Label: , , , , , ,

Assalamu'alaykum wr wb,
Ada oraaang?? wah.. ternyata blog saya masih begini2 aja ya.. tak ada kemajuan yang pesat.. hiks.. padahal sudah ditinggal liburan nih..

waaa.. liburan lagi?? hemm.. bener2 deh kl dah jadi 'pengangguran' ..

Alhamdulillah.. beberapa hari setelah melewati tahun baru Islam, Na menikmati waktu berlibur bersama keluarga (dengan tambahan saudari dan saudaraku). Na pikir ini merupakan salah satu cara bagaimana Na bisa menyatukan hati dengan keluargaku sendiri.. hehehe

Kami berlibur ke daerah puncak, tepatnya menginap di sebuah tempat penginapan 'evergreen'. Awalnya kami berniat berlibur ke daerah kota bunga, tapi karena sesuatu hal yang cukup mendadak dan Allah berkehendak atasnya, akhirnya niat tersebut tinggal-lah kenangan~

Alhamdulillah, kami dapat penginapan yang sangat bagus baik tempat maupun pemandangan sekitarnya. Kami menghabiskan tiga hari dua malam disana..

Subhanallah.. sudah lama tak lihat gunung sedekat itu, langit sebiru itu dan ada yang paling teramat menggugah hatiku.. yaitu.. aliran air yang gemericik melewati bebatuan besar, alias.. ada kaliii!!! tak segan2 Na berteriak.. " Waaaaaaa.. ada kaliiiiiiiii..!! " (ntahlah, setiap melihat kali yg aliran airnya jernih dengan bunyi gemericik itu.. aku merasa seperti bolang yg senang main di kali ^^ )

Oh iya, perlu diketahui bahwa selama di perjalanan ini, Na sibuk mengatur.. membereskan.. dan meluruskan niat. Jujur aja, Na takut kalau Allah ga ridho akan liburan ini.. sampai2 sebelum berangkat, Na berdoa.. " Ya Allah, kalau liburan ini ngga baik untuk diriku dan semuanya, maka ga pergi pun juga gapapa.. tapi kl dengan liburan ini bisa menjadi kebaikan untukku dan semuanya, maka izinkanlah kami pergi " Dan hasilnya, Alhamdulillah.. kami dapat berlibur dengan penuh kenangan dimana2~


~ Day One ~

Alhamdulillah, berkat pertolongan Allah, perjalanan kami menuju puncak (kok kaya theme song nya acara apa itu, yang nyanyi2.. ah, aneh nih..) dimudahkan oleh Allah. Padahal di berita disebutkan bahwa jalanan disekitar puncak macet total dimana2, tetapi berkat pertolongan Allah, walaupun kami terkena macet.. tapi ga macet total.. masih bisa jalan kok mobilnya.. hehehe..

Lanjut,
Setelah mendapatkan tempat penginapan, bebenah, meletakkan barang2.. tiba2 waktu maghrib pun sudah lewat dan kami berniat ingin shalat isya' di masjid puncak (hee..apa nama masjidnya ya? ituloh.. yg ada airnya..trus bisa dapet teh dan kopi secara gratis..ah, Na lupa nama masjidnya.. maaf ya masjid T__T ). Ga hanya ingin shalat isya' disana aja sih, tapi ada niatan lain yaitu jalan2. Alhasil, KUN FAYA KUN!! Allah berkehendak akan keinginan kami untuk jalan2~
Sistem 'tutup buka' di puncak membuat kami harus mengurungkan niat untuk shalat di puncak karena ternyata saat kami berada disebuah toko untuk membeli keperluan makanan, jalanan lagi dibuka untuk ke arah puncak dan ditutup untuk ke arah Jakarta, otomatis semua jalur ke Jakarta terhenti dan membuat antrian macet yang puaaanjaaaaang dan puaaaaaaaaanjaaaaaaang~

Singkat cerita, kami diajak oleh penduduk sekitar untuk mengambil 'jalan pintas' menuju Gunung Mas (FYI, masjid puncak letaknya dekat dengan Gunung Mas). Dan, petualangan yang mematikan pun dimulai. Kenapa mematikan? karena ternyata.. jalan pintas yg dimaksud oleh mereka adalah jalan melalui perkebunan teh. Waah, enak dong~ pasti pemandangannya indah!
Eit.. tunggu dulu.. perkebunan teh yg kami lalui bukanlah jalan yang LAYAK untuk dilewati sebuah mobil, melainkan itu adalah track nya kuda-kuda untuk berjalan.. dan lagi.. TAK ADA LAMPU PENERANGAN DISANA!! alias gelap gulita, tak ada secercah cahaya setitik pun, saudara-saudara!!!!

Seisi mobil sudah mulai gelisah tetapi menutupi ketakutan mereka dengan sedikit guyonan sambil berdzikir. Begitu juga saya.. diajak ketawa pun hanya bisa ketawa sebelah dan dalam hati saya menangis ketakutan karena merasa amat bersalah. Na yakin, kejadian itu terjadi akibat niat Na yang ga bener, niat untuk jalan2 lebih mendominasi daripada niat untuk shalat isya' di masjid puncak. Na sampai berdoa dalam hati.. " Ya Allah, sungguh maafkan hamba, maafkan kelalaian hamba.. tolonglah kami ya Allah, semoga jalan ini benar2 menuju masjid.. jangan matikan kami dahulu ya Allah.. kami belum shalat isya.. "

Setiap mobil berjalan melewati bebatuan yang menanjak hingga membuat jalannya ndut-ndut-an, semuanya beristighfar.. perut terasa teraduk2.. ah, tak tergambarkan bagaimana khawatirnya kami saat itu..

Di perkebunan teh yang luas itu, hanya ada satu motor yang diisi oleh dua orang penduduk yang menawari kami tadi, lalu mobil APV (keluargaku) dan mobil karimun biru (keluarga lain yang ingin mengambil jalan pintas seperti kami). Aku tak tahu bagaimana keadaan di dalam mobil karimun biru itu selama perjalanan yang mematikan itu.. tapi kuyakin, mereka pun sama DEG-DEG-an nya seperti kami.. pun kedua mas2 yang mengantar kami dengan motornya sampai berkata, " Kita juga cape' Bos.. bentar lagi nyampe kok.. "

Begitulah, kalau Allah sudah berkehendak apapun akan terjadi. Alhamdulillah, ternyata kami masih diizinkan untuk shalat isya' di masjid puncak dengan selamat.. saking gemetaran dan takut.. saya sampe 'banjir' waktu shalat isya'.. (benar2 takut sih TT___TT)

Setelah shalat isya', kami disuguhi pemandangan yang sebenarnya biasa namun atas keajaiban-Nya, lampu2 kota yang letaknya di kaki gunung dijadikan begitu luar biasa saat dipandang seperti kilauan permata..berlian..mutiara.. ah, rasanya tak ada yg bisa menandinginya.. Subhanallah wal hamdulillah.. trimakasih ya Allah, setelah perjalanan yang mematikan tadi, Engkau menghadiahi kami dengan pemandangan yang menakjubkan itu..
Malam pun semakin larut dan akhirnya kami kembali pulang ke penginapan lewat jalan biasa (hehehe)

~ Day Two ~

Pagi2 sekali kami bangun untuk berjalan2 sekitar tempat penginapan. Awalnya mau berangkat sesudah shalat subuh berjamaah..tetapi ternyata hari masih gelap nian.. akhirnya kami baru berangkat jalan kaki sekitar pukul enam pagi..
Setelah puas mengelilingi tempat penginapan, saatnya.. bermain di kali!!!! haa.. senang banget bisa menyentuh air kali, walau kiri dan kanannya ada sampah.. tapi saya tetep memasukkan kaki ini ke dalam kali tersebut.. hehehe

Subhanallah, padahal ini sudah lumayan pagi loh tapi kok dikamera jadi gelap gini..

Yang ini dipoto waktu lagi ada di 'atas'.. heung.. masih gelap..

Perhatiin awannya deh.. mirip pasir ya ^^ (eh,apa cuma saya yg bilang mirip pasir?)

Nah yang ini waktu kita dah 'turun'.. gunungnya mirip gunung tangkuban perahu.. (sok tau)

Nuaah, kl yg ini asli trik kamera hape loh! aslinya ga sebiru ini!! saya juga bingung..ko jadi gini @__@

Kalau yg ini..hehe, perkenalkan.. inilah nenekku tercinta yang lagi asik nemenin cucunya main di kali~


Setelah puas main, kami berencana ingin datang berkunjung ke kota bunga. Alhamdulillah, lagi2 jalanan saat kami ingin ke atas tidak macet. Sesampainya disana kami melihat villa2 yang bentuknya lucu2 dan penuh warna warni (ada yg kaya gulali gitu..) lucu deh! Setelah puas lihat kanan kiri, akhirnya kami shalat dzuhur di masjid sana. Sedih, karena kebanyakan jemaahnya adalah pak satpam. Tapi itu pun harusnya sudah bersyukur ya.. tandanya pak satpamnya orang baik dong ^__^

Setelah puas berjalan2 dan melihat indahnya kota bunga, kami pun kembali ke penginapan. Di malam harinya, setelah shalat maghrib, kami berjalan kaki keluar melihat kondisi sekitar jalanan yang lagi muacet2 nya (sambil nyari obat juga sih). Saat melangkah kan kaki keluar penginapan.. Subhanallah... lagi2 Allah menyajikan pemandangan yang sangat indah untuk kami..
Langit pada malam itu terasa sangat indah seperti di planetarium. Seakan2 bintang2 itu bertebaran semaunya. Ada yang bergerombol, ada yang membentuk segitiga, ada juga yang paling cerah sendirian. Sudah gitu, bulan pun tak mau kalah.. malam itu, Allah membuat cahaya bulan sabit begitu mengkilau, seperti habis digosok.. cling banget!! ^^

Subhanallah.. rasanya ga bosan2nya kami mendongak ke atas untuk melihat 'sajian' ini secara cuma2. Saat melihat bintang2 itu bertaburan, Na langsung berpikir.. ' Bintang kan sebenarnya gede banget tapi dimata manusia jadi terlihat kecil karna jarak kita yg amat berjauhan.. dan sesungguhnya.. manusia-lah yang kecil.. ' (jadi, mungkin harusnya lagu anak2 dirubah ya.. bukan bintang kecil.. tapi bintang besar.. ahahaha.. mulai ngaco saya.. )
Dan, malam pun ditutup dengan indahnya~

~ Day Three ~

Saatnya untuk kembali ke rumah. Pagi2 sekali kami sudah bebenah, membereskan barang2 dan mulai sibuk merapihkan kembali kamar yang kami tempati. Tadinya berniat langsung pulang, eh ternyata Uni-ku masih ingin jalan2. Jadilah akhirnya sebelum pulang, kami 'main' dulu ke taman safari... horeee~~

Sudah lama sekali ga melihat hewan2 yang biasa ditonton di animal planet secara 'live'. Tiap kandang hewan yang kami lewati, rasanya semuanya sibuk berbicara.. "Ah..lucu bangeet!!".
Dari semua hewan yang ditonton, ada beberapa hewan khusus yang lumayan membuat kami 'terbelalak', diantaranya..
  • Gajah yang berdiri ditengah jalan sambil memungut makanan (yg langsung masuk ke mulutnya) dan uang (yg diberikan oleh pengunjung dan langsung masuk ke kantong si pelatih yang duduk diatas gajah)
  • Kudanil yang super ndut dan besar
  • Sapi Bali yang punya tanduk berpilin (bukan tongkat berpilin) yang sibuk mendekati jendela mobil pengunjung (abis mereka dah tau sih kl bakal dikasih makan..)
  • Jerapah yang kecapean dan dia asik menyenderkan lehernya ke tiang makanan (Na baru tau loh kl ternyata buntut jerapah itu puaaanjaang dan agak keriting..lucu deh)
  • Kumpulan monyet2 yang seliweran di jalanan (eh, ada anak monyet yang masih kecil banget, tubuhnya masih merah. lucuuu banget liatnya, kepalanya gede gitu ^^; )
Wah, rata2 semuanya membuat kami berisik deh ^^

Setelah itu, kami mulai menelusuri taman2 yang ada di dalam. Kami main ke baby zoo (saya poto bareng leopard dewasa loh, ternyata berat ya.. berat banget!!!), lalu melihat air terjun yang di atas (apa yah nama air terjunnya..lupa..), lalu lihat pertunjukan burung2 pemangsa, lalu.. pulaaang~~ semua orang sudah tepar termasuk saya yg kepalanya makin cenat cenut T__T

ini air terjun yang ada di taman safari, nenekku ikut mendaki ke sini loh!!


Alhamdulillah, sampai saat pulang pun Allah masih memudahkan kami dan menyelamatkan kami untuk pulang ke rumah dengan selamat. Kami terhindar dari macet total saat turun puncak dan saat di Jakarta, jalanan masih belum begitu ramai.. senangnya~


Trimakasih ya Allah.. Liburan yang Kau berikan padaku benar2 menyenangkan ^^

Jika Sahabat Menyukai Artikel ini, Silahkan Bagikan ke Teman Anda!



Comments (2)

wah foto2nya keren....udah bisa dijadiin latar belakang kartu pos nih ^^
trus langitnya cerah banget...biru....hwah indahnya...

hoo.. ga kepikiran untuk dijadiin latar belakang kartu pos loh! boleh nih ide nya :D

trimakasih ya sudah mau mampir ^^