Label:

Bismillahirrahmaanirrahiim
Assalamu'alaykum wr wb.. hai kawan...gimana kabarnya? sehat? alhamdulillah :)

duh, dah lama nih na nda menulis2 lagi di blog ini. terakhir ketika meminta salah seorang temanku untuk mengisi di blog ini mengenai wasiat Rasulullah pada putri tercintanya, Fathimah Az-Zahra (terimakasih ya teman ^____^v)

Hmm..ada banyak hal yg ingin kuceritakan pada teman2. tapi dari keseluruhan cerita, yang paling ingin na sampaikan yaitu... mengenai akhlak wanita (aku mengambilnya dari buku 'Muslimah pendamping Rasulullah di surga' ->ada aku ngga ya..?)

ini masalah sepele, tapi menyangkut keadaan kita nanti di hari kiamat (glek..) semoga hal ini bisa bermanfaat, Insya Allah

dari Abu Hurairah r.a, dia bercerita, ada seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW. "Wahai Rasulullah, sesungguhnya si fulanah disebut- sebut sebagai seorang yang banyak mengerjakan shalat, puasa dan sedekah. Hanya saja dia sering menyakiti tetangganya dengan lisannya." Rasulullah menjawab, "Wanita itu akan berada di neraka"
Lantas orang itu bertanya lagi, "Wahai Rasulullah, sesungguhnya si fulanah disebut-sebut sebagai wanita yang jarang berpuasa, tidak banyak bersedekah dan mengerjakan shalat. Hanya saja dia pernah memberikan sepotong keju serta tidak menyakiti tetangganya dengan lisannya." Maka Rasulullah SAW menjawab, "wanita itu akan berada di surga." [HR.Ahmad]

(bukankah akan lebih baik jika kita memiliki amalan banyak mengerjakan shalat, puasa dan sedekah tetapi tetap menjaga hubungan yang baik dengan tetangganya?)

Dari Abu Syuraih, bahwa Nabi SAW bersabda: "Demi Allah, tidak beriman. Demi Allah, tidak beriman". Lalu ditanyakan, "Siapakah dia itu, wahai Rasulullah?" Beliau menjawab, "Yaitu orang yang tetangganya tidak merasa aman dari gangguannya." [HR.Bukhari]

Dari Abu Hurairah ra. dia bercerita, Rasulullah SAW. bersabda: "Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah dia tidak menyakiti tetangganya. Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia menghormati tamunya. Dan barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah dia berkata-kata baik atau diam" [HR.Bukhari]

kalau bisa ditarik kesimpulan, ini semua mengarah pada salah satu anggota tubuh kita (yang pada khususnya oleh para kaum hawa) yang sangat sulit untuk dijaga, yaitu... lidah
ingat dengan iklan.. 'mulutmu harimaumu?' na sendiri tak begitu paham kenapa kita ini sering sekali kepleset dengan lidah. wanita itu tak jauh dari hal yang berbau gosip.. (Ya Allah, maafkan atas kesalahan kami..)

disebutkan diatas, "...maka hendaklah dia berkata-kata baik atau diam"
aku salut pada beberapa temanku yang wanita yang terbilang kalem atau pendiam. karna itulah sikap yang lebih baik dibandingkan sikap yang pecicilan dan suka berkata-kata (Astaghfirullah..)

Umar bin Khattab r.a pernah berkata: "Orang yang banyak bicara akan lebih sering tergelincir. Dan orang yang sering tergelincir dosanya akan semakin banyak. Dan orang yang banyak dosanya maka api neraka lebih pantas baginya"

Hasan al-Bashri berkata, "lidah seorang mukmin berada dibelakang hatinya. oleh karena itu, jika dia ingin berbicara, hatinya segera merenungkannya baru kemudian lidah mengucapkannya. Sementara lidah orang munafik berada didepan hatinya. Bila dia ingin berbicara maka lidahnya langsung mengucapkannya tanpa direnungkan oleh hatinya."

Ukhtifillah..
mari bersama-sama membangun kepribadian diri dengan menggunakan akhlak mulia. Akhlak yang dicintai Allah dan Rasul-Nya (Amin Ya Allah)
jadi nanti kalau bertemu dengan ukhti2 lain yang belum mengerem lidahnya..tolong diperingatkan ya.
karena Rasulullah SAW bersabda: "Orang muslim (sejati) adalah orang yang membuat orang muslim lainnya selamat dari lisan dan tangannya" [HR.Bukhari]

-semoga bisa diambil hikmahnya (kalau ada), kebenaran itu selalu datang hanya dari Allah semata dan kesalahan itu datang dari saya sendiri, jika ada kesalahan..mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya-

Baca Selengkapnya "mulutmu harimaumu"

Assalamu’alaykum wr,wb

Bismillah..

Sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita solehah. Dan "perkara yang pertama kali ditanyakan kepada seorang wanita pada hari kiamat nanti, adalah mengenai solat lima waktu dan ketaatannya terhadap suami." (HR.Ibnu Hibban dari Abu Hurairah)

10 Wasiat Rasulullah SAW. kepada putrinya Fathimah r.a.

1. Ya Fathimah, kepada wanita yang membuat tepung untuk suami dan anak-anaknya, Allah pasti akan menetapkan kebaikan baginya dari setiap biji gandum, melebur kejelekan dan meningkatkan derajat wanita itu.

2. Ya Fathimah, kepada wanita yang berkeringat ketika menumbuk tepung untuk suami dan anak-anaknya, niscaya Allah menjadikannya dirinya dengan neraka tujuh tabir pemisah.

3. Ya Fathimah, tiadalah seorang yang meminyaki rambut anak-anaknya lalu menyisirnya dan mencuci pakaiannya, melainkan Allah akan menetapkan pahala baginya seperti pahala memberi makan seribu org yang kelaparan dan memberi pakaian seribu orang yang telanjang.

4. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang menahan kebutuhan tetangganya, melainkan Allah akan menahannya dari minum telaga kautsar pada hari kiamat nanti.

5. Ya Fathimah, yang lebih utama dari seluruh keutamaan di atas adalah keridhoaan suami terhadap istri. Andaikata suamimu tidak ridho kepadamu, maka aku tidak akan mendoakanmu. Ketahuilah wahai Fathimah, kemarahan suami adalah kemurkaan Allah.

6. Ya Fathimah, apabila wanita mengandung, maka malaikat memohonkan ampunan baginya, dan Allah menetapkan baginya setiap hari seribu kebaikan serta melebur seribu kejelekan. Ketika wanita merasa sakit akan melahirkan, Allah menetapkan pahala baginya sama dengan pahala para pejuang di jalan Allah. Jika dia melahirkan kandungannya, maka bersihlah dosa-dosanya seperti ketika dia dilahirkan dari kandungan ibunya. Bila meninggal ketika melahirkan, maka dia tidak akan membawa dosa sedikitpun. Didalam kubur akan mendapat pertamanan indah yang merupakan bagian dari taman sorga. Dan Allah memberikan pahala kepadanya sama dengan pahala seribu orang yang melaksanakan ibadah haji dan umrah, dan seribu malaikat memohonkan ampunan baginya hingga hari kiamat.

7. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang melayani suami selama sehari semalam dengan rasa senang serta ikhlas, melainkan Allah mengampuni dosa-dosanya serta memakaikan pakaian padanya di hari kiamat berupa pakaian yang serba hijau, dan menetapkan baginya setiap rambut pada tubuhnya seribu kebaikan. Dan Allah memberikan kepadanya pahala seratus kali beribadah haji dan umrah.

8. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang tersenyum di hadapan suami, melainkan Allah memandangnya dengan pandangan penuh kasih.

9. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang membentangkan alas tidur untuk suami dengan rasa senang hati, melainkan para malaikat yang memanggil dari langit menyeru wanita itu agar menyaksikan pahala amalnya, dan Allah mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan yang akan datang.

10.Ya Fathimah, tiadalah wanita yang meminyaki kepala suami dan menyisirnya, meminyaki jenggot dan memotong kumisnya, serta memotong kukunya, melainkan Allah memberi minuman arak yang dikemas indah kepadanya yang didatangkan dari sungai-sungai sorga. Allah mempermudah sakaratul-maut baginya, serta kuburnya menjadi bagian dari taman sorga. Dan Allah menetapkan baginya bebas dari siksa neraka serta dapat melintasi shirathal-mustaqim dengan selamat.

-semoga bisa diambil hikmahnya (kalau ada), kebenaran itu selalu datang hanya dari Allah semata dan kesalahan itu datang dari saya sendiri, jika ada kesalahan..mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya-

Baca Selengkapnya " "