Label: , , , , ,


Ichiban kirei na iro tte nandarou?
[ what is the most beautiful color? ]


Ini merupakan bait pertama dari lirik lagunya Mr. Children dengan judul GIFT. Lagu yang benar2 membuatku langsung jatuh cinta pada pendengaran pertama (bukan pandangan). Apalagi sewaktu melihat video klipnya.. banyak anak kecil yang bermain-main dengan air!! Huaaaa... makin jatuh cintaaaaa~

Saat menonton video klipnya, pikiranku langsung melesat jauh memikirkan betapa besarnya GIFT (baca: nikmat) yang Allah SWT berikan pada seluruh makhluk ciptaan-Nya. Ada air, pelangi, warna, orang-orang yang berarti buat kita, dsb.


---

di atas adalah tulisanku dulu yang masih jadi 'draft' di blog ini. Ga jadi diteruskan karna ngga tau lagi mau nulis apa (ahahha). Tapi karna sempat diberi semangat oleh pecinta Mr.Children juga, akhirnya.. kulanjutkan saja postingan ini..

Kalau boleh tau, sampai detik ini, hadiah apa yang paling berkesan yang pernah diberikan untukmu?
kalau Na.. apa ya.. semuanya sangat berkesan, tetapi yang paling berkesan adalah hadiah yang diberikan oleh Mamah saat Na berusia 15 tahun

Apa itu hadiahnya?
biasa aja kok, cuma kue2 kecil yang ditaburi keju, coklat dan meses. tapi yg buat berkesan itu karna, Na menerima hadiah itu saat Na berada di Rumah Sakit~

Hehehe, yap.. Na terserang demam berdarah dan harus menjalani rawat inap selama kurang lebih 2 minggu. Padahal, jauh2 hari sebelumnya, Na sudah sibuk ingin mengadakan 'selametan' dirumah dan mengundang temen2 kelasku. Na sudah sibuk juga merengek2 minta Mamah membelikan kue kesukaan, yaitu.. kue kejuu~~
Semua persiapan sudah matang. Temen2 kelas juga sudah membuat perencanaan yang baik. Siapa MC-nya, acaranya apa, lalu mau games apa.. wah, pokoknya dah sip banget deh!!

Tapi, Allah berkehendak lain,
semua rencana itu gagal total karena Na harus mengadakan 'selametan' nya di rumah sakit. hehehe.. disini saya nangis sesungukan karna merasa sedih.. 'yah, ulangtahunnya di rumah sakit...'

Orang pertama yg memberikan ucapan selamat adalah pak dokter. Subuh2 dia sudah datang untuk membangunkanku sambil berkata, " Assalamu'alaykum.. marinaa.. hayo bangun.. mau hadiah ngga?? "
Merem melek melihat sang dokter, lalu nyengir dengan menjawab, " wa'alaykumsalam.. kok tau dok? mau dong hadiahnya.."
tiba2 saja tanganku minta diulurkan dan dia langsung... CUS.. ternyata hadiahnya adalah pengambilan darah TT____TT

(bener2 deh itu dokter, kirain kado beneran..)

Lalu berlanjut ucapan selamat dari para suster.. dan akhirnya Mamah yang baru datang sambil membawa satu kotak dus berisi kue2 kesukaanku..
" Nih, masih Mamah beliin kok walaupun sekarang dirumah sakit.. met ulang tahun ya Na.. cepet sembuh ya.. "

Itu adalah kue ulang tahun pertama yang kumakan di rumah sakit.. dan itulah hadiah terindah yang pernah kudapat..

biasa aja kan?? hehehe~

Mungkin secara umum, kita hanya mengetahui bahwa hadiah itu diberikan oleh seseorang untuk kita. Tapi kalau mau diteliti lebih dalam lagi (dan sebenarnya ini sangat sederhana namun mudah dilupakan), sebenarnya hadiah itu berasal dari Allah SWT. Cuma terkadang mata ini melihatnya 'orang' itulah yg memberikan hadiah, bukan Allah.
Sering terucap " Alhamdulillah" saat menerima hadiah, tapi ga jarang juga hati ini mengucapkannya hanya sekedar ritual saja.. bukan benar2 sebagai bentuk ucapan terimakasih kepada Yang Maha Memberikan Rezeki

Yak, diintip lagi lah hadiah apa saja yg sudah pernah kita terima. Dan sadarilah.. ternyata, Allah SWT sangat mencintai-Mu ^___^


jadi,
warna apa yang paling kalian sukai?


Baca Selengkapnya "G.I.F.T"

Label: , ,

Terulang kembali kejadian satu tahun yang lalu, yakni prosesi wisuda. Luoh? Kok wisuda lagi???

Tepatnya hari Sabtu, 30 Agustus 2008 pukul 09.00 pagi tadi, para wisudawan program profesi, magister dan doktor melaksanakan acara wisuda di balairung UI. Walaupun terkesan (kayanya dikit yang dateng), tetep aja... rame niaaan!!

Biarpun rame, tapi Na masih merasa ada yang kurang.. apa itu?? yaitu.. aku merindukan kehadiran teman2 azura ku... (DINI, SELA, INTAN... really miss u so~)

Setahun yg lalu, saat kami diwisuda, kami duduk saling berjauhan. Hingga akhirnya kami saling bersms ria satu sama lainnya. Tapi tahun ini, tidak bisa terjadi hal yang sama.. Na dan Mey hanya saling berkata, ' Haaa... rindunya dengan wisuda tahun lalu... '

Begitulah perasaanku saat diwisuda tadi.. campur aduk.. nano-nano..

Itu sekilas tentang wisuda, mau tau apa kelanjutannya??

Panjaang!! Intinya hari ini Na benar2 mengalami perjuangan demi sesuatu (*hayah..berlebihan..)

Dari yang keinjek2 sama sekumpulan orang (udah gitu nih jempol kena high heels..waow), naik kereta ekonomi ac dengan hati berdebar2 (karna ngga tau harus turun dimana..), ngejar metromini 52 yang tak mau berhenti pada tempatnya (dan saya nyaris ditoel bajaj..), lalu makan sendirian di McD dengan tampang lusuh nan kumal (kondisi jilbab sudah mencong sana sini, celak udah beleber kemana2..) plus sepatu yang sudah me-nganga dibagian samping kiri dan kanan, lalu pergi dengan jalan kaki menyusuri jalan dari McD menuju UNSADA (wuih... ngga ada zebra cross..jalanan baru dibuat.. alhasil tadi kena omelan orang2 yg ada dikendaraan karna saya ngga benar menyebrangnya..)

Dan, Alhamdulillah... Na masih selamat sampai tujuan dan apa yang Na perjuangkan membuahkan hasil..

Apa itu??

Hehehe.. aku hanya bisa mengenangnya sambil senyam senyum sendiri..

Terimakasih ya Allah,
ternyata Na diperbolehkan datang juga ^^~
Baca Selengkapnya "hanya bisa mengenangnya"

Label: ,

Rasulullah s.a.w. bersabda: " ... masing-masing akan dibangkitkan sesuai dengan niatnya".

Dalam satu mobil yang tabrakan, ada beberapa yang meninggal. Di antara mereka ada yang berniat maksiat dan ada pula yang berniat melakukan kebaikan. masing-masing akan dibangkitkan sesuai dengan niatnya.

Ibnu Katsir mengatakan : " ... biasanya manusia meninggal dalam keadaan kebiasaannya".

Ada yang meninggal saat bersujud sedang Al-Qur-an ada di pangkuannya. dan tidak sedikit orang yang meninggal dalam keadaan tengah berbuat maksiat. Naudzu bilLah min dzalik.

Orang yang biasanya selalu pasrah kepada Allah, maka besar kemungkinan dipanggil Allah dalam keadaan pasrah kepadaNya. Untuk bisa bersikap selalu pasrah, dibutuhkan kesadaran tingkat tinggi akan keberadaan dirinya di hadapan Rabbnya.

Ya Allah, matikanlah kami dalam keadaan syahid dan dalam keadaan pasrah kepadamu. Amiin!

http://granadachannel.com/taus.php?id=46
Baca Selengkapnya "pasrah kepada Allah SWT"

Label: ,

Assalamu'alaykum wr wb...!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! (hayoo...wajib dijawab looh)

Fuaaaaaah.... akhirnyaa, internet ini dibayar jugaaaa! Senang rasanya jari-jari ini memegang tuts kibor (jadi rada kaku, karna biasanya megang tuts kibor hape, kl kata Mari disko jempol..hehehe)

Banyak banget hal yang pengen diungkapkan disini.. but first of all Na ingin mengumumkan bahwa, sekarang namaku resmi menjadi... Marina Eliza..

Eh.. itu mah emang namaku..

Maksudku, jadi..

Ns. Marina Eliza, S.Kep..

( sangat amat ngga cocok ya sama muka na... kaya ketiban gitu.. -____________-;;; )

Hus..ngga boleh gini, harus bersyukur..

Alhamdulillah.. terimakasih ya Allah... akhirnya lima tahun sudah kulewati dengan indah..
Semoga tak sekedar gelar.. Semoga Na bisa bertanggung jawab atas gelar yang Na dapat..

Insya Allah..
Baca Selengkapnya "akhirnya.."

Label: ,

Yaa Ukhty,

Mengapa engkau berjilbab?

Yaa Ukhty,

Mengapa engkau tidak berjilbab?

( bagi yang merasa terpanggil dan ingin menjawabnya, silakan.. dan Na membutuhkan jawaban teman-teman... )
Baca Selengkapnya "Yaa Ukhty!"

Label: , ,

Berkata Abdullah bin Mubarak Rahimahullahu Ta'ala :
Saya berangkat menunaikan Haji ke Baitullah Al-Haram, lalu berziarah ke makam Rasulullah sallAllahu 'alayhi wasallam. Ketika saya berada disuatu sudut jalan, tiba-tiba saya melihat sesosok tubuh berpakaian yang dibuat dari bulu. Ia adalah seorang ibu yang sudah tua. Saya berhenti sejenak seraya mengucapkan salam untuknya. Terjadilah dialog dengannya beberapa saat.

Dalam dialog tersebut wanita tua itu , setiap kali menjawab pertanyaan Abdulah bin Mubarak, dijawab dengan menggunakan ayat-ayat Al-Qur'an. Walaupun jawabannya tidak tepat sekali, akan tetapi cukup memuaskan, karena tidak terlepas dari konteks pertanyaan yang diajukan kepadanya.

Abdullah : "Assalamu'alaikum warahma wabarakaatuh."
Wanita tua : "Salaamun qoulan min robbi rohiim." (QS. Yaasin : 58) (artinya : "Salam sebagai ucapan dari Tuhan Maha Kasih")

Abdullah : "Semoga Allah merahmati anda, mengapa anda berada di tempat ini?"
Wanita tua : "Wa man yudhlilillahu fa la hadiyalahu." (QS : Al-A'raf : 186 ) ("Barang siapa disesatkan Allah, maka tiada petunjuk baginya")


Dengan jawaban ini, maka tahulah saya, bahwa ia tersesat jalan.

Abdullah : "Kemana anda hendak pergi?"
Wanita tua : "Subhanalladzi asra bi 'abdihi lailan minal masjidil haraami ilal masjidil aqsa." (QS. Al-Isra' : 1) ("Maha suci Allah yang telah menjalankan hambanya di waktu malam dari masjid haram ke masjid aqsa")


Dengan jawaban ini saya jadi mengerti bahwa ia sedang mengerjakan haji dan hendak menuju ke masjidil Aqsa.

Abdullah : "Sudah berapa lama anda berada di sini?"
Wanita tua : "Tsalatsa layaalin sawiyya" (QS. Maryam : 10) ("Selama tiga malam dalam keadaan sehat")

Abdullah : "Apa yang anda makan selama dalam perjalanan?"
Wanita tua : "Huwa yut'imuni wa yasqiin." (QS. As-syu'ara' : 79) ("Dialah pemberi aku makan dan minum")

Abdullah : "Dengan apa anda melakukan wudhu?"
Wanita tua : "Fa in lam tajidu maa-an fatayammamu sha'idan thoyyiban" (QS. Al-Maidah : 6) ("Bila tidak ada air bertayamum dengan tanah yang bersih")

Abdulah : "Saya mempunyai sedikit makanan, apakah anda mau menikmatinya?"
Wanita tua : "Tsumma atimmus shiyaama ilallaiil." (QS. Al-Baqarah : 187) ("Kemudian sempurnakanlah puasamu sampai malam")
Abdullah : "Sekarang bukan bulan Ramadhan, mengapa anda berpuasa?"
Wanita tua : "Wa man tathawwa'a khairon fa innallaaha syaakirun 'aliim." (QS. Al-Baqarah : 158) ("Barang siapa melakukan sunnah lebih baik")

Abdullah : "Bukankah diperbolehkan berbuka ketika musafir?"
Wanita tua : "Wa an tashuumuu khoirun lakum in kuntum ta'lamuun." (QS. Al-Baqarah : 184) ("Dan jika kamu puasa itu lebih utama, jika kamu mengetahui")

Abdullah : "Mengapa anda tidak menjawab sesuai dengan pertanyaan saya?"
Wanita tua : "Maa yalfidhu min qoulin illa ladaihi roqiibun 'atiid." (QS. Qaf : 18) ("Tiada satu ucapan yang diucapkan, kecuali padanya ada Raqib Atid")

Abdullah : "Anda termasuk jenis manusia yang manakah, hingga bersikap seperti itu?"
Wanita tua : "Wa la taqfu ma laisa bihi ilmun. Inna sam'a wal bashoro wal fuaada, kullu ulaaika kaana 'anhu mas'ula." (QS. Al-Isra' : 36) ("Jangan kamu ikuti apa yang tidak kamu ketahui, karena pendengaran, penglihatan dan hati, semua akan dipertanggung jawabkan")

Abdullah : "Saya telah berbuat salah, maafkan saya."
Wanita tua : "Laa tastriiba 'alaikumul yauum, yaghfirullahu lakum." (QS.Yusuf : 92) ("Pada hari ini tidak ada cercaan untuk kamu, Allah telah mengampuni kamu")

Abdullah : "Bolehkah saya mengangkatmu untuk naik ke atas untaku ini untuk melanjutkan perjalanan, karena anda akan menjumpai kafilah yang di depan."
Wanita tua : "Wa maa taf'alu min khoirin ya'lamhullah." (QS Al-Baqoroh : 197) ("Barang siapa mengerjakan suatu kebaikan, Allah mengetahuinya")


Lalu wanita tua ini berpaling dari untaku, sambil berkata :

Wanita tua : "Qul lil mu'miniina yaghdudhu min abshoorihim." (QS. An-Nur : 30) ("Katakanlah pada orang-orang mukminin tundukkan pandangan mereka")

Maka saya pun memejamkan pandangan saya, sambil mempersilahkan ia mengendarai untaku. Tetapi tiba-tiba terdengar sobekan pakaiannya, karena unta itu terlalu tinggi baginya. Wanita itu berucap lagi.

Wanita tua : "Wa maa ashobakum min mushibatin fa bimaa kasabat aidiikum." (QS. Asy-Syura' 30) ("Apa saja yang menimpa kamu disebabkan perbuatanmu sendiri")

Abdullah : "Sabarlah sebentar, saya akan mengikatnya terlebih dahulu."
Wanita tua : "Fa fahhamnaaha sulaiman." (QS. Anbiya' 79) ("Maka kami telah memberi pemahaman pada nabi Sulaiman")

Selesai mengikat unta itu sayapun mempersilahkan wanita tua itu naik.

Abdullah : "Silahkan naik sekarang."
Wanita tua : "Subhaanalladzi sakhkhoro lana hadza wa ma kunna lahu muqriniin, wa inna ila robbinaa munqolibuun." (QS. Az-Zukhruf : 13-14) ("Maha suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini pada kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Sesungguhnya kami akan kembali pada tuhan kami")

Sayapun segera memegang tali unta itu dan melarikannya dengan sangat kencang. Wanita tua itu berkata lagi.

Wanita tua : "Waqshid fi masyika waghdud min shoutik" (QS. Lukman : 19) ("Sederhanakan jalanmu dan lunakkanlah suaramu")

Lalu jalannya unta itu saya perlambat, sambil mendendangkan beberapa syair, Wanita tua itu berucap.

Wanita tua : "Faqraa-u maa tayassara minal qur'aan" (QS. Al- Muzammil : 20) ("Bacalah apa-apa yang mudah dari Al-Qur'an")

Abdullah : "Sungguh anda telah diberi kebaikan yang banyak."
Wanita tua : "Wa maa yadzdzakkaru illa uulul albaab." (QS Al-Baqoroh : 269) ("Dan tidaklah mengingat Allah itu kecuali orang yang berilmu")

Dalam perjalanan itu saya bertanya kepadanya.

Abdullah : "Apakah anda mempunyai suami?"
Wanita tua : "Laa tas-alu 'an asy ya-a in tubda lakum tasu'kum" (QS. Al-Maidah : 101) ("Jangan kamu menanyakan sesuatu, jika itu akan menyusahkanmu")

Ketika berjumpa dengan kafilah di depan kami, saya bertanya kepadanya.

Abdullah : "Adakah orang anda berada dalam kafilah itu?"
Wanita tua : "Al-maalu wal banuuna zinatul hayatid dunya." (QS. Al-Kahfi : 46) ("Adapun harta dan anak-anak adalah perhiasan hidup di dunia")

Baru saya mengerti bahwa ia juga mempunyai anak.

Abdullah : "Bagaimana keadaan mereka dalam perjalanan ini?"
Wanita tua : "Wa alaamatin wabin najmi hum yahtaduun" (QS. An-Nahl : 16) ("Dengan tanda bintang-bintang mereka mengetahui petunjuk")

Dari jawaban ini dapat saya fahami bahwa mereka datang mengerjakan ibadah haji mengikuti beberapa petunjuk. Kemudian bersama wanita tua ini saya menuju perkemahan.

Abdullah : "Adakah orang yang akan kenal atau keluarga dalam kemah ini?"
Wanita tua : "Wattakhodzallahu ibrohima khalilan" (QS. An-Nisa' : 125) ("Kami jadikan ibrahim itu sebagai yang dikasihi") "Wakallamahu musa takliima" (QS. An-Nisa' : 146) ("Dan Allah berkata-kata kepada Musa") "Ya yahya khudil kitaaba biquwwah" (QS. Maryam : 12) ("Wahai Yahya pelajarilah alkitab itu sungguh-sungguh")

Lalu saya memanggil nama-nama, ya Ibrahim, ya Musa, ya Yahya, maka keluarlah anak-anak muda yang bernama tersebut. Wajah mereka tampan dan ceria, seperti bulan yang baru muncul. Setelah tiga anak ini datang dan duduk dengan tenang maka berkatalah wanita itu.

Wanita tua : "Fab'atsu ahadaku bi warikikum hadzihi ilal madiinati falyandzur ayyuha azkaa tho'aaman fal ya'tikum bi rizkin minhu." (QS. Al-Kahfi : 19) ("Maka suruhlah salah seorang dari kamu pergi ke kota dengan membawa uang perak ini, dan carilah makanan yang lebih baik agar ia membawa makanan itu untukmu")

Maka salah seorang dari tiga anak ini pergi untuk membeli makanan, lalu menghidangkan di hadapanku, lalu perempuan tua itu berkata :

Wanita tua : "Kuluu wasyrobuu hanii'an bima aslaftum fil ayyamil kholiyah" (QS. Al-Haqqah : 24) ("Makan dan minumlah kamu dengan sedap, sebab amal-amal yang telah kamu kerjakan di hari-hari yang telah lalu")

Abdullah : "Makanlah kalian semuanya makanan ini. Aku belum akan memakannya sebelum kalian mengatakan padaku siapakah perempuan ini sebenarnya."

Ketiga anak muda ini secara serempak berkata :

"Beliau adalah orang tua kami. Selama empat puluh tahun beliau hanya berbicara mempergunakan ayat-ayat Al-Qur'an, hanya karena khawatir salah bicara."


Maha suci zat yang maha kuasa terhadap sesuatu yang dikehendakinya. Akhirnya saya pun berucap :

"Fadhluhu yu'tihi man yasyaa' Wallaahu dzul fadhlil adhiim." (QS. Al-Hadid : 21) ("Karunia Allah yang diberikan kepada orang yang dikehendakinya, Allah adalah pemberi karunia yang besar")

[Disarikan oleh: DHB Wicaksono, dari kitab Misi Suci Para Sufi, Sayyid Abubakar bin Muhammad Syatha, hal. 161-168] dari Situs Al-Muhajir
Baca Selengkapnya "Kisah Wanita Yang Selalu Berbicara Dengan Bahasa Al-Qur'an"

Label: , ,

Assalamu'alaykum wr wb,

Hai teman, pie kabare? gimana kabarnya? baik2 saja kan? Alhamdulillah :)

Hehe..foto di samping bagus ya? (iya dong, siapa dulu Penciptanya~). Foto ini tak lain adalah air terjun buatan yang ada di Taman Mini (eh,salah..) maksud Na di Taman Matahari, Cilember-Puncak (apa Bogor?). Haa..maaf, Na bukan pengingat yang baik nih ^^;;

Sabtu, 16 Agustus 2008 kemarin, Na bersama Uni dkk (suaminya, anaknya, adeknya, riQ, pilar, aip, andri-istri-fathir) pergi piknik ke daerah Bogor. Padahal ada dua teman Na yang sangat amat ingin kuajak, tapi apa daya tak kuasa, Allah berkehendak lain, akhirnya Mari dan Kaka tak bisa ikut (Huee..hiks9999x..).

Kami berangkat dari rumah pagi sekitar jam setengah delapan. Once again, apa daya tak kuasa, Allah berkehendak lain. Ban mobil kami bocor dan akhirnya harus menunggu dulu di bengkel untuk diperbaiki sebelum berangkat. Dan akhirnya kami jalan sekitar jam delapan lewat (apa jam sembilan ya? lupa..).

Saking pengennya aku mengajak Mari dan Kaka, akhirnya selama perjalanan aku online (via hape). Rada maksa juga sih, meminta Kaka dan Mari utk ikutan online juga (Sebagai pengganti mereka..). Alhamdulillah, walaupun tak ada mereka berdua disampingku, setidaknya ada muka mr.smile di hapeku yang menandakan mereka berdua lagi online juga (hehehe, makasih ya temaan!!)

Lanjut,

Awalnya kami berkeinginan untuk piknik ke Kebun Raya Bogor. Namun, apa daya tak kuasa, Allah berkehendak lain. Istrinya andri (mba tuti) mengusulkan kami untuk pergi ke taman matahari, katanya tempatnya baru dibangun tahun lalu dan belum banyak pengunjungnya. Dan akhirnya setelah menjemput andri beserta istri dan anaknya, kami bergegas menuju tempat yang dimaksud.

Sesampainya disana, aku mulai berisik memberitahukan apa yang aku lihat pada teman-temanku..

"Kaaa...ada gunuuuuuuuuuuuuuuung..."
"Mariii...ada kaliiiiiiiiiiiiiiiiii..."

(ahahaha, saking terkesimanya dengan pemandangan aku sampai sempat salah mengirim pesan pada kedua orang tersebut ^^; )

Subhanallah, betapa menakjubkannya pemandangan disana. Pegunungannya terlihat jelas, langit biru nan cerah, terdengar suara aliran air di kali yang berbatu-batu besar (tak lupa ada pemandangan anak-anak kecil yang dengan riangnya mandi di kali). Oh iya, airnya jernih banget loh! pengen banget ikutan nyemplung di kali..tapi ngga bisa berenang..hehe..

Kami pun akhirnya mencari tempat untuk beristirahat dan makan siang bersama. Setelah ishoma, dilanjutkan aktivitas bermain dengan.. HANAAA~~

Hahahaha..aku puas menemani Hana yang main ini itu. Dari yang muter-muter naik kuda muter (heung..apa itu namanya..yg ada puteran kuda-kuda kecil trus ada lagunya...aah..lupa..), lalu jumpalitan masuk ke rumah balon (lucu deh,si Hana sampai jungkir balik waktu loncat kegirangan ^^), sampai akhirnya kami naik bebek-bebekan (aaah..bukan itiiik!!). Wiuh, cape nggenjotnya ^^;

Lalu, sebelum pulang kami bermain motor ATP. Duh, ini pengalaman sedikit (apa banyak?) memalukan. Uni memaksa diriku yang mengendarakan motor itu. Alhasil, tiap jalan lima senti, aku berteriak.. "Uniiiiiiii..!!! Uniiiiiii..!! UUUNIIIIII..!!!" (catat: saya tidak bisa mengendarai motor, utk belok pun saya harus bertanya, 'gimana beloknya???!!)

Setelah puas bermain, kami berniat untuk pergi ke curug cilember (main air terjun beneran).
Lagi-lagi, apa daya tak kuasa, Allah berkehendak lain. Hari sudah sore dan ternyata perjalanan menuju curug lumayan jauh. Akhirnya kami mengurungkan niat untuk pergi kesana dan memutuskan untuk pergi ke Cimory saja (catat: cimory itu tempat yang menjual susu dan yoghurt segar).

Ternyata disana juga ada taman bermain. Akhirnya, setelah Hana makan, aku dan Hana kabur ke tempat bermain dan.. wuuuuuuuusssss...Hana mulai mengincar permainan-permainan (dan aku kelimpungan berteriak..'Haanaaa..pelaaan-pelaaan..tante pake gamis niiih..ga bisa lariii!!!')

Hari semakin sore dan mulai gelap, pertanda kami harus segera kembali ke rumah. Kukira aku akan baik-baik saja selama perjalanan pulang, tetapi.. lagi-lagi.. aku tak memiliki kuasa apa-apa dan hanya Allah-lah yang Maha Berkehendak.

Ternyata aku sakit selama perjalanan pulang (kepalaku sakit berdenyut, badan terasa hangat, mata memerah dan hidungpun ikutan memerah alias mimisan..). Dan akhirnya kami berhenti dulu di rumah andri untuk shalat maghrib dan mengistirahatkan diriku sejenak (mulai deh merepotkan orang lain lagi..)

Sekitar jam tujuh malam, kami memutuskan untuk kembali ke Jakarta. Dan.. aku pun terlelap tidur selama perjalanan pulang sampai ke rumahku..

Huff..begitulah,
melihat betapa lemahnya manusia dan tak memiliki kuasa apa-apa. Lain dengan Allah swt, Dia Maha Kuasa, Maha Berkehendak. Tak ada seorangpun yang dapat merubah kehendak-Nya, tak satupun.
Seperti yang tertera dalam firman Allah,

" Jika Allah menimpakan sesuatu kemudaratan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak karunia-Nya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Yunus: 107)

Semoga ada pelajaran yang dapat dipetik dari tulisan ini. Insya Allah

Wallahu a'lam bisshawab

(NB: Postingan ini kutujukan khusus untuk kedua temanku yang setia menemani diriku online sampe tengah malem. Semoga Allah mencintai kalian berdua. Amin ya Allah)
Baca Selengkapnya "everythings is as Allah's will"

Label: , ,

Semalam, kebetulan Na mendengar sebuah kajian di radio. Tepatnya sedang membahas mengenai sikap dermawan yang dimiliki oleh salah seorang sahabat Rasulullah SAW, bernama Ulbah bin Zabir. (Sebelumnya maaf, Na lupa mencatat nama pak ustadznya.. maaf ya Pak..)

-----

Dikisahkan bahwa pada suatu hari, Rasulullah SAW meminta pada seluruh sahabat-sahabatnya untuk menyedekahkan hartanya. Seketika semua sahabat-sahabat Rasulullah SAW langsung menyerahkan harta-benda nya untuk disedekahkan. (Aku lupa, kl ngga salah sampai ada yang sedekah 20 unta..eh..duh..begitu deh..intinya banyak yang disedekahin..). Dan tinggalah seorang Ulbah yang tak memiliki apa-apa. Ulbah berkata, "Ya Rasulullah, aku tak memiliki apa-apa untuk disedekahkan..", lalu Rasulullah SAW menjawab, "pulanglah"

Akhirnya Ulbah pun pulang ke rumahnya dengan membawa kesedihan. (Kata Pak ustadznya, Ulbah sedih bukan karena dunia -sedih karna miskin- tetapi sedih karena akhirat -sedih karna tak bisa bersedekah dengan harta-).
Sesampainya di rumah, Ulbah merebahkan diri di atas tikar lusuhnya. Ia tak dapat tidur, gelisah memikirkan kesedihannya. Tak lama kemudian ia bangkit, mengambil wudhu dan Ulbah pun menyampaikan kesedihan, kekhawatiran dan kebingungannya pada Allah SWT dengan melaksanakan shalat dua rekaat.

Di dalam doanya, Ulbah berkata, "Ya Allah, maafkanlah hamba yang tak memiliki apa-apa untuk disedekahkan. Hamba sedih karna hamba tak bisa bersedekah seperti yang lainnya. Ya Allah, hamba sedekahkan diri hamba padaMu, terimalah sedekah hamba, Ya Allah..."

Keesokan harinya Ulbah datang kembali ke masjid dan shalat bersama-sama Rasulullah SAW dan para sahabatnya yang lain. Setelah selesai shalat, Rasulullah SAW bertanya pada para sahabatnya.
" Siapakah yang semalam bersedekah?"
Tak ada satupun yang menjawab..
" Siapakah yang semalam bersedekah?", tanya Rasulullah SAW lagi
Lalu Ulbah pun menjawab, " Saya, Ya Rasulullah.."

Lalu, Rasulullah SAW datang menghampiri Ulbah dan berkata,
" Bergembiralah engkau wahai Ulbah, sesungguhnya sedekahmu tadi malam telah diterima oleh Allah SWT"

(Huaaaaaaaaaaaaang....Na langsung becek waktu ...)

Ulbah pun terperanjat dan berkata, "Benarkah itu, Ya Rasulullah?? Benarkah???". Dan Rasulullah SAW menjawab, " Ya, itu benar", lalu Ulbah pun mengucap syukur pada Allah SWT.

----

Begitulah teman. Ternyata yang namanya bersedekah ya ngga musti pake uang (harta). Na sendiri juga bingung waktu mendengar Ulbah yang menyedekahkan dirinya untuk Allah. Subhanallah.. sampai-sampai dia menyedekahkan dirinya untuk menggantikan harta yang tak ia miliki.

Memang untuk bersedekah itu tak hanya uang. Senyum bisa jadi sedekah. Membuang batu/duri/ranting pohon yang mengganggu di jalan pun juga sedekah. Bahkan, menyuapi istri pun juga termasuk sedekah!!!!! Subhanallah, bukankah itu indah??

Tapi ada yang perlu digaris bawahi teman. Apa-apa yang kita lakukan di dunia ini, sesungguhnya adalah ibadah, jika kita melakukannya dengan hati yang ikhlas dan semata-mata mencari keridhaan Allah SWT. Ada setitik pun keinginan sombong dalam beribadah, maka merugilah ia.

Mohon maaf ya teman, banyak kekurangan dalam postingan Na. Oleh karena itu, sebaiknya teman-teman juga membaca artikel atau buku-buku mengenai sedekah. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Insya Allah

Wallahu a'lam bisshawab.
Baca Selengkapnya "si fakir yang dermawan"

Label: ,

Astaghfirullah,

Beginikah rasanya jika ingat akan kematian?

Astaghfirullah..

Ya Allah,
Maafkan hamba..

Ternyata hamba belum siap menghadapMu

Hamba masih takut mati..
Baca Selengkapnya "Aku..mati?"

Label: ,

Ya Allah..

Aku merindukan bertemu dengannya..

Sesosok manusia dimana akhlaknya bagaikan Al-Qur'an

Sifat-sifatnya yang terhormat, Yang mampu menawan hati dan membuat jiwa manusia tunduk padanya,

Perawakan dan penampilannya benar-benar sempurna,

Tak seorangpun dapat menyamainya,

Ya Allah..

Aku rindu Rasulullah..
Baca Selengkapnya "Rindu dengannya.."

Label: , , ,

" AKU.." * prok..prok..prok (ceritanya ini suara tepuk tangan...maaf kl aneh..)
" ANAK SHALEH.. " *
" RAJIN NGAJI.." *
" RAJIN SHALAT.." *
" BELA ISLAM.." *
" SAMPAI MATI.." *
" TAAT PADA.." *
" ORANG TUA.." *
" LAA ILAA HA ILLALLAH MUHAMADURRASULULLAH..!!"

Begitulah kutipan lagu pra-teka nya hana. Sebenarnya banyak yang kurang, kebetulan tantenya ngga hapal semua jadi yang ditulis yang diinget doang ^^;

Ada kah yang terketuk pintu hatinya saat membaca lirik lagu di atas? itu lagu buat anak-anak loh. LAGUNYA ANAK-ANAK PRA-TK!

Subhanallah, siapa yang ngga ingin mengenalkan 'islam' dari usia kecil? lihat, ternyata sampai sekarang masih ada guru-guru TK yang masih mau berdakwah lewat lagu-lagu untuk anak kecil. Padahal saat ini, ngga sedikit tayangan di televisi yang membanggakan anak-anak Indonesia dengan kepandaian mereka melantunkan lagu-lagu orang dewasa. (Jadi ingat waktu itu ada anak kecil di angkot yang bergumam menyanyikan lagu.. 'Tuhan kiriimkanlaah akuu..keekasih yaaang baaiik haatiii~" Duh, malu banget waktu denger dia berdendang lagu itu. Melihat dari usianya aja, kayanya ini anak juga ngga tau arti kekasih itu apaan....)

Well, bukan itu yang ingin Na bahas kali ini..
Mari kita kembali ke lagunya si Hana..

Sewaktu mendengar Hana menyanyikan lagu ini sambil bertepuk-tepuk ria, aku sempat bertanya dalam hati, "Apa Hana paham arti lagu yang ia nyanyikan?". Ternyata Ibuku juga pernah berpikir mengenai hal yang sama dengan diriku. Ibuku sering menyanyikan lagu.. "Nabi kita semuanya, Muhammad itu namanyaa, siti Aminah Ibunya, Abdullah itu Ayahnya... (dst)" [aku juga ngga tau ini lagu karangan siapa, tapi yang pasti ada di kaset lagunya Hana..]. Iseng, Ibuku ngetes kepandaian Hana dengan bertanya..

"Hana, nama Ibunya Nabi kita siapa?"

Taukah apa yang Hana lakukan? Dia langsung bernyanyi lagu yang diatas itu, setelah itu dia langsung jawab.. "Siti Aminah!!!!", Ibuku terus lanjut.. "Ayahnya? Kakeknya?" sampai akhirnya Hana memutuskan untuk bilang... "Ah, nenek nyanyi aja deh..nanti juga tau.."

Hahahaha.. itulah jawabannya anak usia 3 tahun.
Lantas, kalau kita yang ditanya? bisakah kita menjawabnya? yakin?????

Kenapa lagu-lagu itu hanya dikenalkan saat kita kecil ya? atau sebutlah itu lagunya anak-anak. Kenapa ngga ada lagunya orang dewasa yang tetap mengingatkan kita pada keimanan kita? karena kita sudah dewasa? yakin dah dewasa??? kl dah dewasa, dah ngga butuh lagi gitu hal-hal yang mengingatkan kita pada islam? yang mengingatkan kita pada Allah swt? Rasul-rasulNya?? dsb..

Aku pernah curhat pada salah seorang teman. Aku mengatakan mengenai kerinduanku pada Ayah yang dulu sering menanyakan.. "Naaaa...dah shalat belooom???? Naaaaa..dah ngaji beloooom??? Naaaa... (dst)". Lalu kudapatkan jawaban dari temanku..
" Yah Na, sekarang kamu kan dah gede. Dah dianggep dewasa ama Bapakmu.. Jadi dah ngga diperintah lagi dooong..."

Heung?? dewasa??? emang kalau dah dewasa ngga disuruh-suruh lagi?? berarti, semua firman Allah swt itu untuk anak-anak dong! Lah wong isinya perintah semua!!!

Coba sama-sama kita lirik lagi lagunya Hana..
Rajin ngaji...rajin shalat...bela islam sampai mati..taat pada orangtua..
Sampai ada kalimat syahadatnya..

Apakah saat ini semua manusia di dunia tidak lagi membutuhkan 'perintah' seperti lagu di atas karena menganggap dirinya sudah ngga perlu lagi diperintah?

Astaghfirullah...
Maafkan kami Ya Allah atas sikap keangkuhan ini..

Justru yang kupikirkan, semakin bertambah usia kita, semakin perlu kita diingatkan dan terus diingatkan mengenai keimanan. Bukannya kita semakin dewasa malah semakin mudah lupa ya??

Jadi ingat lagi akan 'aku' yang dulu masih duduk di bangku SMP (tepatnya kelas 3 SMP). Dulu aku dan teman-teman pernah berandai-andai jadi orang dewasa. Lucunya, dari lima kawan (termasuk aku sendiri), hanya aku yang pada akhirnya mengatakan..

"ah, jadi orang gede ngga enak. Pusing mikirin dunia! uang dikit sedih, uang banyak stres. Banyak maunya kalo dah jadi orang gede.."

Ahahahaha, sekarang aku hanya bisa tersenyum kecut kalau mengingat jawaban itu.

Hayo, yang merasa dirinya sekarang sudah dewasa. Tundukkanlah rasa angkuh, buang jauh rasa sombong, timbulkanlah dalam diri rasa butuh akan sesuatu yang dapat menyirami iman kita setiap hari. Insya Allah, kelak kita akan menjadi manusia yang selalu belajar dan mau berubah menjadi hamba Allah yang lebih baik lagi. Amin ya Allah

Wallahu a'lam bisshawab..

NB: Hana.. syukron ya honey..jazakillah khairan katsira.. sungguh aku bersyukur pada Allah karna telah diberikan keponakan yang pintar seperti mu. Semoga Allah selalu melindungimu. Amiin ya Allah..
Baca Selengkapnya "belajar dari hana"

Label: , ,

Aku tahu aku kan mati namun aku tak takut

Hatiku keras bak sebongkah batu

Aku mencari dunia seakan-akan hidupku kekal

Seakan lupa kematian mengintai di belakang

Padahal, ketika kematian telah datang, tak ada seorangpun yang dapat mengelak dan menundanya.

فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لاَ يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً وَلاَ يَسْتَقْدِمُونَ

“Maka apabila telah tiba ajal mereka (waktu yang telah ditentukan), tidaklah mereka dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak pula mereka dapat mendahulukannya.” (An-Nahl: 61)

وَلَنْ يُؤَخِّرَ اللهُ نَفْسًا إِذَا جَاءَ أَجَلُهَا

“Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan kematian seseorang apabila telah datang ajal/waktunya.” (Al-Munafiqun: 11)

Wahai betapa meruginya seseorang yang berjalan menuju alam keabadian tanpa membawa bekal. Janganlah engkau, wahai jiwa, termasuk yang tak beruntung tersebut. Perhatikanlah peringatan Rabbmu:

وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدْ


“Dan hendaklah setiap jiwa memerhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat).” (Al-Hasyr: 18)

Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullahu menjelaskan ayat di atas dengan menyatakan, “Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab, dan lihatlah amal shalih apa yang telah kalian tabung untuk diri kalian sebagai bekal di hari kebangkitan dan hari diperhadapkannya kalian kepada Rabb kalian.” (Al-Mishbahul Munir fi Tahdzib Tafsir Ibni Katsir, hal. 1388)

Janganlah engkau menjadi orang yang menyesal kala kematian telah datang karena tiada berbekal, lalu engkau berharap penangguhan.

وَأَنْفِقُوا مِنْ مَا رَزَقْنَاكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ فَيَقُولَ رَبِّ لَوْلاَ أَخَّرْتَنِي إِلَى أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُنْ مِنَ الصَّالِحِينَ

“Dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepada kalian sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kalian, lalu ia berkata, ‘Wahai Rabbku, mengapa Engkau tidak menangguhkan kematianku sampai waktu yang dekat hingga aku mendapat kesempatan untuk bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang shalih?’.” (Al-Munafiqun: 10)

Karenanya, berbekallah! Persiapkan amal shalih dan jauhi kedurhakaan kepada-Nya! Wallahu ta’ala a’lam bish-shawab.

(kutipan dari http://www.kebunhikmah.com/article-detail.php?artid=448)
Baca Selengkapnya "mengingat mati"

Label: , ,

Assalamu'alaykum wr wb,

Fuaa.. tak terasa ya, bulan depan sudah masuk Ramadhan loh! (Insya Allah)

Gimana persiapan menjelang Ramadhan kali ini? sudah buat targetan belum? (haa...aku sendiri juga belum). Ngomong-ngomong tentang target bulan Ramadhan, Na jadi ingat.. Alhamdulillah, hari senin lalu aku sempat silaturahmi ke rumah Emay (Nenek dari Ibu) yang tinggalnya di daerah Cilodong (ada yang tau?). Sewaktu kami sedang berbincang-bincang, beliau sempat berkata.. " pokoknya Emay sudah berniat ingin khatam 4-5 kali dalam Ramadhan besok!"

glek..... aku langsung terbelalak mendengar ucapan beliau

Subhanallah.. itu yang ngomong Nenek-nenek usia 70-an loh!! Masa kita yang masih 20-an gini kalah sama beliau????? J..jadi malu rasanya.. ~>___<~

Yuk sama-sama kita niatkan hati untuk mengisi Ramadhan esok dengan amalan-amalan ibadah yang Insya Allah ngga cuma di Ramadhan aja getolnya (bukan juga diawal-awal Ramadhan lalu semakin ke belakang semakin menurun ^^;). Agar di akhirat nanti, amalan-amalan ibadah yang sudah kita lakukan akan menjadi cahaya yang kelak akan menemani kita melewati jembatan 'Shirath' (haa...jadi teringat betapa gelap dan licinnya 'jembatan' ini..)

Oh iya, aku punya satu targetan untuk Ramadhan ini.. apa itu?

HI-MI-TSU...!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! (*gyaaaaaaaa...timpuk Naaa..!!!!!!)
Baca Selengkapnya "Ramadhan sebentar lagi"

Label: , ,

Subhanallah..

Rasanya pengen nangis mengingat kejadian yang tadi Na alami. (He? ada apa Na??).
Sebenarnya hari ini tak ada bedanya dengan hari-hari kemarin. Hanya saja hari ini, Allah mengizinkan Na dan Mamah pergi berdua ke suatu daerah di depok (sebut aja Na, Mamah nemenin Na bayaran ke kampus..kok malu-malu..)

Mengingat sepertinya Na sudah lama sekali tak pernah jalan berduaan dengan Mamah, maka kunikmati sebisa mungkin perjalanan tadi. Belum apa-apa, Na sudah mulai melakukan kesalahan yg luaaarrrr biasaaaa (maaf, sedikit berlebihan).
Mulai lagi dengan tingkah Na yang sok tau dan menyusahkan semua orang. Na kira, utk membayar uang wisuda itu bisa tinggal kasih uangnya aja ke bagian akademik. Nyatanya? bubuuuuu (chachaaa). I'm Wrong!!
Ternyata Na harus melampirkan foto ijazah!!!! Hyaaaaa~ kemana pula CD foto ijazahku taun lalu yg sudah kubuat bareng teman2??? Jadilah Na membuat Mamah makin ngerunyeng... (hiks, Maafin Na Ma..)

Hasilnya, Na membuat Mamah jadi putar-putar sana-sini. Alhamdulillah, dengan segala keramahan dan kesabaran yang beliau punya, Mamah masih mau menemani Na untuk berfoto ulang di tukang foto (iyalaaah!!! duh...)

Inti dari ceritanya sih bukan ini (krompyang..lalu apaa???).
Heee...gimana ceritanya ya.. Na juga bingung..

Pokoknya, Na seneng banget.. rasanya jantung Na ampe berdebar kencang waktu ingin memberitahukan Mamah mengenai satu hadits dan ayat dalam Al-Qur'an mengenai dzikir..

Sewaktu diminta teman untuk menyampaikan hal itu, seakan-akan Na lagi mau ngasih tau, Mah.. na tadi ngga mandi. (eh,tapi ini boongan ya!).
Rasanya ni jantung mau copot, na sampai istighfar terus2an. Malah sampai ucap 'Rabbisrahlishadri..'. Tangan ampe becek gara2 megangin hape ^^;
Setiap mau keluar sepatah kata, Na jadi takut lagi, tapi setiap Na merasa takut, Na intip lagi ayat ini..
"Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu" (QS.Muhammad:7)

Lalu Na meyakinkan diri, apa yang Na lakukan bukanlah demi kepentinganku semata. Ini sebagai ungkapan rasa cintaku pada Mamah semata-mata hanya karena Allah SWT.

Dengan mengucap basmalah, dan mohon bantuan Allah.. kuucaplah kata-kata..

"Mah..barusan temen na ngasih pesan. Kan Na cerita sama dia kl Na suka ketiduran di bus, sering digangguin dan hal-hal lainnya. Eh dia ngasih pesan ini Mah..(dengan suara terbata-bata..duh..kacau banget deh..)

Dari Anas ra. Sesungguhnya Rasulullah saw bersabda "apabila kalian melewati taman2 surga, maka makanlah sebanyak2nya" Sesorang bertanya "apakah taman surga itu?" beliau menjawab "majelis dzikir". Dan ternyata Mah (lanjutku), di Al-Qur'an juga disebutkan kalau kita diharuskan utk banyak-banyak berdzikir.
"Hai orang-orang yg beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya" (QS.AL Ahzab:41). Ternyata kita memang harus banyak berdzikir ya Mah.."

Setelah kuucap kata terakhir, rasanya aku takut memandang wajah Mamah. Dan kuberanikan diri. Apa yang kudapat?

Senyuman..

Iya, Mamah tersenyum sambil bilang... " Iya, memang begitu kan seharusnya? makanya, Na jangan kebanyakan bengong ya. Dzikir Na.."

Haaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa.... rasanya hati ini legaaaaaaaaaaaaaa sekali..Saking girangnya sampe mau nangis (baru becek doang, belom banjir..)

Ntahlah, begitulah kejadian yang tadi kualami..
Agak sulit dimengerti ya... hehe.. maaf ya...
Intinya aku hanya ingin berbagi bahagia dan kesenangan... sekaligus mengingatkan teman2 juga...

" sampaikanlah dariku, walau hanya satu ayat.." (Sabda Rasulullah SAW)
Baca Selengkapnya "tanda cinta"

Label:

Ketika ditanya, 'mana yang kau pilih? bahagia di dunia atau di akhirat?' apa jawabmu? rata2 akan menjawab, 'tentunya bahagia di dunia dan akhirat!'

kupikir yang namanya kebahagiaan dunia itu meliputi hal2 berikut ini,
hidup tercukupi (baik itu sandang-pangan-papan),punya suami/istri yg cantik dan kaya, lalu anak2 yg pinter, dsb.

Tapi kl dipikir2 lagi,bukannya kita itu selalu merasa tak tercukupi ya?contohnya aku sendiri. Lihat jilbab yg kupunya dah pada kumel semua, pengen beli yg baru. Sudah dibeli yg baru, jadi melirik ke baju, 'Ah,bajunya ngga mecing (matching) ma jilbabnya', jadilah kubeli baju baru. Sudah puas beli baju baru, melihat keseharianku selalu membawa tas jinjing, lalu iri lihat akhwat2 yg punya tas lucu2, jadi beli juga. Terus dan terus seperti itu. Apakah teman2 juga pernah merasakan hal yg sama denganku?
Lantas bagaimana jadinya kalau kita menginginkan hidup yang serba tercukupi? toh intinya kita selalu minta yang lebih..sampai2 tak bersyukur pada Yang Maha Pemberi Nikmat, Astaghfirullah.. Maafkanlah ke-khilafan kami, Ya Allah!

Tentunya teman2 tau doa sapu jagad, doa minta kebahagiaan dunia dan akhirat, doa yang sering dipanjatkan oleh baginda Rasulullah SAW, yang berbunyi, 'Rabbanaa aatina fid dun-yaa hasanah wa fil aakhirati hasana wa qina 'adzaabannaar'.
Disini disebutkan 'kebahagiaan dunia', kebahagiaan dunia yg seperti apakah yg dimaksud dalam doanya Rasulullah SAW?

Ibnu Abbas ra (salah seorang sahabat Rasulullah SAW yang sangat telaten dalam menjaga dan melayani baginda Rasulullah SAW dan juga telah menghapal Al-Qur'an pada usia 9 tahun) menjawab tentang kebahagiaan dunia.
Ada tujuh indikator kebahagiaan dunia, yaitu:

1. Qalbun syakirun (Hati yg selalu bersyukur)
Artinya hati yg selalu bersyukur itu selalu menerima ada adanya (qona'ah) jadi ngga ada ambisi yg berlebihan dan ngga stres. Kaya contoh Na tadi, dikasih satu malah minta yg lebih lagi. Dah gitu kl ngga dikasih atau dapet jadinya malah stres. Rasulullah SAW mengatakan, 'kalau kita sedang sulit, perhatikanlah orang yg lebih sulit dari kita'. biasanya dikenal dengan istilah 'jangan lihat rumput tetangga' (eh,bener ini bukan ya?lupa..)

2. Al-Azwaju shalihah (pasangan hidup yang shaleh)
Nih,catet buat yg lagi pengen nikah (hey,semuanya juga pengen lah!!).Yang dibutuhin itu pasangan yang shaleh.Ingat loh, di akhirat nanti, yg jadi suami akan diminta pertanggungjawabannya dalam mengajak istri dan anaknya kepada keshalehan. Berbahagialah menjadi seorang istri jika memiliki suami yg shaleh,yg pasti bekerja keras utk mengajak istri dan anaknya menjadi muslim yg shaleh. Begitu pula dengan istri yg shalehah,akan memiliki kesabaran dan keikhlasan yg luar biasa dlm melayani sang suami. Jadi,berbahagialah teman2 yang memiliki seorang istri yg shalehah. (huee..jadi mau..)

3. Al-auladun abrar (anak yg shaleh)
Bagi yg merasa masih menjadi anak2, berbahagialah karna dengan menjadi anak yg shaleh,maka kita termasuk dalam bagian dari indikator kebahagiaan dunia. Gimana caranya biar jadi anak yg shaleh/ah? yg pastinya kita jadi anak yg berbakti pada kedua orangtua kita. Tapi ingat, berbaktinya dalam kebaikan ya, bukan keburukan. Jika ada orangtua yg memerintahkan kita utk patuh dalam hal yg buruk, maka kita wajib meluruskannya tapi dengan cara yg baik ya.Kl orangtua tetap ngga mau, ya kita harus bersabar dan berdoa.

4. Al-biatu shalihah (lingkungan yg kondusif utk iman kita)
Dalam sebuah hadits, Rasulullah menganjurkan kita untuk selalu bergaul dengan orang2 yg shaleh. Karna mereka akan selalu mengajak pd kebaikan dan mengingatkan kita bila kita berbuat salah. Jadi, jangan sebel/marah kl ada temen kita yg mengingatkan kita krn perbuatan kita yg salah. Justru sebaiknya kita bersyukur pada Allah karna telah diberikan teman yang baik hati mau memperhatikan kita.

5. Al-malul halal (harta yg halal)
Naaah,catet lagi.yg buat kita bahagia itu bukan harta yg melimpah ruah tapi harta yg halal.akan lebih berbahagia lagi kl yg hartanya melimpah ruah dan itu semua halal, tapi hati2 loh..nanti diakhirat diminta pertanggungjawabannya atas setiap harta yg diperoleh dan dikemanakan hasil hartanya.

6. tafakuh fi dien (semangat untuk memahami agama)
Maksudnya disini semangat memahami ilmu2 agama islam. Semakin ia belajar, maka semakin terangsang utk belajar lebih jauh lagi ilmu mengenai sifat-sifat Allah dan ciptaanNya. Allah menjanjikan nikmat bagi umatNya yg menuntut ilmu.Tapi teman,jangan lupa,kl sudah punya ilmu,harap disebarluaskan pada orang2 karna lagi2 kita akan diminta pertanggungjawabannya diakhirat nanti.Dan ingat juga,jangan timbul rasa sombong kl punya ilmu.karna tentunya ilmu kita cuma secuil dibandingkan ilmu Allah.

7. Umur yang baroqah
disebutkan kalau umur yg baroqah itu umur yg semakin tua semakin soleh yg setiap detiknya diisi dengan amalan ibadah. Kalau orang yg mengisi hidupnya dengan kebahagiaan dunia semata, maka kelak diusia lanjut ia akan banyak bernostalgia waktu masa mudanya dan cenderung kecewa sama usia lanjutnya karna berpikir masih banyak kebahagiaan dunia yg blm ia lakukan. Sedangkan kl orang yg terbiasa mengisi hari dengan amalan ibadah maka kelak swaktu ia lansia, ia akan merasa senang karna merasa akan mendekati Allah dan ia akan memiliki banyak persiapan menuju akhiratnya


B..banyak ya..kukira cuma dikit ^^;

Yap, begitu saja teman. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Insya Allah..

Oh iya, tulisan ini Na ambil dari kebun hikmah (http://kebunhikmah.com/article-detail.php?artid=11). Tentunya banyak kekurangan disana sini, mohon dimaafkan dan dimaklumi ya.
Baca Selengkapnya "tujuh indikator kebahagiaan dunia"

Label: , ,

*jreeng..jraang..jruing.. (iih...ini stem-an gitarnya gimana sih.. amburadul gini..)










eh, ada yg lagi liat hana.. hehe, kaget..
kenalkan... aku hana, keponakannya tante Na..










hana bisa main gitar loooh.. mau denger ngga? lagunya bagus deh. dengerin yaa..










Aku adalah cereet, tempat minum yang paling aweet.. inilah tangankuu..inilah tangkaikuu..coba tuaangkaaan.. creet creet creeet..creet creet creeet..
(Na's mode: pura2 jadi ceret dengan tangan kanan dipinggang dan tangan kiri membentuk 'bebek')
Baca Selengkapnya "make me smile"

Label: , ,

Tulisan ini khusus kutujukan bagi salah seorang temanku yang 'gatel' ingin melamar bidadarinya tetapi tak kunjung datang keberaniannya. Walaupun sebenarnya hal ini kuketahui bukan dari orangnya langsung melainkan si bidadarinya yang sudah melihat gerak-gerik 'aneh' itu bercerita padaku.

Hehehehe...jadi ingin ketawa sendiri. Abis lucu sih..pada malu-malu gitu. (hee...iya lah Na...emang kamu sendiri ngga malu apa kl tiba2 ada orang yg merasa dirimu adalah bidadari baginya?? hyaaaaaa..... bidadari darimanaaaa???? yang ada Na suruh orang itu berwudhu dulu, perbanyak istighfar, barulah bisa melihat aslinya Na kaya apa.. pasti deh.. ditarik lagi ucapan bidadarinya.. hehehe)

Subhanallah, sungguh rasa cinta itu adalah fitrah yang Allah berikan pada setiap manusia. Selama cinta itu dilandaskan oleh kecintaan semata-mata hanya kepada Allah ^__^

Hayoo hayooo.... yang sudah melihat bidadari di depannya.. segera ditangkep..
semoga dipermudah oleh Allah..

SEMANGKAAA, TEMAAAAN!!!!!

(*kenapa jadi Na yang semangat gini?????! -______-;;;;)
Baca Selengkapnya "sudah melihat bidadari di depan mata, mengapa hanya berdiam diri?"