Label: ,

ketika hati sedang amburadul ga karuan..
ketika otak kian ribet berantakan..
ketika badan mulai ikut2an glundungan..
ku tau apa yang ku inginkan..





ketika melihat foto ini, Na membayangkan ada sesosok makhluk yang sedang mengintip di sela-sela pepohonan...

eh? luoooh.. kok jadi horor gini...??!! bukan kok!! (hus..hus.. minggir dulu kau)


Maksud Na,

Ketika melihat foto ini, imajinasi Na mulai berpetualang membayangkan di sepanjang jalan ini banyak jangkrik yang sedang bersembunyi di balik rerumputan

Suasana hening yang berbalut sunyi itu pecah karena suara jangkrik yang saling sahut menyahut,

" krik..krikk..krik..krikk "

Tak hanya jangkrik yang sibuk berceloteh melainkan para angin yang menggesekkan dedaunan pun ikut meramaikan suasana,

" ............ " (eh, bunyi daun yg ketiup angin itu gimana ya? ya.. poko'e begitulah teman..kau pasti pahamlah maksudku~ )


Itu baru dua "suara" yang Na bayangkan yang ada di dalam foto ini. Bagaimana dengan Nabi Sulaiman a.s yang bisa mendengar "suara" selain suara manusia ya? pastinya... rame sekali ya..

Ketika sedang asik memainkan imajinasi ini, Na teringat dengan beberapa firman Allah yang menyebutkan bahwa sesungguhnya apa yang ada di langit dan di bumi ini bertasbih memuji Allah

Di telinga kita sih nyampe nya suara jangkrik itu " krik..krikk..krik..", tapi sebenarnya dibalik " krik" nya jangkrik adalah kalimat tasbih

Subhanallah... padahal dia kan cuma jangkrik ya..


Ah, kalau lagi membayangkan suasana alam begini jadi ingat waktu jaman2nya ikut tafakur alam. Ada yang pernah ikut?

Waktu masih jamannya ingusan, Na pernah ikut tafakur alam bareng Uni dan Abang bersama temen2 ngaji di masjid depan rumah. Dulu sih asal ikut2 aja. Namanya juga jalan2, siapa juga yg ga mau ikutan? tapi ketika diminta untuk membawa Al-Qur'an terjemahan... loh? buat apa? katanya mo jalan2?? kok malah disuruh bawa terjemahan??

Sesampainya di tempat tujuan, sambil duduk di dekat sungai yang airnya mengalir dengan indahnya, kami diminta untuk mulai membuka terjemahan Al-Qur'an tersebut. Lalu, guru ngaji Uni dan Abang Na mulai asik berceramah...

" Air sungai yg sekarang sedang gemericik ini ternyata sedang sibuk memuji Allah. Ikan2 yang asik main di sungai ini pun ternyata sedang memuji Allah. Bahkan, pepohonan yang ada disekitar kita pun sesungguhnya sedang memuji Allah ......"

Sampai mikir jumpalitan pun takkan pernah terdengar "suara" mereka yang sedang memuji Allah. Dengan pikiran penuh dangkal dan serba keterbatasan bahkan kekurangan, ucapan guru ngaji tersebut pun Na abaikan begitu aja (maaf ya pak..)


Kini, barulah Na memahami arti "suara" mereka yang memuji Allah yang seperti apa dan Na juga baru memahami mengapa saat itu kami diminta untuk membawa terjemahan Al-Qur'an (wah, pahamnya lama bener.. kudu lewat berpuluh2 tahuun!!)


Na baru menyadari,
bahwa sesungguhnya apa yg ada di langit dan di bumi ini semua tunduk pada Allah. Mereka taat akan perintah Allah. Ketika Allah memerintahkan angin mendung untuk memuntahkan isinya berupa air ke bumi, maka turunlah hujan. Ketika Allah memerintahkan agar matahari mulai berganti "shift" nya dengan bulan, maka hari yang tadinya cerah berganti gelap karena malam. Ketika Allah memerintahkan jangkrik untuk mengeluarkan suara "krik" akibat gesekan kaki-kakinya, maka terdengarlah suara "krik" dari seekor jangkrik (bukan "wekwek" atau "gukguk")

Terdengar simple ya? tapi bisa dibayangin kalau itu semua terjadi tak pada tempatnya...

Ternyata Allah sudah menciptakan semuanya dengan segala kebaikan di dalamnya. Matahari, bulan, bintang, langit, awan, pohon, air, ikan, dsb telah Allah ciptakan untuk kita, manusia, dimana semua ciptaan Allah itu sudah sepatutnya kita syukuri karena Allah telah menciptakan semuanya untuk kita..

Subhanallah...

ini semua untuk kita loh... untuk kita.. manusia yang jarang menyadari akan hal ini..


Ketika Na merasa cukup "hebat" karna sudah mencoba melaksanakan dzikir pagi petang, saat mendengar suara jangkrik yang ada di belakang kamar Na (yang selalu meramaikan suasana malam), ah.. dibuat malu jadinya..

Jangkrik yang cuma se-"umi" itu sama sekali ga merasa besar kepala karna tiap detiknya dia sibuk berdzikir memuji Allah

Astaghfirullah..

Ya Allah.. Maafkan aku TT__TT


Rasa2nya kini Na harus lebih sering lagi memperhatikan sekitar Na. Ga cuma sekedar perhatiin, tapi berpikir dan merenungi akan kebesaran Allah akan ciptaan-ciptaan-Nya..


Ah, postingan yang ga jelas arah dan tujuannya.. maafkan aku teman..



Na hanya ingin mengatakan, bagi siapapun itu.. jika sedang merasa pusing.. penat..rasanya pengen jedotin kepala karna mendapatkan masalah yg tak kunjung datang solusinya (eh tapi jangan beneran jedotin kepalanya..sakit loh..)

mungkin sudah saatnya untuk mengheningkan cipta.. menyerahkan segala-galanya kepada Allah SWT..


ambil air wudhu, sholat 2 rakaat, puaskan diri untuk berlinang air mata..
setelah selesai sholat jangan langsung berdiri.. tapi duduklah sejenak..
sambil dzikir dan penuh kesunyian..
nikmatilah "suara" alam yang sedang bertasbih..




semoga Allah meringankan bebanmu...
sobat..

amiin ya Allah

Jika Sahabat Menyukai Artikel ini, Silahkan Bagikan ke Teman Anda!



Comment (1)

insya Allah.. amiin ya Allah ^^