Label: , , ,

" siapa yang mau duluan masuk surga ? "




Pertanyaan ini diucapkan oleh salah seorang guru ngaji (di tempat Na ikut membantu menjadi guru ngaji) pada salah seorang murid yang ditemuinya setelah ngaji sudah selesai. Anak tersebut hari itu tak terlihat batang hidungnya, tapi setelah waktu menunjukkan pukul 16.45, anak itu bersama seorang temannya bermain disekitar musholla dan menghampiri kami

" Bu..bu.. dia ga ngaji Bu "

Lucunya ucapan ini keluar dari si anak yg 'bolos' mengaji. Dia asik menunjuk teman disebelahnya yang memang dia tidak ikut mengaji di musholla ini

Na yang dengan bodohnya hanya bisa bertanya,

" Kok kamu ga ngaji siih.. "

Sekian detik selang pertanyaan bodoh itu keluar, tiba2 saja Ibu yang sungguh.. Na sangat menghormatinya, dengan lemah gemulai namun perkataannya penuh arti, berkata..

" Hayo.. siapa yg mau duluan masuk surga? "

Spontan Na hanya bisa bingung dalam hati. Apa hubungannya anak yg bolos mengaji dengan surga??

" emang kalo ikut ngaji bisa masuk surga, Bu? " tanya lugu si anak 'bolos'

" Insya Allah, kalau kamu ikut ngaji dengan niat supaya bisa dicintai Allah, tentu Allah akan memasukkanmu ke dalam surga "


Subhanallah...

Saat itu rasanya hati Na jadi menangis karna mendengar si Ibu...




Tentunya bagi anak2, bermain di sore hari jauh lebih menyenangkan ketimbang harus duduk belajar membaca Iqro', menulis huruf arab, menghapal Asmaul Husna, dan yang lainnya. Sesuai dengan perkembangan mereka, yang mereka butuhkan adalah permainan. Hingga ketika nafsu ingin mengaji dan bermain itu 'beradu', tentulah si bermain yang keluar jadi pemenangnya..


Pernah Na mendengar ceramah dari seorang ustadz. Beliau mengatakan bahwa perjalanan menuju surga bukanlah perjalanan yang mudah. Ribuan ujian datang bertubi2, satu ujian terselesaikan maka masih menunggu ujian2 yang lain yang sudah menanti. Kalau kata sang sahabat,


" Untuk mencapai derajat keimanan yang tertinggi itu sama seperti main RPG. Semakin naik level kita, maka kita akan dihadapkan oleh raja musuh yang levelnya tinggi pula. Ketika raja musuh dengan level tinggi ini sudah bisa kita hadapi maka ketika kita menghadapi musuh2 yang lainnya takkan terasa berat karena sudah pernah 'mendapatkan' musuh yang jauh lebih hebat darinya... "


[ maklum, dulunya -sampai sekarang- Na menyukai permainan Role Playing Games..jadi perumpamaannya pake RPG deh.. hehe.. ]



Teringat pula dengan salah satu hadits panjang yang dimana Allah berfirman bahwa surga itu ditutupi oleh berbagai macam rintangan. Sholat, puasa, zakat, dzikir... dan jutaan amalan ibadah lainnya yang kalau hati tak ikhlas melaksanakannya maka akan terasa berat prosesnya. Tapi kesemuanya ini Allah berikan semata2 untuk makhluk-Nya sendiri..


Kini, Na hanya baru bisa menyadari bahwasanya untuk senantiasa melaksanakan apa yg Allah perintahkan dan menjauhi apa yang Allah larang bukanlah perihal yang amat mudah..


Na juga sadar bahwa ujian ini takkan pernah sama jika dihadapkan pada orang lain. Tapi ntah kenapa sekarang Na benar2 merasa... takjub dibuat-Nya..



Teringat dengan ucapan seorang sahabat lama,


" Allah takkan pernah memberikan ujian dimana hamba-Nya tak mampu menanggungnya. Sehebat apapun beban ujian yang kita rasakan sekarang, tentulah ini emang sudah 'pas' untuk kita, sudah sesuai porsi kita. Berbaik sangkalah pada Allah, Na.. "



Pastinya apapun yang terjadi akan terus dilakukan demi apa yang dicintainya. Walau tak bisa berkorban seperti para Rasul dan Nabi serta para sahabat dan sahabiyah... Namun si Itik hanya bisa belajar berkorban.. demi mendapatkan apa yang ia cintai...



maaf..lagi2 postingan yang kacau nan aneh begini TT___TT

Jika Sahabat Menyukai Artikel ini, Silahkan Bagikan ke Teman Anda!



Comments (4)

aku kangen ina... kemana aja ? postingan aneh ? ah, kata siapa ? postingan ina selalu menyejukkan..
love you... :*

iyah na..betul banget kata bunda Menik ^^ postingan ina gak aneh ahh, hihii..ayow naa, berjuanglah mendapatkan apa yg kaw cintai~

btw, sampe sekarang aku paling suka deh tulisan tentang ujian yang sang sahabat na itu bilang, menempuh ujian ibarat maen game RPG.. khikhikhi, sungguh kiasan yang bagus (*u*)b
(like that pretty much..)

sayangnya gak bisa pake 'code gameshark' ya buat lgsg naek ke level 99? *otak picik abis* xp

tapi enaknya udah disediain 'cheat' & 'walkthrough'-nya
(Al-Qur'an dan Hadits/Sunnah)

fufufu

@ bunda: Bun.. sungguh aku terharu membaca dan mengetahui bahwa dikau kangen padaku (*mellow mode's:ON). Miss yu tu Bun.. maklum.. lagi butuh mengheningkan cipta jadi merasa postingannya aneh bin ajaib begini..
luph u tu Bun~

@ Mari: he eh..kita bareng2 berjuang demi mendapatkan apa yg dicintai~

ahaha..itu sih sebenarnya yg ngomong orang yg suka RPG pulak (u know laa~)

hihhi, iya tuh Ri, cheat n walkthrough-nya dah disediain.. tinggal rajin2 intip deh :D

(kl waktu kita main game aja ampe bela2in nyari 2senjata itu masa dikehidupan yg nyata ga kalah bela2innya..huhehe)

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.