ciptaan Allah SWT akan dibangkitkan dan dipertemukan.

Semoga di bulan Ramadhan ini, kita dapat mempersiapkan bekal kita dengan berlipat ganda. Dan tentunya dengan hanya berharap Allah meridhoi persiapan kita untuk bertemu dengan-Nya. Amin ya Allah..

sedikit tambahan untuk menambahkan rasa takut kita terhadap perbuatan yang dibenci Allah,

" Dan penghuni neraka menyeru penghuni surga: "Limpahkanlah kepada kami sedikit air atau makanan yang telah dirizekikan Allah kepadamu". Mereka (penghuni surga) menjawab: "Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya itu atas orang-orang kafir, (yaitu) orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda gurau, dan kehidupan dunia telah menipu mereka". Maka pada hari (kiamat) ini, Kami melupakan mereka sebagaimana mereka melupakan pertemuan mereka dengan hari ini, dan (sebagaimana) mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami."
(QS. Al-A'Raaf: 50-51)

Semoga apa yang kutuliskan ini bermanfaat (Insya Allah). Mohon maaf ya, karna pastinya terdapat kesalahan dan kekurangan dimana-mana dalam postingan ini (kesalahan datangnya dari diriku sendiri) dan kebenaran hanya milik Allah semata.

PS: aku akan sangat senang jika ada teman2 yang ingin menambahkan/berkomentar

Jika Sahabat Menyukai Artikel ini, Silahkan Bagikan ke Teman Anda!



Comments (0)