Label: , , , , , ,

ya Allah.. jadikan sakit ini sebagai salah satu asbab
turunnya hidayah ke seluruh alam..




Mungkin sebagian teman2 penasaran dengan postingan Na yang belakangan ini mengindikasikan kalau Na sedang sakit

Sebenarnya.. Na sakit apa sih ??

Awalnya Na belum berniat untuk berkisah.. tetapi setelah direnungi lagi.. mungkin dari kisah ini ada manfaat untuk teman-teman yang membacanya, insya Allah

ini mungkin postingan yang cukup panjang.. so.. be ready ya :D



bismillaah..



-awal tahun 2009-

Semenjak awal tahun 2009 ini, Na sudah merasakan sakit di bagian perut Na. Malah kalau diingat lagi, sakit ini sudah ada menjelang akhir tahun 2008, namun karena saat itu Na masih disibukkan dengan kuliah.. jadi Na merasa sok kuat hingga menutup-nutupi rasa sakit itu

Kuliah berakhir, pun Na segera memeriksakan diri ke Rumah Sakit terdekat. Dengan alasan yakin bahwa sakit perut ini 'mungkin' adalah apendisitis (usus buntu), jadilah dokter internis (penyakit dalam) yang Na datangi

Periksa darah sudah.. periksa urine sudah.. periksa foto thoraks (dada) pun juga sudah.. semua hasilnya menunjukkan nilai yang normal tetapi dokter tetap tak mengetahui kenapa bagian perut kanan bawah Na bisa timbul rasa nyeri baik ditekan atau pun tidak. Alhasil, dokter hanya memberiku obat2an analgesik (pereda nyeri) dan beberapa obat anti vomit (muntah) karena sakitnya terkadang membuatku mual dan muntah



- ramadhan 1430 H-

Alhamdulillah, semenjak ditinggal selama 40 hari.. eh.. bukan.. maksud Na, semenjak memeriksakan diri dari Rumah Sakit hingga menjelang Ramadhan usai, rasa nyeri itu tak pernah hadir lagi. Kalaupun ada mungkin hanya serangan nyeri yang biasa dan hanya sekejap saja. Tapi di malam2 10 terakhir Ramadhan, Subhanallah... nyeri itu berkali-kali datang dan kini lama waktunya benar2 membuatku sampai menangis. Sakit yang seperti ditusuk2, berubah posisi pun tak mengurangi rasa nyeri. Yang lebih membuatku takut, kini Na merasa seperti ada sebuah tonjolan di perut kanan bawah Na..

" Chan.. sebaiknya periksa lagi.. jangan buat orang2 sekitarmu khawatir ah... ", ujar temanku saat kami sedang beri'tikaf bersama

Setelah memperhitungkan ini dan itu... akhirnya... Na memutuskan agar baru memeriksakan diri beberapa hari selepas merayakan hari Raya Idul Fitri...



- 26 September 2009 -

" mba.. sepertinya di rahim mba ada benjolan, mungkin ini kista.. jadi sebaiknya mba segera periksa ke Rumah Sakit terdekat untuk di USG ya.. "

Ujar seorang dokter akhwat berjilbab di sebuah klinik dekat rumah Om-Na,


Suara adzan maghrib kali itu membuat air mataku mengalir.. antara bersyukur dan sedih.. ntahlah... tak tergambarkan bagaimana perasaan Na saat itu. Sesampainya di rumah, Na hanya bisa menyampaikan kabar ini pada mamah Na dengan mata berkaca-kaca...



- 28 September 2009 -

Dengan ditemani Mamah, Uni dan suaminya, Na pergi ke salah satu rumah sakit swasta di Jakarta Timur. Berhubung dokter yang harus didatangi adalah dokter Obgin (kandungan), Alhamdulillah.. Allah permudahkan langkahku untuk tetap jaga diri walau sedang sakit. Dokter Obgin yang kudatangi adalah dokter kandungannya kakakku, beliau adalah seorang akhwat juga, namanya dokter lucky savitri (kalau kata sahabatku, nama depannya kaya laki2 ^^; )

Setelah lama menunggu kedatangan dokter, akhirnya Na masuk keruang periksa ditemani mamah..

Biasanya dulu Na yang membantu dokter melakukan USG, sekarang..akulah si pesakit yang dilakukan USG..hehe..

Belum apa2, dokter sudah bisa menebak adanya kista dalam indung telurku (ovarium). Ketika dokter mulai meng-USG dan memperlihatkan ada kista dalam indung telurku... aku tak ingat ucapan apa yang pertama kali terlontar dari bibir ini.. tak bisa beristighfar.. ataupun bersyukur..

Mencoba menguatkan diri..

Dokter pun menjelaskan dengan baik. Walau Mamah tak bisa menutupi kekhawatirannya dan aku tak bisa berekspresi..

" Bu, sebaiknya kita harus segera melakukan tindakan..karena kista di indung telur anak Ibu sudah besar sekali.. "

" Mba.. sebaiknya bermusyawarah dulu dengan keluarga.. karena ini menyangkut masa depan Mba juga.. "

" Apa hubungannya dengan masa depan anak saya, Dok? ", tanya mamahku

" Begini bu.. biasanya kista2 itu ditemukan karna ketidaksengajaan. Para Ibu2 yang sedang hamil biasanya kaget karena waktu pertama kali periksa ternyata ada kista. Umumnya kista mereka bisa keluar ketika melahirkan. Nah, anak Ibu kan masih gadis.... "

Yang pada intinya, dokter sedang berusaha menjelaskan pada mamah.. bahwa, seandainya Na sudah punya calon.. sebaiknya diberitahu dan segera dinikahkan.. karna salah satu obat 'tradisional' menghindari kambuhan akan kista yaitu dengan.. menikah..


Wajarnya, Na akan tersipu malu ketika mendengar penjelasan dokter..tapi saat itu sepertinya wajahku agak2 datar.. tak tau mau berespon seperti apa..

" Dok, apa kalau ovarium anak saya ikut terangkat.. nanti anak saya masih bisa hamil dan melahirkan? ", tanya mamah ragu dan cemas

" Bu.. perempuan yang ovariumnya normal, ada yang ga bisa hamil... perempuan yang ovariumnya hanya satu, ada yang bisa hamil tanpa gangguan... bisa hamil atau ngga itu kuasa Allah.. bukan kuasa saya ataupun dokter lainnya.. "


Sekejap ruangan dokter kini pun diliputi rasa lemah...

Ya.. manusia itu tak kuasa.. sedangkan Allah Kuasa...


Keluar dari ruangan dokter, Na pun pergi menuju tempat duduk uni-ku berada. Tak bisa menutupi rasa sedih.. akhirnya tangisku pun meledak dalam dekapan uni...



- 29 september s/d 30 oktober 2009 -

Selama sebulan, setelah bermusyawarah dengan Mamah dan Papah.. diputuskan bahwa aku menjalani masa pengobatan saja dulu dengan obat2an tradisional. Segala macam obat Papah berikan untuk Na. Dari obat yang memang khusus untuk kista.. lalu untuk immune... bahkan obat untuk hormon juga ada... ntahlah... Na hanya sami'na wa atho'na aja pada papah... terlebih lagi papah sempat mengatakan,

" obat2 ini hanya akan menjadi racun bagi Na kalau Na tak percaya bisa sembuh karena Allah "

Selama sebulan, Na dan yang lain harap2 cemas. Menanti bulan depan.. melihat perkembangan apakah kistanya semakin membaik atau semakin mem..buruk.....


Selama sebulan ini pula, Na makin tak bisa menguasai emosi. Mudah tersinggung, mudah menangis, dan segalanya menjadi sesak dan sempit di hati Na..

" Allah memberikan Rahman dan Rahim-Nya kepada kita dengan berbagai cara "


Banyak doa dan banyak kata2 yang ajib, yang Allah berikan padaku lewat para sahabat dan teman-teman..

Dosaku sudah meng-gunung... mungkin.. ini saatnya dosa2 itu harus dikikis....

amiin ya Allah...



- 31 oktober 2009 -

Hati kian tak menentu karena hari ini Na kembali pergi ke rumah sakit. Antara yakin dan pasrah. Yakin bahwa hanya Allah yang bisa menyembuhkan dan pasrah akan kehendak Allah terhadapku..

" Mba, memang sebaiknya segera dilaksanakan tindakan.. karena kistanya semakin besar... ", ujar Dokter Lucky selepas memeriksaku kembali dengan USG

Innalillahi...

Lagi-lagi Na hanya bisa menangis dan menangis... kesal karena tak bisa tersenyum mendapat berita ini.. bahkan sampai takut.. jangan2 aku sudah berburuk sangka pada Allah..

Ya Allah... ampuni aku...


Na kembali bermusyawarah dengan keluarga, karena dokter lucky amat menegaskan agar kista ini harus segera diangkat dengan jalan operasi. Papah terlihat tetap menolak.. khawatir tindakan operasi ini tergesa-gesa.. khawatir nantinya akan berpengaruh buruk dengan keadaan Na.. dan.. pada intinya, papah amat khawatir dengan diriku... (maafin Na, Pah..)


Mamah hanya mengatakan jika Na memang sudah siap untuk dioperasi, maka buatlah papah agar mau meredhoi keinginan na.. Lalu, setelah dijelaskan dengan ala kadarnya, papah pun berserah diri,

" baiklah, jika itu keputusan Na.. itu terserah Na.. papah serahin semua pada Allah.. "


Bukan berarti jalan operasi ini amat kuinginkan. Namun memang Na ingin segera 'mengakhiri' keadaan yang tak menentu ini. Hati masih gamang...pikiran tak menentu... tiap sholat pun buat Na bingung ingin berdoa apa.


Berpikir... subhanallah... besar nian ujian kali ini.... sanggupkah Na menghadapinya?



- 4 Oktober 2009 -

Na kembali ke Rumah Sakit untuk membuat jadwal operasi dengan dokter lucky. Sambil berharap-harap cemas, akankah nanti tim dokter yang membedahku bisa mahram bagiku semua. Sempat Na mengatakan keinginan ini pada Mamah dan mamah pun hanya bisa berkata,

" emang bisa diminta ? kalau nanti ada dokter laki2..yah.. pasrah saja na.. "

Wah, ga mau mah!!!! itu hal yang paling mengerikan bagiku!!!!! (hanya berontak dalam hati aja sih..)

Alhamdulillah, Allah beri kemudahan bagi Na..

Dokter lucky menyetujui agar tim dokter yang nanti turun tangan semuanya adalah perempuan.. karena itulah teman, jangan ragu untuk meminta andaikan ada yang mengalami keadaan seperti ini ya. Walaupun Allah beri kemudahan saat kita sakit, tapi jika bisa diusahakan, maka berusahalah terlebih dahulu.. biar hasilnya, serahkan pada Allah

Lagipula,

bukankah Allah lebih memandang usaha kita dalam beramal dan bukan melihat hasilnya?


Kemudian,
Dibuatlah janji bahwa pada tanggal 7 Oktober 2009, aku akan menjalani operasi pada pukul setengah enam pagi (awalnya ditentukan pada tanggal 10 Oktober 2009, namun karena dokter lucky berhalangan akhirnya jadwal operasi dimajukan)



- 6 Oktober 2009 -

Malam ini Na mulai jadi pasien rawat inap di Rumah Sakit Evasari, Jakarta Timur. Na mulai dipersiapkan menjelang operasi esok. Dari di-pompa (klisma) sampai persiapan yang.. begitulah..

Malam itu Na ga bisa tidur karna efek klisma. Tiap jam Na harus bolak-balik ke kamar mandi. Nenek Na yang menemani pun tak bisa tidur karena melihat Na yang tak kunjung 'diam' di tempat tidur

Niat ingin banyak melakukan amalan di malam sebelum operasi kandas tengah jalan. Mata ingin dipejamkan tapi tak kunjung pulas. Baru sejenak memejamkan mata, tiba2 suara adzan subuh sudah berkumandang..


" subhanallah.. sudah subuh???? "



- 7 Oktober 2009 -


" Ya Allah.. jika aku mati.. kumohon.. matikan aku dalam keadaan syahid.... "


Itulah pintaku yang bisa terucap dalam sujudku. Subuh itu terasa sebentar.. tak bisa menikmati dzikir melawan ngantuk seperti biasa.. tak bisa mendengar suara langkah bapak2 yang baru pulang dari masjid selepas sholat subuh berjamaah..

Sebelum masuk ruang operasi, Na kembali dipersiapkan.. Alhamdulillah, perawat yang 'mempersiapkan' ku mau menghormatiku sebagai anak perempuan yang berjilbab. Jadi ketika sedang 'bebenah', semua tabir ditutup.. kemudian perawat mulai memasang selang2 untukku..




Subhanallah, selang2 itu masuk ke dalam tubuhku... sakit..

Sebelum masuk ke ruang operasi, keluargaku diperkenankan melihatku untuk yang 'terakhir' kalinya..

Kulihat wajah mamah pucat dan bersuara gemetar... begitu juga dengan papah yang berusaha membuatku tenang..

" Sabar ya na... ", kata mamah

" Na.. insya Allah.. ga papa.. " ucap papah


Karena dokter Lucky belum datang, jadi aku kembali menunggu di depan ruang operasi. Sambil berbaring... ku coba mudzakaroh asmaul husna. belum sampai ditengah, tiba2 Na lupa.. tak hapal.. dan saking kesalnya karena kukira aku digangguin setan (ingatnya kalau orang sakaratul maut maka setan berebut ingin mengganggu orang itu agar lupa mengucap kalimat thayyibah) akhirnya malah beristighfar sebanyak-banyaknya... (wah, Na benar2 kacau saat itu..)

Tak lama kemudian dokter Lucky pun datang, langsung bersiap-siap..dan.. masuklah aku ke ruang operasi. Ketika aku dipindahkan ke meja operasi.. aku ingat.. aku berkata dalam hati..


" Ya Allah.. kumohon.. syahidkan aku.... "


Setelah itu, aku hanya melihat para dokter mulai tusuk sana-sini, mengeluarkan peralatan dan... aku pun dibuat tak sadar karna efek bius lokal....


Dalam mimpi,

Na melihat banyak bunga... ya... Na dikelilingi bunga yang berwarna merah.. hanya bunga.. tanpa batang..tanpa daun... bunga yang banyak sekali... seakan-akan dimensi itu hanya diisi oleh bunga-bunga. Tak ada orang disana kecuali aku... dan suara-suara.. yang tak jelas ucapannya..

Ketika sadar, Na sudah selesai dioperasi dan sedang dibawa menuju ruang pemulihan. Sekejap kulihat Papah..dan Mamah.. yang menangis terisak-isak sambil berucap,

"Alhamdulillah.. sudah na.. sudah selesai.. "



Selama 4 hari, Na dirawat di Rumah Sakit. Selama 4 hari itu pula.. Allah banyak memberikan keajaiban-keajaiban bagi Na. Allah banyak berikan jawaban-jawaban yang pernah kutanyakan.. Allah juga membuka 'tabir-tabir' yang dulu tersembunyi....


Na diberitahu, bahwa ada 2 kista dalam indung telurku, yaitu di kanan dan kiri. Di kiri sebesar 13 cm dan yang di kanan masih kecil-kecil, tetapi keduanya tetap diangkat.

Allah telah menyelamatkan ovariumku yang kanan... Alhamdulillah ^___^




Kini, Na sudah dirumah.. menjalani masa pemulihan pasca operasi.. rindu sekali bertemu dengan anak-anak murid.. insya Allah, bulan depan Na mulai beraktivitas seperti biasanya.. insya Allah..



wah.. panjang banget ya ^^;;


Kisah ini kutulis dengan berharap semoga bisa bermanfaat bagi teman-teman. Bagi yang ingin bertanya lebih mendetail.. silakan berkomentar, teman ^_________^









Baca Selengkapnya "Na dan kista"

Label: , , , ,


bismillahirrahmaanirrahiim..


Assalamu'alaykum warohmatullahi wabarokaatuh




Alhamdulillah....

itik sudah pulang dengan selamat, teman-teman !!


fyuhh...

masih sepi ternyata ya disini..

(kukira bakalan banyak yang nyariin.. hehe )



dari lubuk hatiku yang paling dalam..

kuucapkan..

Jazakumullah khairan katsira.. teman-teman..

atas doa dan dukungannya..

padahal kita hanya berteman lewat layar komputer ya

tapi.. Subhanallah..

i do really love you all because Allah




terima kasih kepada teman-teman yang sudah datang menjenguk

juga kepada sahabatku yang senantiasa menemaniku

semoga Allah membalas kebaikan-kebaikanmu dengan pahala berlipat ganda..

amiin.. amiin ya Allah..





berhubung si itik masih dalam masa pemulihan,


untuk tulisan2 berikutnya masih harus menunggu ya :D

insya Allah



segini dulu aja deh


wassalamu'alaykum warohmatullahi wabarokaatuh



^______________________________^
Baca Selengkapnya "alhamdulillah"

Label: , , ,

mau kemana, Na?
siap-siap nih..
mau kemana ?
mau ketemu sama malaikat izroil
?????




Yap,

Saat ini.. si itik alias Na yang rajin menumpahkan uneg2 di blognyaitik mau siap-siap pamitan. Beneran mau ketemu malaikat izroil? wah.. wallahu a'lam.. toh dalam sehari kita sampai berkali-kali kok di 'intip' sama malaikat izroil.. hehe..

Mungkin blog ini akan sepi untuk waktu yang tak tertentu.. so, yang rindu sama Na.. Silakan berdzikir saja, kita bareng2 inget Allah.. biar nanti Allah pertemukan kerinduan kita di surga-Nya.. amiin.. amiin ya Allah

Mohon maaf lahir bathin ya teman-teman..
too many mistake i've done to you..
and thanks for everything..anything.. and manythings that you give to me..

Jazakumullah khairan katsira,

semoga Allah membalas kebaikan teman-teman

Amiin ya Allah





Mohon doa ya

^_________________^







Sungguh,
Aku tidak akan mengeluarkan seseorang dari dunia, sedangkan Aku bermaksud menyayanginya, sehingga Aku balas semua kesalahan yang pernah diperbuatnya dengan sakit di badannya, musibah pada keluarganya, kesulitan penghidupannya, atau sedikit rezekinya dan sampai hal yang paling kecil.
Jika masih ada kesalahan yang tersisa, maka akan Aku beratkan penderitaan matinya, sehingga ketika diserahkan kepada-Ku ia bagaikan saat dilahirkan ibunya.
Demi keagungan-Ku, Aku tidak akan mengeluarkan seseorang dari dunia, sedangkan Aku bermaksud menyiksanya, sehingga Aku balas semua kebaikan yang pernah diperbuatnya dengan kesehatan badannya, luas rezekinya, kemudahan penghidupannya, kenyamanan di hatinya dan sampai hal yang paling kecil.
Jika masih ada kebaikan yang tersisa, maka akan Aku mudahkan matinya, sehingga ketika diserahkan kepada-Ku ia tidak memiliki sedikitpun kebaikan yang dapat menjaganya dari api neraka.

(HR. Al-Dainuri)





Baca Selengkapnya "itik pamitan"

Label: , , , , , , ,

one litre of tears...
sebanyak itu air mata yang keluar..
apakah diantaranya ada air mata yang Allah suka ?



Unjuk tangan yang dari kemarin kerjaannya nangis mulu!! (* saya unjuk gigi aja ah~ )


Rasanya, makin hari kok makin cengeng ya. Dikit-dikit tersentuh, dikit-dikit terluka dan dikit-dikit mojok di kamar yang pojok sambil nutup muka dengan bantal trus nangis sesungukan..

Bukan maksud menyalahkan 'perempuan' yang memang sudah diberikan nikmat oleh Allah memiliki hati yang teramat halus.. hanya saja.. Na jadi berpikiran.. sebanyak air mata yang pernah keluar dari kedua mata ini.. apakah ada diantaranya menjadi tetesan air yang disukai Allah ?


Kemarin Na menyempatkan diri lagi untuk memberdayakan speaker di komputer ini. Maklum, biasanya Na amat jarang main komputer dengan ditemani speaker alias saya suka keheningan. Sambil berharap kembali meluruskan niat untuk memperbaiki diri, Na 'iseng' mendengar beberapa ta'lim dari ustadz yang.. ntah kenapa... hey.. pak ustadz.. kok saya jadi sering 'sadar' dengar ceramah2 bapak ya?? hehe... (tunggu.. maaf.. kok jadi curhat begini sih.. )


Lanjut,

Kali ini Pak Ustadz mengetengahkan tentang hadits 2 tetes air yang Allah sukai. Yang pertama adalah tetesan air mata karena takut pada Allah dan tetesan darah akibat berjuang di jalan Allah. Kalau Na ngga salah ingat.. kata Pak Ustadz, ini berdasar dari hadits yang diriwayatkan oleh imam tirmidzi (perbaiki Na kalau Na salah ya..)


Tetesan air mata karena takut pada Allah,

Banyak kisah-kisah para sahabat yang senantiasa menangis karena takut pada Allah. Padahal mereka ini kan manusia-manusia yang tingkat ketaatannya luar biasa, tapi kok mereka 'bisa' masih ada rasa takut akan adzab Allah ya? gimana dengan kita yang amalannya serba saling timpal menimpali begini ?? bukankah harusnya tangisan kita lebih 'kejer' daripada para sahabat radhiallahu 'anhu ?

Saat pak ustadz menjelaskan tentang air mata karena takut pada Allah.. Na teringat dengan situasi Na yang kadang bisa dipukul sama rata dengan situasi anak2 perempuan lainnya, yang suka " menangisi sesuatu yang tidak penting "


Cintanya bertepuk sebelah tangan... " hueeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee... hiks...hiks.. "

Sohibnya tak lagi akrab dengannya.. " huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa.. hiks.. hiks... "

Merasa disakiti orang lain hingga tersinggung berat.. " ...... " (aku tak tau gimana lagi bunyi tangisannya.. biasanya ini pake efek tambahan suara yaitu cacian dan makian)

Dan masih banyak lagi tangisan2 anak perempuan yang kalau di-kulik2, banyak yang ga pentingnya



Memang sih, tangisan itu juga lambang dari ekspresi. Bukan Na melarang anak perempuan untuk menangis (wohoo.. sejak kapan saya bisa mengeluarkan fatwa haram untuk menangis??), tapi maksud Na disini adalah.. gimana caranya agar kita (ingat, Na sendiri pun juga ga lebih baik dari temen2.. ) bisa menangis karena Allah. Itung-itung biar air mata kita yang keluar bisa menyelamatkan kita dari api neraka



“Tidak akan masuk ke dalam api neraka seseorang yang menangis karena takut kepada Allah hingga air susu (yang sudah keluar) kembali ke tempat asalnya.” (HR. tirmidzi)




Subhanallah, dahsyat banget kan air mata itu ??

Sekarang tinggal kita me-manage air mata kita. Keadaan saat sedih, sedu sedan (beuh..pelajaran bahasa Indonesia nih) memang mau ga mau memaksa air mata kita untuk keluar. But, diusahakan agar air mata ini ga lebih deras daripada saat kita ingat akan adzab Allah karena sudah sepatutnya lah yang kita takuti hanya pada Allah..

Bicara itu mudah tapi prakteknya sulit.. tapi.. hey... ga salah untuk belajar mencobanya kan? hehe..


Lanjut ah yang kedua,


Tetesan darah yang keluar akibat berjuang di jalan Allah,

Ga selamanya berperang melawan musuh Allah yang masuk ke dalam kategori berjuang di jalan Allah. Pak Ustadz bilang, bekerja mencari nafkah yang halal 100% untuk anak dan istri atau pergi berdakwah mengajak orang lain untuk kembali taat pada Allah dan Rasul-Nya... ini pun termasuk berjuang di jalan Allah..

Saat pak Ustadz bilang tentang pergi berdakwah.. Na teringat dengan kisahnya Rasulullah saw, yang baru pulang berdakwah dengan pakaian penuh debu, keringat bercucuran dan kadang ada darah yang mengalir di tubuhnya yang mulia. Putrinya, Fathimah Az-Zahra.. menangis menyambut kedatangan ayahnya..


Hari ini, ada ngga ya.. seorang ayah pulang dengan baju yang penuh debu, bercucuran keringat dan bercampur darah, ketika ditanya ' habis ngapain ', dengan penuh senyuman.. sang ayah berkata...

" Bapak baru pulang berdakwah Nak.... "


Subhanallah.. ini.. cita-citaku yang belum kesampean... moga kelak laki-laki yang mau menjadi suamiku mau punya cita2 kaya gini juga.. (horeee.. kembali curcol's~)


Teringat pula dengan kejadian saat Na masih praktek di UGD salah satu RS di jakarta. Waktu itu, Na sempat ikut membantu tindakan pada seorang bapak penjual bakso yang tertabrak motor di perempatan jalan. Betapa pilunya, pagi itu si Bapak ingin bersiap2 berjualan.. karna beberapa minggu lagi, anak kesayangannya akan segera menikah.. si Bapak berjualan lebih pagi dengan harapan, makin banyak rezeki yang Allah berikan padanya. Namun Allah ternyata menunjukkan rasa sayang-Nya dengan cara yang lain. Pagi itu, si Bapak belum sempat menjajakan dagangannya.. baru melangkah menuju tempat biasa beliau berdagang.. tiba2 dari arah seberang ada motor yang melaju cukup kencang yang hilang kendali dan menabraknya..


Di ruang UGD, Na menerima beliau dengan keadaan yang cukup fatal. Kedua kakinya patah dan kepalanya banyak mengeluarkan darah. Sebelum sampai di meja operasi.. makin dibuat pilu Na dengan igauan si Bapak..

" Anakku.. maafin Bapak... maaf... maaf... "


Subhanallah,

Pak ustadz bilang...

Mencari nafkah yang benar2 halal 100% di zaman sekarang ini adalah bukan perkara yang mudah. Mengingat korupsi dimana-mana.. kecurangan merajalela.. untuk tetap bertahan murni mencari nafkah yang halal merupakan perjuangan yang berat, karena itulah dia masuk ke dalam kategori berjuang di jalan Allah... berjuang mendapatkan rezeki yang halal.. dengan cara yang Allah suka.. dengan hasil yang Allah suka...



Dua tetes air yang Allah sukai,

Tetesan air mata karena takut pada Allah dan tetesan darah karena berjuang di jalan Allah.

Semoga sekarang kita bisa sama2 belajar bagaimana caranya agar bisa menangis karena Allah ataupun berkorban hingga mengeluarkan darah karena berjuang mati2an hanya karena Allah. Lagi dan lagi... daripada kita membuang energi (menangis atau berkorban) untuk sesuatu yang ga penting... lebih baik kita arahkan energi itu untuk Allah


Duh, maaf ya teman2 kalau kepanjangan postingannya... semoga bermanfaat.. insya Allah..





Jadi,
jangan sepelekan orang yang menangis karena takut pada Allah
atau berjuang di jalan Allah sampai terluka mengeluarkan darah
ya !




Baca Selengkapnya "2 tetes air yang Allah sukai"