Label: , , , , ,

ada yang inget 'Khulafaur Rasyidin' ?




Karena melihat gelagat salah satu anak madrasah yang sering membawa dan memperlihatkan buku sakunya yang sudah rusak dan agak lusuh (hingga membuat hati ini sedih dibuatnya), akhirnya Na memutuskan ingin membuat buku ala kadarnya. Sebuah buku yang isinya tentang kisah-kisah para sahabat nabi..

Setelah di musyawarahkan dengan salah satu guru di madrasah dan beliau bilang, " Wah, silakan Na! " segera niatan itu Na lakukan dengan semangat 45 !!!

Semua buku-buku yang berbau siroh (kisah) dan hayatus sahabah mulai diubek-ubek dan dikumpulin. Duduk manis pula lah si Na di depan kompi sambil nambah-nambah bacaan dari artikel2 di internet,

Tapi lama kelamaan... kok kayanya.. jadi keasyikan baca siroh mereka daripada ngetiknya ya??


Na yang udah 'bangkotan' begini baru sadar ternyata Rasulullah Saw punya sahabat-sahabat yang luar biasa. Terlebih lagi para 'Khulafaur Rasyidin' ini, mereka adalah para khalifah yang memimpin umat Islam sepeninggalnya Rasulullah Saw. Mereka adalah Abu Bakar ash-shiddiq r.a., Umar bin Khattab r.a., Utsman bin Affan r.a., dan Ali bin Abi Thalib r.a.,


Berikut adalah beberapa penggalan kisah-kisah dari para Khulafaur Rasyidin (tapi yg Na sampaikan ini hanya cuma secuilnya doang loh, jadi amat kusarankan teman2 juga baca dari buku-buku lainnya -terlebih lagi buku dengan judul Al-Bidayah wan Nihayah karangan Ibnu Katsir- ini buku pegangan 'mantap' tentang kisah2 para khulafaur rasyidin :D )


************************************************************************************


Bagi yang merasa mabuk cinta, kalau cintanya belum seperti cintanya Abu Bakar ash-shiddiq r.a. pada Rasulullah Saw.. maka, belum mabuk cinta itu namanya (hehe, ini bagi Na aja sih). Na benar2 dibuat kagum dengan ketaatan Abu Bakar r.a. pada Nabi Saw. Bayangin aja, saat Nabi Saw mengajak orang2 untuk masuk ke dalam agama Islam, semuanya hanya bisa berdiam diri.. ragu-ragu.. takut.. kecuali Abu Bakar r.a. yang tanpa ada hening dan jeda bahkan tanpa ada keragu-raguan, beliau langsung menerima dakwah Nabi Saw dengan ikhlas,

Belum lagi peristiwa Isra' Mi'raj-nya Nabi Saw dimana saat beliau Saw menceritakan perjalanannya itu, semua orang hampir mendustakannya kecuali Abu Bakar r.a. yang langsung membenarkan perkataan Nabi Saw. (Na baru tau loh, ternyata gelar ash-shiddiq yang artinya orang yang segera membenarkan, karena peristiwa ini..ahaha..memalukan TT__TT )


Lalu.. Ada yang inget ga tentang kisahnya Nabi Saw berada dalam gua Tsur?

Dulu Na bacanya masih jaman ingusan, jadi ga ada 'efek samping' waktu baca betapa Abu Bakar r.a. amat ingin melindungi Nabi Saw, sampe2 waktu beliau r.a. kesengat hewan.. beliau r.a. ga berisik, ga ber-hadah-haduh, ga bergerak, semata2 hanya karna ga ingin membangunkan Nabi Saw yang lagi terlelap tidur dalam gua tersebut..

Hari ini, apa iya ada orang yg bisa melakukan hal yang sama seperti Abu Bakar r.a. ? jangankan kesengat hewan, didatengin nyamuk aja Na juga dah berisik tepok sana-sini..


Belum lagi dengan pernyataan cintanya Nabi Saw yang bilang, " jika seandainya aku boleh mengangkat seorang kekasih selain Allah Swt, maka aku akan menjadikan Abu Bakar sebagai kekasihku.... " (kurang lebih ada hadits yg bunyinya kaya gini... )


Ah, ntahlah.. Na merasa speechless sekaligus iri dengan 'cinta' itu. Bukan cinta yang, ' ai lop yu an yu lop me..we lop-lop-an ' tapi... itu pasti cinta yang benar2 hanya berlandaskan karena Allah.. (andaikan aku bisa memiliki cinta yang seperti itu.. ~)



Adalagi kisah tentang khalifah Umar bin khattab r.a., salah satu sahabat Nabi Saw yang terkenal dengan wataknya yang keras dan saking kerasnya perangainya sampai dipanggil Abu Hafsh yg artinya, 'anak singa'. Tapi siapa yang menyangka, dibalik wataknya yang keras dan pemarah.. ternyata Umar r.a. adalah sahabat Nabi Saw yang paling 'down to earth'

Bayangin aja, saat beliau r.a. menjadi khalifah.. beliau r.a. mau bersusah payah 'ngintip' keadaan rakyat2nya di malam hari. Beliau r.a. pernah membantu memasak makanan untuk seorang Ibu yang anak2nya sibuk menangis karna kelaparan, beliau r.a. juga pernah meminta istrinya untuk membantu proses persalinan seorang perempuan yang tadinya akan melahirkan sendirian karna suaminya tak memiliki uang untuk menyewa seorang bidan. Bahkan sehabis itu, Umar r.a. langsung memberikan banyak makanan dan pakaian pada kedua pasangan suami istri tersebut..

Na baru sadar, dulu waktu kuliah.. salah satu temanku ada yang bilang kalau dia sangat mengagumi Umar bin Khattab. Temanku itu bilang gini,

" Aku kagum dengan Umar, dia kan punya bawaan sifat yang pemarah.. tapi sebenarnya Umar adalah orang yang lembut dan sangat perhatian.. "

Secara gitu, dulu Na masih sama sekali ga tertarik dengan kisah2 para sahabat, jadi mendengar ucapannya itu Na cuma cengar cengir aja.. hehe.. (maap ya An..)


Hari ini, apa ada pemimpin yang mau turun tangan kaya gitu? jangankan pemimpin, kita yang sebenarnya juga adalah pemimpin aja ga terlalu sering merakyat. Keadaan tetangga kiri-kanan -depan-belakang suka ga tau. Taunya hanya mengenai keburukan2nya aja...

Astaghfirullah..

semoga kita bisa mencontoh sikapnya Umar r.a. yg perhatian dengan orang2 sekitarnya..amiin ya Allah..


Kemudian, adalagi kisahnya Utsman bin Affan r.a., salah seorang khalifah yang amat dermawan. Utsman r.a. pernah membeli sumber mata air dan sumber mata air ini dijadikan milik umum. Padahal saat itu keadaan lagi menyedihkan dimana orang2 hanya memperhatikan kepentingan sendiri. Pernah pula Utsman r.a. mendermakan 300 unta, 50 kuda dan 1000 dinar yang diserahkan langsung pada Rasulullah Saw ketika akan berlangsung perang Tabuk..

Masih banyak lagi bentuk2 kedermawanannya Utsman r.a., tapi walaupun dermawan begitu.. beliau ga pernah minta balas jasa. Semata-mata hanya ingin balasan dari Allah Swt..

Saat membaca kisah beliau, Na jadi malu.. sering banget waktu Na ingin bersedekah dgn uang yang lebih dari biasanya, ada rasa " kayanya kegedean uang yg buat diamalin.. " atau perasaan2 " ah, pake uang kecil gpp kan ya.. " dan pada akhirnya, berujung pada.... ga jadi bersedekah karna ga punya uang kecil, pake uang gede merasa sayang..

Sepertinya, Utsman r.a. adalah orang yang jauh dari sifat kikir ya.. Na ga habis berpikir.. gimana caranya bisa seperti beliau ya.. ? belum lagi perasaan yang hanya ingin mendapat balasan dari Allah..

Subhanallah.. kapan gitu bisa ada perasaan yang sama seperti beliau.. ??


Kisah khalifah yang terakhir adalah Ali bin Abi Thalib r.a. Beliau adalah orang pertama yang memeluk agama Islam dari kalangan anak-anak. Banyak riwayat yang mengatakan beliau masuk ke dalam agama Islam pada usia 7 tahun atau 9 tahun, ada juga yang bilang 10 tahun dan 15 tahun,

Karena beliau diasuh oleh Nabi Saw dari kecil, maka banyak ilmu yang diserap olehnya. Nabi Saw sampai mengatakan, " Saya adalah kota ilmu dan Ali adalah gerbang pintunya "

Selain cerdas, Ali r.a. juga dikenal dengan keberaniannya. Saat Nabi Saw hijrah ke Madinah, Ali r.a.- lah yang menggantikan posisi Nabi Saw di tempat tidurnya. Jadi ceritanya, orang2 Quraisy sudah punya rencana kalau mereka ingin membunuh Nabi Saw di rumahnya pada malam hari. Allah Yang Maha Mengetahui, tentunya sudah tau akal licik mereka dan pada akhirnya, atas perintah Allah, Nabi Saw pergi secara diam2 tanpa diketahui oleh orang2 Quraisy itu. Mereka hanya mengetahui bahwa Nabi Saw masih berada dibalik selimutnya, padahal yang berada dalam selimut itu adalah Ali r.a. (kurang lebih.. begitulah kisahnya... )

Ken yu Imajin dat?? (can u imagine that? )

Na mau dibayar berapapun juga rasanya ga mau jadi orang yg dibalik selimut itu... ntah harus mikir berapa kali kalau ingin menggantikan posisi orang yg mau dibunuh..


Belum lagi kisah zuhudnya (sederhana) Ali r.a. Disebutkan bahwa saat Ali r.a. menjadi khalifah, beliau pernah menjual pedang yang senantiasa ia gunakan untuk berperang bersama Rasulullah Saw, karena ga punya uang yang cukup untuk membeli sebuah sarung..


Subhanallah.. padahal kan beliau itu pemimpin.....



**********************************************************************************

Setelah membaca beberapa kisah sirohnya para khulafaur rasyidin, perasaan Na campur aduk. Ada takjub, terkesima, sedih, malu, takut.. ah, nano-nano lah~

Kalau dibilang kita ga mungkin sehebat mereka, padahal mereka bukan Rasul atau Nabi.. mereka hanya sahabatnya Nabi Saw, mereka juga hanya manusia yang sama kaya kita..

Mungkin kah kita bisa sehebat mereka ??

Na yakin, Allah telah menciptakan para sahabat Nabi Saw juga untuk kita contoh. Walaupun kita ga bisa menjiplak keimanan mereka.. setidaknya dengan mengetahui perjuangan mereka dalam mengorbankan segala hal demi agama, mungkin... sedikit demi sedikit.. ada jejak mereka yang kita ikuti... walaupun cuma sedikit (kan lama2 bisa jadi bukit! hehehe ^^ )


Kalau kata Ibu yang ngajar di madrasah,

" Kita sebagai anak muslim/muslimah harusnya lebih kenal dengan para sahabat Nabi Saw, bukan para sahabatnya artis2 ngetop, karena yang patut dicontoh adalah para sahabatnya Nabi.. "


Haa..postingan yang cukup amburadul.. mohon dimaafkan dan dimaklumi ya teman2 TT__TT





Jadi,
sebutkan nama2 sahabat Nabi yang kamu ketahui ~
:D

Jika Sahabat Menyukai Artikel ini, Silahkan Bagikan ke Teman Anda!



Comments (2)

err.. Abu bakar ash shiddiq.. Abu Hurairah.. (nyontek tulisan2 ina..)

eh na.. kayaknya aku mau pesen satu buku yang ina tulis untuk anak-anak itu, hahahay (maklum, penalarannya masih standart anak-anak nih xp )

hehehe.. jangan gitu ah Ri.. yang ngetikin bukunya juga masih standar anak2 nih :D

insya Allah kl udah jadi na 'pajang' dimari juga kok ^__^