Label: , , ,

Ada yang aneh sama foto disamping, setelah kuedit sana-sini (bermaksud menutupi apa yang tak bisa ditutupi) kok hasilnya jadi begini ya? maaf, beginilah jadinya kl bukan ahli potosyop mengobrak-abrik fotonya sendiri~

Yak, perkenalkan. Ini adalah aku, Marina Eliza, saat berusia 3 tahun.
Anak ke-3 dari 4 bersaudara. Memiliki satu Kakak perempuan yang saat ini sudah memiliki anak perempuan (Hana), satu Kakak laki-laki yang juga sudah memiliki anak perempuan (Naura) dan adik perempuan yang lagi menikmati masa remajanya. Aku lahir di Jakarta, tepatnya di Rumah Sakit.. (Hey! kok jadi buat CV begini??!!!), NEXT!!!


Mungkin saat aku masih kecil, tak ada bayangan kalau aku akan menggunakan jilbab sampai saat ini (iyalaah..masih kecil gitu loooh~).

Walk to remember..

Pertama kali aku menggunakan jilbab, yaitu saat aku berusia kurang lebih 8-9 tahun. Ini sih karna dulu aku ikut ngaji di masjid depan rumahku (TPA/TQA). Disinilah mulai tertanam mengenai Islam dalam kehidupan sehari2ku. Baik itu dari belajar huruf arab, belajar tajwid, membaca dan menghapal al-Qur'an (waow..sekarang hapalannya sudah amblas tengah jalan..) dan yg lainnya. Tapi namanya juga masih anak2. Abis ngaji, ya lepas bablas~

Tapi kemudian, saat aku duduk di bangku kelas 6 SD. Aku bertekad ingin memakai jilbab ke sekolah. Karna sering sekali aku dikira orang bule yg nyasar sekolah di jakarta! sudah begitu aku dibilang tukang tipu karna mengaku2 sebagai orang islam (ini karna masalah namaku yg kurang menunjukkan identitas Islam, sampai2 KepSek tak percaya aku beragama Islam T__T). Ujung2nya, aku tak bisa menggunakan jilbab hanya dikarenakan pihak sekolah takut sekolahku akan dicap sebagai sekolah khusus Islam (padahal kalau aku jadi pakai jilbab, hanya aku sendiri yg menggunakan jilbab dari sekian puluh siswi di SD itu!!!!).
Ayahku sempat turun tangan mengatasi konflik ini (yg paling kuingat, saat Ayah masuk keruang KepSek dan menggebrak meja KepSek karna berbicara "Maaf Pak, Marina tak pantas memakai jilbab karna namanya..")

Alhamdulillah, setelah sampai di bangku satu SMP, aku mulai istiqamah memakai jilbab. Tapi, ya tetap saja perilaku-ku tak ubah anak badung yang sebadung-badungnya anak perempuan. Banyak yg bertanya, "Lo udah pake jilbab tetep aja metal, gimana sih!". Nah, lucunya aku selalu menjawab pertanyaan itu dengan jawaban, "Yang penting gw dah pake jilbab! nanti sikap dengan sendirinya juga ikut berubah.. kali...." (ahahahahaha...benar2 deh..)

Jilbab yang pertama kali kupakai adalah jilbab yang kucel dan kumel. Jilbab kaos putih yg pendek sebahu utk kesekolah hanya punya sedikit. Dan itu pun kl main juga dipakai. Alhasil salah satu sahabat SMP-ku berkata, "Na...pliis doong... itu jilbab digantii.. kucel banget sih! dah kaya bocah ingusan gitu.. ganti ah!" (Ah, Widya.. aku merindukanmu...sekarang jilbabku dah diganti kok!)

Lanjut ke bangku SMA. Aku ikut dalam rohis SMA. Hmm.. saat indah yang tak terlupakan terjadi kembali. Aku yg tadinya pakai jilbab kaos yg mini (sebahu), berubah!! karna jatuh cinta sama teman yg ikut rohis juga (aaaaa! jilbabku ternoda!!) lantas aku memakai jilbab segi empat (jilbab kain persegi) dan mulai ikut2an panjang kaya mba2 rohis lainnya.
Karna niatku memakai jilbab panjang utk menarik perhatian si laki2 tersebut, alhasil aku malah kembali menggunakan jilbab mini (karna cintaku ditolak! duesh!!!!). Beigitulah, jika niat bukan untuk Allah.. (maafkan hamba, Ya Allah..)

Memasuki bangku kuliah.. wah... inilah saat2 yang makin takkan terlupakan bagiku! aku mengalami metamorfosa disini. Subhanallah....

Selama 5 tahun aku menjalani siklus hidup sebagai anak kuliah. Allah SWT telah mempertemukan aku dengan jutaan orang yang membuatku 'melek' akan jilbabku dan penampilanku. Selama 5 tahun, aku berganti-ganti model jilbab. Aku seperti mencari identitas diri. Aku pernah menggunakan jilbab super mini (yg hanya menutupi leher saja). Pun pernah menggunakan jilbab lebar. Allah terus membolak-balikkan hatiku selama itu...
Aku tak pernah yakin dengan diri sendiri. Saat menggunakan jilbab super mini, salah satu teman rohis kuliahku langsung mengkritikku habis2an. Dan saat menggunakan jilbab lebar, temanku pun ada saja yang berkomentar. Rasanya saat itu aku mulai lelah karna terlalu memperhatikan apa yang dipikirkan orang lain terhadap diriku..

Lalu, belum genap satu tahun. Aku bertemu dengan salah seorang teman Kakak perempuanku yang mulai 'meracuni' ku dengan jilbab lebar. Awalnya masih harus muter tujuh keliling saat diperlihatkan foto-foto wanita berjilbab lebar (apalagi yg bercadar!!!). Uffff.... pengen ngumpet rasanya...

Tapi kini, aku malah terkesima dan berkaca2 saat melihat akhwat bercadar berdiri dihadapanku. Aku mulai mencoba bagaimana berpakaian dengan 'layak'. Aku mulai menyicil mengikuti jejak langkah 'Aisyah rha. (istri Rasulullah SAW) yang sekaligus saat ini menjadi idolaku. Begitu pula saat mengetahui bahwa pakaian yang mereka (istri2 Rasulullah SAW) gunakan bukanlah pakaian yang dua potong (baju dan celana) melainkan baju gamis (baju terusan) yang tidak memperlihatkan lekuk tubuh sedikitpun. Jilbab yang mereka pakai adalah jilbab yang benar2 tertutup. Dan mereka pun bercadar.

Subhanallah, rasanya nikmat saat aku mulai memakai jilbab (yang sedikit agak lebar) dan berbaju gamis sebagai baju keseharianku. Rasanya aku yakin dengan identitasku yang sekarang (Insya Allah). Kuingin semoga Allah SWT tetap mengembalikan hatiku kepadaNya dan mengizinkanku utk beristiqamah dalam melaksanakan perintahNya, begitu pula dalam menjalankan sunnah2 Rasulullah SAW.

Tak ada hadiah yang lebih indah melainkan doa, semoga Allah selalu menjaga, melindungi dan tidak mengambil hidayahNya darimu, wahai sahabatku...

Walk to remember...

Yaa Ukhty.. bareng2 yuk memperbaiki diri. Sayang jika rambutmu yang indah dinampakkan begitu saja utk orang2 yang tidak halal untukmu. Begitu pula dengan lekuk tubuhmu. Simpan dan jaga baik2 untuk suamimu kelak (aiiiih..bahasamu naaak!!!! aku sendiri geli mendengar kata2 suami >___<~ )

ps: Sebenarnya postingan ini sebagai ucapan 'terima kasih' untukmu. Tapi setelah dipikir2, rasanya kurang cukup kalau hanya ucapan terimakasih doang. Apalah artinya terimakasih dariku, jika engkau sudah memiliki Allah Yang Maha Pemurah dan Penyayang, yang selalu memberikan hal yang terbaik untukmu ^^

Jika Sahabat Menyukai Artikel ini, Silahkan Bagikan ke Teman Anda!



Comments (11)

PERTAMAX..COY...
**some text missing**MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN**some text missing**NICE PROFILE**some text missing**SALAM KENAL YAK**some text missing**

PERTAMAX..COY...
**some text missing**MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN**some text missing**NICE PROFILE**some text missing**SALAM KENAL YAK**some text missing**

pertamax? bensin?? ^^;;;

sama2 uchielz..trimakasih sudah datang berkunjung

KEDUAX!!

*makin aneh..

assalamu'alaikum..

walk to remember..
jadi inget masa2 waktu pakai jilbab pertama kali.. ;-)

salam kenal..

Jilbab lebar itu anggun koq... Jangan sampai lepas jilbab yaaa...

insya Allah, sampai mati akan kupertahankan jilbab ini. hehe..anggun ya..coba mba anggun pake jilbab lebar..makin anggun deh (*loh? ngaco..)

masa sma memang masa2 metamorfosis kita..

wah, kl saya metamorfosisnya terjadi waktu kuliah ^^;

komen foto : kyaa..ina kawaaiii~ *lucuu*

komen kepsek : cuma gara2 nama? pliss deh, hahaha... *lirik nama sendiri*

komen isi post : kira-kira gimana yah cerita ku berjilbab nanti... *i wonder haaw..*

btw..rambutku jelek *garuk-garuk*

komen foto: dulu waktu kecil masi lucu, udah gedenya.. hmm..ragu berkata lucu lagi deh >_<

komen kepsek: yap,maklum..kebetulan dalam satu sekolah hanya aku yg bernama marina..ahaha ^^;

komennya mari: so..wat r u waitn 4? :D

btw, rambut itu kan mahkotanya wanita...sejelek apapun itu..tetep bagus kok! apalagi kl yg melihat itu.. sang suami.. wah..bakal dipuji deh ^0^